013 BANGSA INI MANJA?
*
Sebenarnya kita terpengaruh pada kondisi, iklim dan cuaca
Kalau kita bicara mental, sifat / karakter manusia ataupun budaya, kiranya kita perlu melihat dari awalnya, duuuuuluuu … saat bangsa ini masih hidup dalam alam bebas dan bukan di gedung-gedung tinggi, belum ada pendingin ruang, dengan budaya kehidupan yang sederhana, bukan bekerja di depan meja komputer.
Duuuuluuu mereka berkelompok dengan kehidupan sederhana, santai, makan seadanya, alias yang ada di sekitar mereka, dari alam, dari buah-buahan …. buah apaa aja … ada … tinggal petik dan tersedia sepanjang tahun. Paling-paling yang agak susah kalau berburu … binatang (dulu sih binatang yang diburu … lain sama sekarang!), harus usaha sedikit.
Coba saja lihat masyarakat di belahan bumi atas, seperti Eropa yang memiliki empat musim, panas, rontok, dingin dan semi, dan tidak ada hutan tropis seperti di khatulistiwa atau daerah tropis yang menyediakan banyak pohon buah-buahan yang tinggal dipetik.
Nah masyarakat Eropa sudah sejak dulu ditempa oleh kondisi, iklim dan cuaca yang tidak memanjakan kehidupan mereka, mereka dipaksa berinovasi, kreatif dan rajin, berusaha mengoptimalkan waktu yang 3 bulan di musim panas, saat mereka dapat bekerja dengan nyaman. Mereka harus bekerja untuk dapat hidup saat masyarakat yang hidup di khatulistiwa bersantai-santai sepanjang tahun!!
Kemanjaan yang sudah tersedia berabad-abad jelas membentuk mental, sifat / karakter dan budaya kita.
Jadi manja itu sudah bawaan, kalau sekarang ada yang tidak manja itu sih karena kondisi dan situasi yang berubah yang memaksa kita untuk berusaha seperti sekarang, saat cari hutan saja susah karena ditebang dan dibakar, saat manusia seperti binatang saling … spt di Banyuwangi, Ambon, Sambas dll.
Yang jelas manja yang bawaan ini jangan lagi dijadikan alasan.
Dikirim 31 Maret 1999
Bambang Subaktyo
