052 Surat ke Media Masa, Para Tokoh, Unicef, dll
[Artikel ini memang sudah terpasang di blog ini sebelumnya, merupakan bagian atas dari Buku Cetak Pelajaran Sekolah.]
Kepada yth.
Semua Orang Yang Berkepentingan
Hal: Tulisan “BUKU CETAK PELAJARAN SEKOLAH”
Dengan hormat,
Sebagai anggota masyarakat, saya merasakan beratnya beban para orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Mereka harus menyisihkan dana khusus untuk pembelian buku-buku cetak pelajaran sekolah, tahun demi tahun.
Permasalahannya, sudah klise, buku-buku cetak yang ada selalu dirubah sedikit-sedikit di sana-sini, sehingga buku si kakak yang hanya 1 kelas diatas sang adik tidak dapat dipakai oleh sang adik di tahun ajaran berikutnya. Padahal perubahannya hanya sedikit-sedikit dan tidak merupakan satu keharusan yang sangat perlu. Tetapi dibuat sedemikian rupa agar sang adik harus dibelikan buku-buku cetak yang baru.
Nah, itu pada keadaan masyarakat dalam keadaan aman dan damai, tetapi bagaimana bila bencana-bencana yang saat ini terus silih berganti menimpa masyarakat di seantero wilayah nusantara, dimana mereka yang tertimpa bencana itu kehilangan buku-buku pelajaran mereka, baik sang guru maupun sang murid. Tentu mereka akan sulit untuk meneruskan proses belajar-mengajar, karena tidak memiliki buku-buku cetak pelajaran sekolah. Adakah hal ini diliput oleh media massa? Adakah para penguasa daerah memperhatikan hal ini? Apakah kita akan biarkan hal ini terus menghancurkan generasi penerus bangsa Indonesia!?
Saya berharap tulisan ini dapat kita jadikan satu tonggak perubahan sistem pendidikan anak bangsa, sebagai bahan renungan semua anggota masyarakat, terutama para pemimpin bangsa, mereka yang di parlemen, yang menentukan kebijakan dan kebijaksanaan dalam proses pendidikan dan pembangunan bangsa Indonesia.
Demikian saja kiranya ungkapan pikiran saya sebagai anggota masyarakat, semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.
Jakarta, 12 Agustus 2005
Hormat saya,
Bambang Subaktyo, EDV.F.T.
