Site icon Bambang Subaktyo's Blog

072 Sakit dan Obat Herbal

072 Sakit dan Obat Herbal

30 Desember 2013
(Judul aslinya: ‘Sakit dan Terapi Pete’)

Anda sakit?

Itu adalah satu kesempatan untuk mengingat Allah YMK.

Saat sakit, sebagian orang mulai berdoa minta disembuhkan:

Saat berdoa itu, mereka ingat kepada Allah YMK, jadi sebenarnya sudah ada rasa percaya kepada Allah YMK, tetapi … sebagian besar di antara mereka lebih percaya kepada obat buatan manusia yang cuma imitasi dari obat alam (herbal) … kenapa tidak sekalian saja menumbuhkan rasa percaya kepada obat obatan yang sudah disediakan Allah YMK, yaitu HERBAL. Jadi, cuma yang berTAQWA penuh kepada YMK itulah yang mau menggunakan HERBAL, yang lain, cuma setengah hati.

Maaf, itulah adanya …!

Mereka yang mau menerima tawaran Terapi Herbal (Pete) adalah ‘orang orang yang percaya’ itu, sementara yang tidak menerima tawaran saya dan lebih memilih meminum obat imitasi, adalah orang-orang yang tidak percaya, mereka tidak percaya kepada saya atau tidak percaya akan kemampuan terapi herbal.

Tidak mau menerima itu adalah sikap, karakter orang yang tidak percaya akan kebenaran, curiga kepada orang lain, dengan berbagai pertimbangan:

Allah YMK menciptakan segala sesuatu itu pasti ada kegunaan di suatu sisi … tinggal si manusia yang cerdas mau meng-explorasi segala sesuatu itu untuk kebaikan dirinya atau untuk masyarakat dimana dia tinggal. Dan itulah yang telah dikerjakan para leluhur, mereka telah mencari dan mendapatkan begitu banyak obat herbal, dan resep herbal itu telah diwariskan turun temurun kepada anak cucunya masing masing, tentu sesuai dengan lokasi daerah mereka bermukim.

Tawaran Terapi Pete ini hanyalah 1 dari begitu banyak obat alami yang disediakan Allah YMK. Anda percaya kebenaran terapi ini, berarti Anda percaya kebesaran Allah YMK … kalau Anda tidak percaya, berarti … (silahkan isi sendiri deh) …

Wa ALLAHu ‘alam Bissawab. … Kita bertekad untuk beribadah dengan sepenuh keyakinan dan bertaqwa kpd Allah SWT!

… Yakinkah Anda?

Tidak percaya kepada sistem kesehatan yang ada (!?)

Sang presiden tidak percaya kepada sistem kesehatan-nya sendiri, dia siapkan peraturan yang mengijinkan pejabat negara pergi ber-obat ke luar negeri, berikut keluarga mereka.

… ini potongan dari pemberitaan sekretaris kabinet:
Rumah Sakit di Luar Negeri
Dalam Perpres No. 105/2013 dan Perpres No. 106/2013 itu disebutkan, pelayanan kesehatan paripurna sebagaimana dimaksud, termasuk pelayanan kesehatan rumah sakit di luar negeri yang dilakukan dengan mekanisme penggantian biaya. …

http://www.setkab.go.id/berita-11531-menteri-pejabat-tertentu-ketuaanggota-lembaga-negara-dapat-pelayanan-kesehatan-paripurna.html

Exit mobile version