Testimoni keberhasilan Terapi Pete menyembuhkan bermacam penyakit sudah banyak saya terima.
Yang sembuh dari Asam Urat (GOUT), rematik (rheumatic), diabetes (kencing manis) dan lain-lain akibat diabetes, itu sudah banyak; yang berhasil bangkit dari kelumpuhan: seluruh anggota badan atau sebagian anggota badan sudah ada beberapa. Kelumpuhan itu bisa karena diabetes tinggi atau karena trauma urat saraf karena kecelakaan.
Testimoni yang terakhir: seorang ibu berumur sekitar 40-tahun, dia mendapatkan perubahan yang lumayan menggembirakan, payudara kembali sintal (kenyal) setelah 2 minggu terapi pete. Testimoni yang seperti ini memang jarang, karena biasanya ibu-ibu merasa malu (risih) untuk menceritakan hal itu, dan juga nggak mungkin buat saya untuk melihat perubahan itu. Tetapi ibu itu benar merasa yakin, perubahan itu terjadi setelah dia menjalankan terapi pete. Untuk hal ini, saya berharap akan ada ibu-ibu (cukup umur) yang sudah mengalami penurunan fisik (payudara) bisa ikut memantau kemungkinan ini.
Tetapi, kalau kita melihat kemampuan Pete melakukan Cell-regenerative, menggalakkan penggantian sel-sel tua dengan yang muda, berarti kemungkinan itu benar adanya. Cell-regenerative itu kembali melenturkan pembuluh darah yang sudah mulai tua dan mengeras (tidak lentur), mengembalikan saraf yang trauma karena kecelakaan, fatigue, tua, rapuh, kembali muda, lentur dan bisa digerakkan dengan bebas, begitu juga organ tubuh yang lain … maka kemungkinan besar pernyataan ibu itu benar adanya. Bagi sebagian peserta terapi, memang terlihat lebih muda, lebih fresh … karena cell-regenerative itu. Fakta yang bisa langsung dilihat dari penampilan para peserta terapi. Semoga benar adanya …
Ada berita dari sumber yang cukup terpercaya, ada pengusaha dari negara Matahari Terbit memborong pete 1 container, katanya untuk kosmetik. Ini yang membangkitkan antusias saya untuk mencoba khasiat pete lebih lanjut.
Saya mencoba menggunakan ampas kulit pete itu untuk membersihkan kulit leher dan wajah saya … bagian putih dari kulit pete itu saya oleskan ke leher dan wajah, menjadi semacam masker … memang terasa ada daya tarik di wajah, mungkin semacam facelift. Dan memang kemudian leher (setelah 3X uji-coba) terlihat lebih bersih, begitu juga wajah (baru 1X uji-coba) ternyata juga bersih dan terasa lebih halus dan sedikit mengencang.
Terapi pete, buahnya dimakan, air rebusan kulit pete diminum akan melakukan cell-regenerative, menjadikan si peserta terlihat lebih muda … pete bekerja dari dalam tubuh si peserta, dan mungkin juga bisa digunakan langsung sebagai obat yang dioleskan, diborehkan dari luar. Semoga benar adanya …
Saya berharap akan ada lebih banyak lagi orang-orang yang bersedia mencoba terapi pete ini, sebagai obat untuk menyembuhkan bermacam penyakit, juga untuk kecantikan.
Artikel terapi pete itu sudah dibaca pengunjung dari mancanegara: Amerika, Canada, Australia, Swiss, Jerman, Jepang, New Zealand, Arab Saudi, dll, dan tentu saja dari negara tetangga Malaysia. Yang paling banyak datang dari Amerika, kemudian Malaysia, yang lain bervariasi.
Pesan saya, buat pembaca dari Indonesia, segera ikut terapi pete, mumpung pete masih murah. Kalau sampai orang luar negeri itu mulai memborong pete, harga di dalam negeri pasti melonjak. Jangan telat …
Jakarta, 28 Oktober 2013, jam 12:48
