074 Obat Farmasi atau Herbal, KW-3 atau KW-1?

074 Obat Farmasi atau Herbal, KW-3 atau KW-1?

Dengan adanya jaminan kesehatan, seorang warga yang sakit boleh mendapatkan bantuan perawatan kesehatan, biaya rawat jalan – biaya rawat inap disediakan oleh pemerintah, dan obat disediakan oleh pemerintah . . . TETAPI . . . obat yang diberikan kepada rakyat yang sedang sakit itu masih berupa obat konvensional, KW-3, artificial, hasil rancangan peneliti luar negeri, bukan obat orisinil dari negeri sendiri, bukan KW-1!

Kenapa rakyat yang sakit itu harus diberi obat konvensional, obat KW-3 padahal kita punya banyak banyak obat alam warisan leluhur, herbal dari berbagai bahan alam, dari bagian tanaman, bagian hewan dan mineral. Banyak yang sudah ada sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Buku buku resep obat alam masih banyak yang tidak dipublikasikan, atau malah dibiarkan hancur dimakan rayap.

Kita semua tahu obat KW-1 itu lebih aman daripada obat KW-3 yang cuma sekedar tiruan (artificial) dari obat alam. Obat KW-3 itu tidak hanya menyembuhkan tetapi juga membawa masalah lain.

Kalau saja kita mau menyiapkan obat KW-1 yang tersedia sejak lama, sudah ada turun temurun itu, selain mendapatkan obat ampuh, kita juga mendapatkan nilai tambah yang jauh lebih besar, kegiatan mempersiapkan obat KW-1 itu berarti memberikan kesempatan kerja bagi rakyat Indonesia, sebagai petani yang menanam dan memelihara tanaman obat, sebagai pengelola (manajemen), sebagai penjual, sebagai peracik yang menjalankan proses persiapan dari bahan dasar alami sampai menjadi obat siap pakai, semua itu menjadi program padat karya bagi banyak warga Indonesia di berbagai wilayah (daerah) tergantung kepada kesesuaian alam, maka tanaman hortikultura yang sesuai akan dibudidayakan di daerah itu oleh warga setempat, dikelola dan dipersiapkan oleh banyak orang, tidak perlu usaha industri yang bermodal besar dengan peralatan canggih yang hanya memerlukan beberapa orang ahli farmasi berikut robot robot industri yang bisa memproduksi ribuan atau jutaan pil setiap waktu dengan sedikit pekerja.

Usaha kita mempersiapkan berbagai obat herbal akan menjadi industri besar skala nasional dengan banyak orang yang bekerja di segala lini, dari lini budidaya di pertanian, di hutan, di gunung, sampai ke lini penjualan secara eceran di pasar, di mall, penjualan ke luar negeri, bisa melibatkan begitu banyak orang di seluruh Indonesia.

Dengan obat KW-1 yang ada, kita bisa menyehatkan warga Indonesia, tidak hanya sehat di badan tetapi juga sehat di kantong rakyat Indonesia, menyehatkan perekonomian warga Indonesia, sementara kalau kita menggunakan obat KW-3, hanya sekelompok mafia farmasi saja yang akan sejahtera sementara rakyat hanya menjadi pelanggan saja.

Leave a Reply