075 Punya Otak
13 Juli 2010
- Seorang anak mengalami gegar otak, kepalanya diperban.
- Begitu keluar dari ruang praktek dokter yang menyatakan dirinya kena gegar otak, anak ini langsung bergembira, teriak-teriak dan melompat-lompat.
- Dia teriak: “hore-hore … saya gegar otak …. hore-hore … saya gegar otak!!!” begitu terus .
- Orang yang melihat, menjadi bingung … “ada apa?”
- Banyak yang kaget, bingung, terdiam … dll.
- Tetapi ada seorang tua yang kemudian bertanya kepada anak itu: “lho nak, ada apa ini, kalau kamu gegar otak itu tidak boleh teriak-teriak apalagi melompat-lompat?”
- Si anak itupun segera menjawab sambil berteriak: “hahaha … saya gembira, karena ternyata saya masih punya otak … dan otak saya itu ada di kepala!!!”
- Si orang tua itu jadi bingung, “lho kok begitu …???”
- Dijawab si anak: “iya, kan saya dengar, banyak orang nggak punya otak! Kalaupun ada pasti di dengkul!” … “jadi saya gembira, saya punya otak … dan otak saya berada di kepala bukan di dengkul … gitu!!!”
- Si orang tua itu terdiam, sambil berkata dalam hati (… benar juga si gila ini … apa saya juga punya otak … dan otak saya di kepala ya??? …)
- Kegilaanpun berlanjut ….
Saya juga ikut bertanya, kalau begitu kenapa ada peraturan baru … pengendara motor harus memakai helm full dan SNI pula?
Mungkin agar kita semua merasa punya otak, dan otak itu ada di kepala!!?? Begitu barangkali?

