RESEP TERAPI PETE

RESEP TERAPI PETE

untuk Kesehatan, Kehidupan, Kebahagiaan dan Kesejahteraan

15 tahun penelitian + 4 tahun sosialisasi

01Pete

Beberapa hari menjelang pembuatan buku terapi pete versi pertama (di awal Mei 2012), saya temukan banyak berita (artikel, tulisan, page, blog) di internet tentang pete, yang menggambarkan pete sebagai buah yang begitu bermanfaat untuk kesehatan. Ada yang menulis tentang penelitian di mancanegara, ada yang menulis tentang kandungan yang ada dalam buah pete, ada yang menulis bagaimana pete telah dipakai di berbagai negara untuk berbagai keperluan, dlsb.

Saya tertarik dengan obat herbal, sekitar tahun 1995 saya tahu tentang pete dari sebuah artikel yang ditulis Prof. Hembing yang menyatakan pete bagus untuk membersihkan darah, sejak itu saya menjalankan terapi pete, langsung merebus pete, makan buah pete rebus, kemudian secara intuitif mencari bagaimana pete itu bekerja. Rasa ingin tahu yang besar membawa saya ke uji-coba dengan saya sendiri sebagai kelinci percobaan pertama. Saya hanya berpatokan kepada pernyataan Prof. Hembing itu, saya belum punya kesempatan untuk melakukan penelusuran soal pete (Parkia speciosa) ini di internet. Saya tidak punya referensi lain kecuali artikel dari Prof. Hembing itu. Buku buku pengobatan herbal yang saya baca juga tidak menyebutkan soal pete atau khasiatnya.

Berdasarkan pengamatan saya, terapi pete benar bisa membersihkan darah, bisa membuang berbagai toxin-poison-dirt (TPD) yang ada di dalam sistem pencernaan, di dalam darah, di dalam pembuluh darah, di seluruh tubuh. Setelah makan pete, akan muncul bau pesing pada pagi hari setelahnya, bau pesing itu merupakan indikasi adanya TPD yang dikelola oleh pete, ditangkap dan dihancurkan (diluruhkan) oleh pete kemudian dikeluarkan bersama puff, urine dan keringat. Bau pesing itulah tanda keluarnya TPD yang selama ini ditimbun di dalam badan. Bau puff, urine dan keringat akan berkurang dari hari ke hari dan menghilang apabila kita menjalankan terapi itu selama 4 hari berturut. Setelah saya menjalankan terapi selama seminggu (atau 2 minggu), lalu saya berhenti makan pete selama seminggu atau 2 minggu, kemudian saya kembali makan pete … ternyata puff, urine dan keringat tetap tidak berbau pesing … kecuali bila saya sengaja mengkonsumsi makanan (masakan) yang berisi TPD. Untuk membuktikan hal ini, saya sudah melakukan beberapa kali uji-coba, saya sengaja mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak TPD, kemudian saya jalankan terapi, maka keesokan pagi harinya puff dan atau urine berbau agak pesing.

Toxin dan poison itu bisa berupa bermacam bahan pengawet, bahan penyedap, zat pewarna textil, insektisida, pestisida, dll. Dirt/kotoran itu seperti bahan makanan kadaluarsa, yang sudah rusak, basi, busuk dll atau bahkan bukan bahan pangan yang dicampurkan oleh para pengusaha bahan pangan yang tidak jujur.

Darah yang bersih tentu dapat mengikat oksigen, nutrisi dengan lebih optimal, sementara pembuluh darah yang bersih menjamin kelancaran peredaran darah sampai ke saluran yang paling kecil dan paling jauh dengan mudah, maka jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mendorong stamina dan power pada saat-saat yang dibutuhkan, jantung bisa bekerja optimal tanpa paksaan. Pete memberikan tenaga tambahan, baik untuk berolahraga, kerja fisik, ataupun bagi suami menghadapi saat-saat romantis bersama istri. Pete bisa menghancurkan kolesterol, granula, TPD yang ada di dalam pencernaan, di darah, di pembuluh darah dan kemungkinan besar juga menghancurkan timbunan-timbunan TPD yang terbawa dan tersimpan di berbagai organ tubuh, maka dari itu saya yakin pete bisa menyembuhkan bermacam penyakit: asam urat, rhematik, darah tinggi, diabetes, impotensi, dlsb.

Dari 1995 sampai 2010/2011, 15 tahun lamanya saya menguji coba terapi pete, antara rutin makan pete dan tidak makan pete dalam beberapa kombinasi waktu yang dapat dibaca di bagian “III. PENGALAMAN TERAPI PETE” di buku TERAPI PETE V7, akhirnya saya yakin akan kemampuan pete, saya memutuskan untuk mulai menyebarkan terapi ini secara luas dan terbuka agar terapi ini bisa digunakan oleh banyak orang untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan bermacam penyakit. Untuk sehat tidak harus mahal, tidak harus sulit, tidak harus berbelit-belit, tidak harus berlama-lama … bisa murah, mudah, sederhana dan singkat saja … TERAPI PETE!

Sejak sosialisasi mulai tahun 2010/2011, banyak orang yang berhasil saya ajak untuk ikut terapi pete. Ada banyak pengalaman yang saya terima dari ‘pasien’ yang ikut menjalankan terapi pete. Para peserta itu bervariasi, kebanyakan barada di usia 30 tahunan sampai 60 tahun. Yang usia belasan tahun dan diatas 60 tahun juga ada beberapa orang. Sosialisasi terapi pete dari 2010/2011 sampai Oktober 2014 merupakan masa uji coba dengan peserta yang lebih umum, dengan bermacam-macam penyakit dan halangan yang dimiliki para peserta. Dalam uji coba dengan banyak peserta (ribuan orang), terapi pete telah ter-uji kemampuannya.

Rata-rata para peserta mendapatkan hasil yang positive, berangsur sehat dari berbagai penyakit kronis, ada yang mengidap beberapa penyakit yang sebelumnya begitu susah disembuhkan, harus sering berkunjung ke perawatan kesehatan, membeli obat-obat-an yang mahal, menjaga jatah makanan, menghindari berbagai jenis makanan (pantangan, diet), mereka sehat dan bugar kembali setelah ikut terapi pete. Berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh penurunan fungsi organ tubuh, berhasil dibantu-sembuhkan, begitu juga beberapa penyakit seperti serangan virus dari luar juga bisa dibantu-sembuhkan. Kerusakan saraf akibat serangan DM ataupun karena trauma saraf, akibat penuaan saraf (fatigue), ke-getas-an saraf, bisa diperbaiki kembali dalam waktu relatif singkat.

RESEP/CARA PENGGUNAAN PETE

Resep terapi pete hampir tidak berubah sejak awal penelitian, menggunakan rebusan buah pete dan rebusan kulit pete untuk menghasilkan buah pete rebus dan air pete.

Selama masa sosialisasi dengan jumlah peserta yang lebih banyak daripada masa penelitian, didapatkan banyak pengakuan dari para peserta, ditemui beberapa hal baru yang perlu diketahui peserta baru, bisa digunakan untuk menghindarkan peserta baru dari “kekagetan” saat menjalankan terapi ini. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh peserta baru terutama saat minum air pete. Ada efek agak mengagetkan bagi peserta baru yang memiliki tendensi darah rendah dan normal bila minum air pete yang 11 menit sementara bagi peserta yang memiliki gejala hipertensi minum air yang sama memberikan rasa nyaman.

Demi keamanan dan kenyamanan, pilihlah waktu rebusan yang 20 menit untuk menghindarkan dari ‘kekagetan’ itu.

RESEP/CARA PENGGUNAAN PETE

Ada 3 resep/cara penggunaan pete:
A. TERAPI UTAMA
B. TERAPI KULIT BUAH PETE
C. REFILLING PETE.

A. TERAPI UTAMA

Tujuan: membersihkan badan, darah, organ tubuh secara berkelanjutan, membuang, membersihkan, meluruh, menghancurkan TPD (toxin/poison/dirt) yang ditumpuk secara sengaja atau tidak sengaja selama bertahun-tahun atau bahkan selama berpuluh tahun. Tidak sengaja memakan makanan yang mengandung formalin, borax, zat pewarna, zat penyedap, dll. Sengaja makan/minum obat-obat-an yg sebenarnya mengandung zat negative.

Lama terapi: 2 minggu untuk mereka yang sehat, atau berumur s/d 45 tahun. Buat mereka yang memiliki penyakit atau bahkan sudah mengidap beberapa penyakit sekaligus, akan butuh waktu lebih panjang, bisa sebulan atau beberapa bulan.

Jumlah pete yang dibutuhkan: sehari 2 lanjar (papan), siang 1 lanjar, malam 1 lanjar.
Kenapa harus dikonsumsi saat makan siang, bukan saat makan pagi? Karena orang biasa makan pagi sedikit, sementara makan siang biasanya lengkap dan banyak. Kalau makan malam dipilih untuk memberikan kesempatan pete bekerja saat tidur malam hari.

Alat yang dibutuhkan: mug besi (stainless steel, aluminium) diameter 8-10 cm dengan tutupnya atau panci kecil atau kendil tanah liat dengan ukuran 12-15 cm (juga dengan tutupnya), gunting/pisau, mangkuk, dan saringan (kalau perlu).

Caranya: [TOLONG GUNAKAN RESEP TERBARU V8, DIBAWAH!]
* masak air sekitar 200 ml di dalam mug, [Airnya boleh banyak!]
* sambil menunggu air mendidih, bersihkan (cuci) pete (masih dengan kulit/pod),
* pete itu digunting/dipotong selebar 2 / 3 mata buah pete
* ketika air mendidih, masukkan potongan pete ke dalam mug,
* rebuslah (dimasak) sekitar 2-3 menit saja. [direbus 4 menit!]
* Setelah 2 (3) menit, keluarkan potongan pete itu,
* dinginkan/rendam di mangkuk berisi air dingin.
* Keluarkan biji/buah pete dari kulitnya.

Biji/buah pete siap dikonsumsi, bisa dimakan begitu saja atau dimakan bersama nasi + lauk pauk makan siang (/malam).

Air rebusan pete yang 2 [4!] menit itu bisa diminum juga, rasanya biasa-biasa saja (hambar, tidak pahit), guna yang bisa saya pantau adalah sebagai pencahar cacing (obat cacing!).

02MugBesi

Gambar 2) Mug besi (diameter 8 cm) dan tutupnya. Agar uap tidak keluar saat merebus pete, mug itu ditutup. (Maaf, tutup mug itu tidak ikut difoto.)

03GelasAir

04GelasTakar

Gambar 3 & 4) Bila Anda memasak menggunakan mug bertutup, cukup gunakan air sebanyak 2/3 gelas (gambar 3) atau 200 ml di gelas takar (gambar 4), tetapi bila Anda hanya punya panci tak bertutup, gunakan air secukupnya, agar pete itu berada di dalam air saat direbus dan airnya tidak habis saat dimasak.

05TuangAir

Gambar 5) air dituang kedalam mug besi. Hidupkan kompor, masaklah air itu sampai mendidih. Sementara itu, siapkan pete.

06Potong

Gambar 6) Ambil/gunting 1 lanjar (lonjor atau papan).

07Seset

Gambar 7) Guntinglah pinggiran kulit pete sekitar 1 mm. Ini dimaksudkan agar getah yang ada di kulit pete akan dapat keluar saat pete dan kulitnya direbus.

08Potong2Mata

Gambar 8) Saat air mendidih, segera masukkan pete, dengan cara dipotong/digunting 2 atau 3 mata.

09Rebus2Menit

Gambar 9) Pete berikut kulit itu direbus selama 2 menit (2 – 3 menit).

10Ambil

Gambar 10) Setelah direbus 2 (3) menit. Pete diambil dari dalam mug.

11Dinginkan

Gambar 11) Direndam di mangkuk berisi air dingin (didinginkan).

12Kupas

Gambar 12) Buah pete dipisahkan dari kulitnya.

13BuahPete

Gambar 13) Buah pete sudah dikeluarkan. Tapi masih terbungkus kulit ari. Kulit ari yang membungkus buah pete itu boleh dimakan, boleh saja dibuang.

Biji/buah pete siap dikonsumsi, bisa dimakan bersama nasi + lauk pauk makan siang (/malam) atau dimakan begitu saja seperti cemilan. Air rebusan pete yang 2 menit itu bisa diminum, rasanya biasa-biasa saja (hambar, tidak pahit), guna yang bisa saya pantau adalah sebagai pencahar cacing.

3 atau 4 hari pertama, saat buang air kecil, urine (pipis, air kencing) memang berbau pesing, saat buang air besar akan berbau menyengat, mungkin keringat akan berbau tidak enak. TETAPI, masuk hari ke-4 atau ke-5, saat buang air kecil urine tidak berbau lagi, juga saat buang air besar dan begitu juga dengan keringat. AJAIB!? Hari ke-6 dan selanjutnya puff dan urine tidak bau, badan terasa segar, dan kekuatan tubuh akan bertambah, lebih baik daripada sebelum terapi.

Memang, ada 2 kasus, 2 orang peserta terapi baru berhasil lepas dari OUTPUT berbau itu setelah hari ke-7. Dari wawancara secara langsung (atau lewat teman), ternyata kedua orang itu sudah mengidap beberapa penyakit kronis sekaligus dan sudah lama minum obat ‘segenggam’ banyaknya. Jelas, kedua orang itu sudah menumpuk TPD cukup intensive selama waktu yang cukup lama … dan jelas juga, untuk membuang TPD itu butuh waktu lebih lama dari 4 hari.

B. TERAPI AIR REBUSAN KULIT PETE

Tujuan: memanfaatkan getah kulit pete dengan merebus kulit pete untuk membantu TERAPI UTAMA
Alat yang dibutuhkan: sama seperti di TERAPI UTAMA, gunting/pisau, mug besi.
Lama proses: 2 (atau 3) menit, 11 menit dan 20 menit.

Perlu saya tegaskan sekali lagi, air rebusan 11 menit hanya untuk penderita hipertensi (darah tinggi) saja. Bagi yang punya gejala darah rendah dan yang cenderung sehat (tekanan normal), gunakan air rebusan 20 menit!

Ada 3 penggunaan air kulit buah pete (pod):

B.1. Rebusan kulit pete dan buah pete di dalamnya yang 2 atau 3 menit di TERAPI UTAMA bisa langsung diminum sebagai obat pencahar cacing. Buah pete dimakan, air rebusan diminum juga, membantu proses pembersihan badan/darah.

B.2. Rebusan kulit pete 11 menit atau 20 menit: setelah buah pete di TERAPI UTAMA dikeluarkan, kulitnya jangan dibuang, kulit pete dipotong/dirajang dengan pisau (atau digunting) menjadi irisan-irisan kecil, masukkan irisan itu ke air rebusan yang 2 menit tadi. Rebus lagi kulit pete itu selama 11 menit atau 20 menit. Kemudian, irisan kulit pete itu boleh dibuang. Setelah air rebusan kulit pete itu dingin, boleh diminum dicampur madu, gula atau teh.

14PotongIris

Gambar 14) Kulit pete digunting tipis tipis. Air rebusan yang sebelumnya bisa digunakan untuk merebus kulit pete. Boleh juga menggunakan air baru.

15PotongIris

Gambar 15) Kulit pete digunting tipis tipis langsung dimasukkan kedalam mug. Boleh juga dipotong tipis tipis dengan pisau di atas talenan, kemudian dimasukkan kedalam mug.

16Rebus11Menit

Gambar 16) Rebuslah kulit pete selama 11 atau 20 menit. Tutuplah mug (panci atau kendil) itu. Begitu air mulai mendidih, kecilkan api kompor secukupnya agar air sekedar mendidih, agar penguapan tidak terlalu cepat terjadi.

Berdasarkan uji-coba, 4 X minum air rebusan kulit pete ini menyembuhkan asam urat, gejala rematik yang saya rasakan cukup lama sebelumnya itu, menghilang begitu saja, juga banyak peserta terapi menyatakan hal yang sama. Rasa sakit, linu/pegal saat menggerakkan persendian menghilang. Air rebusan kulit pete juga berguna untuk memperbaiki jaringan saraf yang sudah fatique, melenturkan dan meregenerasi saraf-saraf. Selain itu, bagi beberapa peserta pria yang minum air pete, air pete membangkitkan kembali si Otong yang telah tidur panjang. Lihat di bagian “III. PENGALAMAN TERAPI PETE” di buku TERAPI PETE V7.

!!!!!!!!!!! HATI-HATI !!!!!!!!!!!

Untuk yang punya gejala darah rendah atau cenderung sehat, harap gunakan air pete rebusan 20 menit!

Rebusan 11 menit HANYA untuk penderita HIPERTENSI!

!!!!!!!!!!! HATI-HATI !!!!!!!!!!!

B3. Biasanya saat memasak makanan dengan bahan buah pete seperti sambal goreng hati atau masakan yang lain, kulit pete (pod) itu tidak digunakan. Rebus saja kulit pete itu, minum sebagai obat asam urat/rematik. Mereka yang tidak suka pete tetapi punya asam urat atau gejala rematik, inilah obatnya, hanya rebusan kulit pete saja, tanpa perlu makan buah petenya.

Air direbus dulu sampai mendidih, baru masukkan irisan (potongan) kulit pete. Waktu 20 menit itu dihitung sejak irisan dimasukkan ke dalam air mendidih!

Mereka yang tidak suka makan buah pete, karena tidak biasa atau mungkin sudah tidak bisa mengunyah lagi (sudah tua, tidak punya gigi), bisa menggunakan terapi rebusan kulit buah pete ini. Kulit pete (1 lanjar) direbus selama 20 menit, setelah dingin diminum begitu saja.

Ada seorang teman yang mencoba terapi B3, dia cari kulit pete ke pasar, ke warung-warung yang sering membuat makanan dengan bahan pete yang tidak menggunakan kulitnya. Dia bisa mendapatkan kulit pete itu gratis atau kalaupun harus membeli, tentu lebih murah daripada membeli buahnya.

!!!!!!!!!!! HATI-HATI !!!!!!!!!!!

Sebaiknya air pete (air rebusan kulit pete) diminum setelah makan, juga bukan pagi hari, sebaiknya siang hari setelah makan siang. Untuk lebih aman, air rebusan itu jangan diminum sekaligus, tetapi dibagi 2 atau 3 untuk 2X minum atau 3X minum. Ada peserta terapi berdarah rendah, dia minum rebusan 13 menit (2 + 11 menit), langsung berkeringat, jantung berdebar-debar, tegang dan tidak bisa tidur. Dalam pembicaraan per telpon itu, saya bertanya apakah dia punya gejala darah rendah … ternyata benar dia punya darah rendah, dan dia minum air pete sebelum makan! Saya berikan jalan keluar: segera makan yang cukup, makan pisang juga bisa, dan atau minum kopi. Selanjutnya saya anjurkan untuk merebus kulit selama 20 menit dan dijadikan 2X minum, dengan jeda antara minum itu sekitar 1 – 2 jam. Setelah dia menjalankan sesuai anjuran dia tidak mengalami hal yang mengerikan itu lagi. Aman.

Kalau Anda merebus kulit satu lanjar, dengan air 200 ml menggunakan mug bertutup akan menghasilkan air rebusan yang hampir sama banyaknya, penguapan tidak akan banyak terjadi. Air rebusan dituang (disaring) ke gelas. Berapapun air rebusan yang ada di gelas, jangan diminum sekaligus. Air yang ada itu dibagi 2 atau dibagi 3, bisa 2 atau 3 kali minum untuk satu orang peserta atau 2 / 3 peserta.

C. REFILLING PETE

Tujuan: membersihkan darah/badan di antara TERAPI UTAMA

Setelah menjalankan terapi utama yang 2 minggu itu, kita bisa menjalankan REFILLING atau TERAPI PENDEK setiap bulan cukup 2 atau 3 hari X 2 lanjar pete (siang 1 lanjar, malam 1 lanjar), direbus 2 menit juga. Kalau satu saat mulai tercium bau pesing lagi, atau merasakan penurunan kesehatan/kekuatan badan, jalankan kembali TERAPI UTAMA yang 2 minggu tersebut di atas. Berdasarkan 3 kali percobaan, penurunan kesehatan/kekuatan yang signifikan itu bisa terjadi setelah 1,5 tahun sama sekali berhenti makan pete sejak TERAPI UTAMA. Penurunan itu terjadi karena TPD telah menumpuk kembali. Jadi, lebih baik disiplin menjalankan REFILLING setiap bulan dan setahun sekali jalankan TERAPI UTAMA.

Buat mereka yang sudah terkena penyakit kronis atau sudah berusia lanjut, mereka butuh waktu terapi utama yang diperpanjang, harus terus menjalankan terapi sampai sembuh, bisa sebulan sampai 3 bulan, dan setelah sembuh, juga hanya perlu sebulan sekali menjalankan ‘refilling’ yang sama seperti diatas.

RELATIF MURAH

Menjalankan terapi pete, saat ini masih murah, karena harga pete relatif masih murah dan stabil. Harga pete per Agustus 2012: Rp3500 per lanjar, per Oktober 2014 juga masih sama. Harga di daerah yang tidak begitu mengenal masakan berbahan pete juga masih cukup murah, seperti di Denpasar Bali per Oktober 2014, Rp2000 per lanjar atau Rp35.000 per ikat isi 20 lanjar. Di desa yang cukup jauh dari kota tetapi ada banyak penggemar terapi pete, seperti di Cicadas, harganya Rp3500 per lanjar. Sementara di daerah Sumatera yang banyak terdapat kebun pete (hutan dengan banyak pohon pete), harga jelas jauh lebih rendah, per September 2014 di daerah Riau harga pete hutan hanya Rp. 10.000 satu ikat isi 50 lanjar lebih. Menurut pengalaman seorang teman yang berada di Riau di bulan September itu, satu ikat pete itu digunakan oleh 5 orang untuk menjalankan terapi pete selama 2 minggu.

Untuk menjalankan Terapi Utama selama 2 minggu, kita butuh pete untuk: 2 minggu, 2 lanjar per hari = (2 X 7 hari) X 2 lanjar X Rp3500 = Rp98.000 (sembilan puluh delapan ribu rupiah) untuk menjaga kesehatan. Dengan Rp98.000 sudah cukup untuk menjauhkan diri kita dari bermacam penyakit, kita bisa berhemat biaya perawatan kesehatan di institusi kesehatan, menghemat biaya profesional kesehatan, menghemat biaya pembelian obat KW3. Ingat, nilai ketiga hal itu bisa berkali lipat, berpuluh kali lipat dari nilai Rp98.000 itu, atau mungkin bisa lebih besar lagi.

Meski harus menjalankan terapi selama sebulan atau lebih, biaya terapi ini relatif masih lebih murah daripada biaya perawatan dengan obat-obat kimia.

Mungkinkah harga pete akan meroket seiring dengan bertambahnya penggemar terapi pete, apalagi kalau sampai para penderita berbagai penyakit di luar negeri itu juga ikut berpindah ke terapi pete?

Hal itu bisa saja terjadi, karena teori pasar akan berjalan, ada permintaan besar maka ada kenaikan harga, tetapi kita punya banyak sumber-sumber (daerah) penghasil pete yang masih belum tergali, belum dikedepankan, belum dikomersilkan seperti di Riau, di Lampung, dlsb. Mungkin saja satu saat harga itu bisa begitu tinggi karena ada begitu banyak orang yang mencari pete, sementara pete belum masuk masa panen, kalaupun ada hanya terbatas. Nah pada kondisi munculnya permintaan yang tinggi seperti itu, biasanya pengepul (orang-orang yang biasa mencari barang dagangan) akan bergerak lebih jauh lagi dalam menggali cadangan pete yang belum ter-ekspos selama ini. Jumlah pengepul juga akan bertambah, sesuai dengan banyaknya permintaan, gerakan pengepul akan semakin jauh ke daerah yang ada banyak pohon pete yang sebelumnya tidak dikomersilkan, jumlah pete akan kembali banyak, harga akan turun dan hanya akan naik turun sedikit saja. Apalagi kalau sudah ada banyak warga yang paham akan komoditi pete maka akan ada banyak warga yang ikut menanam pete seperti yang sudah terjadi di antara para peserta terapi pada masa sosialisasi, mereka paham pete adalah obat yang unggulan, akan banyak yang mencari pete, maka mereka segera menanam pohon pete sebagai tabungan di masa yang akan datang.

Perlu diperhatikan, penderita Diabetes mellitus (DM) di dunia ada lebih dari 700 juta orang, dan mereka merupakan pasar masa depan pete. Tidak hanya yang menderita DM saja yang akan menjadi penggemar pete, tetapi mereka yang sehat dan tidak ingin terkena DM, yang ingin bahagia dengan efek Slow Vixgrx, akan menjadi penggemar pete juga. Maka bersiaplah.

Segera ikut menjalankan terapi pete mumpung harga masih relatif murah, jangan terlambat. Segeralah menanam pohon pete, karena pete pasti jadi komoditas ekspor.

HATI-HATI DALAM MENKONSUMSI PETE

Jadi, saat kita makan pete, puff dan urine akan berbau pesing, itu karena pete melakukan pembersihan badan, darah, pembuluh darah, dst. Pete dalam keadaan mentah memiliki kekuatan ‘penghancur’ yang kuat, lebih kuat dari daun pepaya yang sering dipakai membungkus daging untuk melunakkan daging. Daging sebelum dimasak, dijadikan sate atau masakan lain, dibungkus dulu dengan daun pepaya atau ditaburi dengan bubuk daun pepaya. Daging kerbau yang liat (keras) akan melunak setelah dibungkus daun pepaya. PETE memiliki kekuatan yang lebih dari daun pepaya. Inilah sebabnya pete direbus 2 menit itu, dan juga dikonsumsi di siang hari saat makan cukup banyak. Jadi jangan makan pete mentah dalam jumlah yang banyak, apalagi terus menerus.

Untuk lebih jelas, lihat di tulisan “Jus Pete Mentah” di bagian “IV. PENGALAMAN UJI COBA HERBAL SELAIN PETE” juga “Improvisasi Berakibat Fatal” di bagian “III. PENGALAMAN TERAPI PETE”.

HATI-HATI DALAM MENKONSUMSI AIR PETE

Air pete, terlihat hanya sekedar jamu biasa, tetapi sebenarnya air pete cukup berbahaya bila salah menentukan waktu perebusan kulit pete.

Air rebusan pete yang 11 menit itu tidak untuk semua orang!
Air pete 11 menit HANYA untuk penderita HIPERTENSI (darah tinggi)!

Mereka yang punya gejala darah rendah cenderung normal, harap gunakan air pete yang dierebus selama 20 menit.

Air pete 11 menit itu bagus untuk mereka yang memiliki gejala darah tinggi (hipertensi). Air pete yang diminum itu langsung akan masuk kedalam peredaran darah, langsung melakukan pembersihan darah … tekanan darah akan langsung turun. Sebaliknya bagi peserta yang memiliki gejala darah rendah cenderung normal akan merasa pusing, berkeringat dan jantung berdebar lebih cepat … air pete langsung masuk ke peredaran darah dan membersihkan darah, tekanan darah akan turun dengan cepat .. terjadi DROP!

Untuk amannya, gunakan saja rebusan yang 20 menit, lebih aman. Karena seseorang yang sebelumnya punya hipertensi akan kembali stabil dalam waktu relatif cepat, dan orang ini akan masuk kedalam kelompok katagori normal. Cara lain, batasi konsumsi air pete: jangan minum air pete dalam jumlah banyak, cukup 3 sendok makan (SDM) sampai 5 SDM untuk sekali minum, setelah 3 jam bisa minum porsi berikutnya, bisa dilakukan 2 kali minum sehari, siang 5 SDM setelah makan siang, dan malam 5 SDM setelah makan malam.

JANGAN MAKAN KULIT PETE

Saya kenal beberapa orang yang suka makan kulit pete. Ada yang dimakan begitu saja, bahkan makan buah dan kulit pete mentah. Ada kuliner khusus kulit pete: kulit pete diiris kecil kecil dicampur dengan ikan teri. Ada yang makan kulit pete sisa rebusan buah pete.
Sebaiknya kulit pete jangan dimakan. Paling tidak, jangan sering sering makan kulit pete dalam keadaan mentah ataupun telah direbus. Kemungkinan terkena asam urat, rhematik dan kolesterol karena mengkonsumsi kulit pete,
Begitu juga buat yang suka pete bakar. Jangan terlalu sering! Karena ukuran waktu pemanasan buah pete dengan cara dibakar tidak bisa diukur seperti cara perebusan dalam air.

WARNA AIR REBUSAN

Beberapa kali saya mendengar dari peserta yang berbeda. Mereka bingung, kenapa air pete yang mereka peroleh, warnanya tidak jenih, cenderung putih susu dengan rona merah. Warna air pete seharusnya bening atau sedikit gelap tapi tidak putih kemerahan.
Warna putih kemerahan itu karena saat merebus pete si peserta menggunakan air dari jaringan PAM (perusahaan bukan air minum itu) yang mengandung bahan bahan kimia. Bahan bahan kimia itu langsung diikat oleh air pete dan terbentuklah air pete berwarna putih kemerahan.
Kalau terpaksa, gunakan air galon (kemasan) yang berasal dari gunung, bukan air hasil penjernihan melalui proses filterisasi kimia, untuk memasak makanan ataupun untuk minuman sehari hari.

Jakarta, 28 Februari 2015, 21:20

Sejak Juli 2017, RESEP TERAPI PETE SUDAH DISESUAIKAN! Banyak peserta tidak menggunakan MUG 8 / 10 cm, mereka langsung menggunakan PANCI BESAR (LEBAR) dengan air tetap 200 ml => hasilnya PETE MENTAH. Mereka menjalankan terapi pete menggunakan pete mentah. Badan pegal pegal di pinggang, punggung, bahu, di leher, asam urat naik, tensi naik, jantung dan ginjal terasa sakit. RESEP harus disesuaikan. WAKTU dan JUMLAH AIR ditambah!

Baca juga PENYESUAIAN RESEP TERAPI PETE

Per Juli 2017, sudah ada buku resep yang lebih aktual
Ini yang terbaru, 2017: RESEP TERAPI PETE v8 [PDF]

Silahkan lihat video Terapi Pete:
Video 1) PRESENTASI TERAPI PETE
Video 2) DETOX-TPD-PESING

177 thoughts on “RESEP TERAPI PETE

  1. Sudah ada beberapa pertanyaan terkait RADANG SENDI.

    Minum saja air pete (dosis maximal) secara intensif … 3X sampai 4X dalam sehari. Usahakan perut sudah cukup terisi (sudah makan) sebelum minum air pete. Jangan minum air pete di pagi hari saat perut masih kosong.

    Keberhasilan akan diperoleh setelah 2 minggu. Ada yg lebih cepat mendapatkan kesembuhan, ada yg lebih lama (3 minggu).

    Demikianlah … semoga bermanfaat.

  2. Kepada Yth Bp. Bambang,
    Saya sedang melakukan terapi petai, mohon informasi bagaimana memastikan pete direbus tepat, tidak terlalu matang atau tidak mentah. Sy memakai mug diameter 10 dan pakai kompor gas yang api nya bisa dibesarkan dan dikecilkan. Karena sy rebus dengan api agak besar dan aga kecil air sama2 mendidih namun hasilnya waktu Pete di gigit, keras nya berbeda.Mohon pencerahan nya.
    Terimakasih,
    Erie

    1. Sudah dijawab langsung per email

      Ybs telah menjalankan terapi pete dan merasakan perubahan yg signifikant …

      Terima kasih atas komentarnya

  3. Selamat siang pak Bambang…saya mau tanya bapak saya punya penyakit sirosis hati dan diabetes tingkat dua apakah aman mengkonsumsi terapi air Pete ini..dan berapa banyak resepnya dan cara penggunaan nya..sebelumnya terima kasih pak..

    1. Selamat sore …
      Untuk penyakit dalam bisa dibantu dengan terapi pete …sebaiknya jalankan TERAPI PETE FULL, kalau dengan terapi air pete (TAP) akan lambat prosesnya … tetap boleh dicoba. Caranya ada di buku RESEP TERAPI PETE v8, silahkan download, dan baca bagian resepnya saja.

      Kalau sudah membaca buku RESEP TERAPI PETE dan masih ada pertanyaan … silahkan ajukan pertanyaan lagi

  4. Slmt pagi P Bambang, maaf Pak, saya mohon petunjuk lagi. Sy sudah mejalankan terapi Utama dan Terapi Rebusan kulit Pete slama 14 hari, Alhamdulillah pada hari ke 6 asam urat turun nenjadie normal, pada hari ke 14 hari ini buang air kecil dan BAB masih ada bau pesingnya walau tidak bnyak, saya umur 64 tahun , penyakit salain asam urat yi nyeri sendi, nyeri otot, saraf terjepit di pingul dan closterol juga suka diatas normal, keluhannya turun naik tangga susah, berdiri dari duduk juga susah karena lututnya terasa sakit, hanya asam urat saja yang sudah agak normal, Saya mohon petunjuk apakah Terapi Utama dan terapi rebusan kulit Pete terus saya lajutkan ? Apabila dilanjutkan sampai berapa lama kira kira dilanjutkan. Terima kasih sebelumnya.

  5. Yth pak bambang
    Terima kasih sebelumnya atas artikelny
    Ibu saya sudah terkena diabetes dan komplikasi hipertensi, bahkan 1 ginjal ny sudah luka sedikit, kira2 terapi nya bagaimana pak?
    Aman kah kulit pete dimakan juga setlah direbus.
    Terima kasih

    1. Yth Heri Darmawan …
      Jalankan TERAPI FULL untuk mendapatkan hasil terbaik. Lihat di RESEP TERAPI PETE V8.
      Hati-hati, ikuti petunjuk yg ada di buku RESEP itu, jangan sampai mengkonsumsi PETE MENTAH.
      Perebusan kulit pete bisa gunakan yg 11 menit, ini untuk hipertensi, tetapi hanya diminum selama 4 hari saja, setelah itu gunakan perebusan 20 menit. Lihat dosis air pete, DOSIS MAXIMUM: 1/3 X volume air pete yg dihasilkan, jangan lebih dari itu.

      KULIT PETE jangan dimakan selama terapi berjalan … nanti setelah selesai terapi, setelah sembuh, boleh saja sesekali makan masakan berbahan kulit pete. Kulit pete itu menyebabkan kolesterol, asam urat, darah tinggi naik bahkan dalam kondisi setelah direbus sekalipun.

      Demikianlah … semoga ibunda segera sehat

  6. TKS.P Bambang atas penjelasannya, usia saya 64 th. Saya mohon penhelasan sedikit lagi tentang dosis max TAP, yitu 1/3 x 1/2 dari volume air pete yang dihasilkan, Diminum setelah makan cukup, maksudnya untuk satu hari, atau setelah makan siang saja. Tks.

    1. Pak H Syafrin …

      DOSIS MAXIMAL minum air pete hasil rebusan 1 lanjar adalah 1/3 X volume air pete yang dihasilkan. Misal dari perebusan 1 lanjar diperoleh 180 ml air pete, maka dosis maximal itu: 1/3 X 180 ml = 60 ml atau 12 SDM (1 SDM = 5 ml).

      Bila merebus 2 lanjar kulit pete, maka dosis maximal itu menjadi 1/3 X 1/2 X volume air pete yang dihasilkan. Misal diperoleh 300 ml dari hasil perebusan 2 lanjar kulit pete. Maka dosis maximal sekali minum itu: 1/3 X 1/2 X 300 ml = 1/6 X 300 ml = 50 ml atau setara 10 SDM (1 SDM = 5 ml).

      Dosis maximal itu untuk sekali minum, misal siang hari setelah makan siang, minum 1 dosis maximal, kemudian setelah makan malam boleh minum 1 dosis maximal lagi.

      Demikian … semoga cukup jelas

  7. Asw.P Bambang, saya H.Syafrin, kembali mihon penjelasan. Saya melakukan dua terapi sekaligus, yi terapi buah pete dan terapi air rebusan kulit pete.Jadi untuk terapi air rebusan kulit pete apa juga dibuat 2x yaitu 1 lanjar pete untuk setelah makan siang dan 1 lanjar setelah makan malam, lalu bagaimana dosis airnya dan dosis minumnya. Tks atas penjelasannya.

    1. Salam sejahtera pak H. Syafrin …
      Itu namanya TERAPI FULL: TBP (Terapi Buah Pete) + TAP (Terapi Air Pete) … bagus, prosesnya lebih tuntas.

      Merebus pete 2 lanjar boleh dilakukan sekaligus sebelum makan siang … kemudian berlanjut dengan merebus kulit pete.

      Dosis TBP: makan 1 lanjar saat makan siang dan makan 1 lanjar saat makan malam

      Dosis maximal TAP: 1/3 X 1/2 dari volume air pete yang dihasilkan. Diminum setelah makan cukup. Sisa air pete disimpan di wadah beling, taruh di kulkas, tahan sampai 2 bulan.

      Terus saja lakukan perebusan kulit pete, simpan sisanya untuk kemudian hari, atau diberikan kepada tetangga, kerabat, anggota keluarga atau teman. Dosisnya sama … demikian

  8. Yth. P. Bambang,
    Sy sedang mencoba terapi pete ini. Ini hari ke2, ada sedikit terasa pertambahan stamina & sedikit bau dinair seni & byk buang angin yg “harum”
    Sy penderita DM type 2 dgn obat oral & injeksi insulin. Kemrn 1x sy bikin rebusan pete 6 lanjar dgn panci berlapis enamel wrn putih. Hslnya air rebusan berwrn keruh, lalu wrn air rebusan yg 20 mnt jd putih. Apakah ini normal?
    Selanjutnya ttg perebusan, ada bbrp ulat beserta ampasnya di dlm pete & jg bbrp buah pete yg tdk layak dikonsumsi ikut terebus. Apakah khasiat rebusan akan berubah bila awalnya semua biji sy kupas keluar u/ disortir dr ulat dll lalu sy rebus bersamaan?
    Selanjutnya ttg dosis air kulit pete, di resep yg P. Bambang tulis air kulit pete u/ hslnrebusan 6 lanjar diencerkan jd 600ml, dosisnya 33,3 ml / 6 sdm. Sementara kalo sy ukur dgn sendok takar, 33ml = 3 sdm. Jd yg mana dosis yg sebaiknya sy minum?
    Terima kasih banyak atas perhatiannya & mohon maaf bila terlalu pjg / byk pertanyaan

    1. Yth bpk Tedy Kumala …
      1) Buah/biji pete jangan dikeluarkan … nanti saja dipisahkan setelah proses perebusan buah + kulit selesai.
      2) Pisahkan yang ada ulat-nya, keluarkan ulat dan kotoran itu dengan pisau tajam … sayang pete-nya
      3) Air keruh itu biasa, kalau menjadi putih … itu normal, ada kapur di air itu yang diikat pete
      4) DOSIS MAXIMAL 1/3 X volume yang dihasilkan dari setiap lanjar. Kalau dari 6 lanjar => 1/3 X 1/6 = 1/18 atau 1/20
      Dari 6 lanjar dihasilkan 600 ml, OOSIS MAXIMUM sekitar 1/20 X 600 ml = 30 ml … 33 ml itu cukup benar.
      5) Menurut pengamatan saya, 1 SDM itu = 5 ml … jadi 30 ml itu = 6 SDM
      6) Ambil saja patokan 30 ml itu … yang penting volumenya

      Demikian saja … semoga berhasil

  9. Assalamu alaikum pak..
    Ibu saya kene gejala stroke separuh badan…mhon arahan dan bimbingan terapinya. Maturnuwun

    1. Salam sejahtera pak Suyadi A …

      Untuk gejala stroke … jalankan TAP (terapi air pete) dulu.
      Rebus 1 lanjar kulit pete dengan air 300 ml atau lebih (sesuaikan dengan panci yang ada).
      Berikan DOSIS MINIMAL: 1/6 sampai 1/10 dari volume air pete yang dihasilkan, boleh 2 kali sehari, setelah makan siang dan setelah makan malam.

      Setelah seminggu, dan sudah ada perubahan, dosis air pete boleh dinaikkan menjadi 1/3 dari volume air pete yang dihasilkan. Dan kalau bisa mengunyah makanan (pete) jalankan juga TBP (terapi buah pete) …

      Silahkan lihat RESEP TERAPI PETE V8

      Semoga ibunda segera sehat kembali …

  10. Asw. Pak Bambang, Tks.saya baru membaca seluk beluk terapi pete, saya optimis penyakit saya InsyaAllah bisa sembuh, karena ini jelan yang ditunjukkan Allah SWT Kpd saya, Amin. Saya mohon penjelasan tenteng terapi kulit pete, apakah menggunajs 1 lanjar kulit pete sehari atau sama dengan terapi buah pete menggunakan 2 lanjar kulit pete sehari? Tks atatas penjelasannya.

    1. Salam sejahtera pak H. Syafrin …

      Kalau hanya ingin menjalankan TAP (Terapi Air Pete), cukuk merebus 1 lanjar kulit pete, direbus dengan air 300 ml.
      Kemudian air pete diminum boleh sekali sehari atau 2 kali sehari, setelah makan siang dan atau setelah makan malam.

      DOSIS MAXIMAL air pete sekali minum: 1/3 X volume air pete yang dihasilkan.
      Jadi satu kali rebus kulit pete 1 lanjar bisa untuk 2 atau 3 hari.

      Boleh saja merebus sekaligus 2 lanjar kulit pete atau lebih.
      Maka DOSIS MAXIMAL: 1/3 X 1/2 dari volume air pete (dari rebusan 2 lanjar)

      Silahkan baca RESEP TERAP PETE V8

      Salam saya …

  11. Pak Bambang,

    Mohon advise saya bermaksud terapi Pete untuk
    1. Asam urat saya >9
    2. Trigliserida

    Pete muda/tau kah ya g dipakai untuk terapi?
    Berapa lama terapi yang harus saya lakukan
    Saat ini saya juga defang konsumsi extrac garlic apakah di stop dulu atau boleh jalan bersamaan.

    Terima Kasih

    1. Untuk kasus bapak, jalankan TERAPI FULL.

      Terapi yang lain itu boleh distop, boleh dilanjutkan … boleh bersamaan.
      Lihat RESEP TERAPI PETE V8

      1. Pak Bambang,

        Terima kasih advisenya. Ada beberapa pertanyaan lagi pak
        1. Terapi full yang saya lakukan ini boleh putus atau harus setiap hari selama 2 minggu. Bagaimana kalau dalam rentang waktu terapi itu saya tidak mendapatkan buah pete atau tidak mungkin merebusnya karena diperjalanan dll

        2. tiap itu kan jumlah matanya berbeda beda, jadi berapa mata minimal atau maksimal saya boleh konsumsi

      2. Tidak perlu dipikirkan … jalankan saja saat bisa … kalau ada hari yang terlewati, perpanjang saja beberapa hari.

        Saya tidak pernah meneliti sampai jumlah minimal atau maximal, hanya hitungan lanjar, jadi juga tak perlu dipikirkan berapa biji minimal atau maximal.

        Makan saja jumlah biji yang setara dengan 1 lanjar … lebih kurang sedikit tidak bermasalah.

    1. Yth Widodo Ari …

      Pete memang punya banyak manfaat, bisa untuk membantu menyembuhkan bermacam penyakit … tetapi untuk CANCER, saya belum mendapatkan resep atau ramuan yang jitu.

      Untuk menghadapi beberapa penyakit seperti TBC, penyakit paru karena pengaruh lingkungan terapi pete perlu dibantu dengan jus lobak atau rebusan daun srikaya, atau untuk menghadapi kanker darah, terapi pete dikombinasikan dengan makan nanas (ada bromelein di bonggol nanas) … beberapa peserta sudah berhasil menghadapi penyakit seperti itu menggunakan terapi pete + herbal lainnya.

      TETAPI, khusus untuk cancer, belum ada testimoninya. Saya pernah membaca ada buah GOWOK yang punya anti kanker, tapi saya juga belum bisa melakukan penelitian kesana, waktu dan kesempatan untuk itu belum ada. Saya belum tahu bagaimana memproses GOWOK atau buah atau tanaman lain itu untuk menyembuhkan kanker.

      Ada juga tanaman (buah) mahkota dewa … saya juga belum sempat mencobanya, belum tahu bagaimana prosesnya.

      Cobalah jalankan terapi full kemudian makan nanas … atau carilah informasi mahkota dewa, kombinasikan dengan terapi pete.

      Maaf …

  12. Asw pak bambang sy sangat tertarik dgn teraphi pete ini kebetulan saya juga hobby makan pete, dan sy mau tanya pak, klau kita menggunakan air PAM apakah akan menghilangkan kasiatnya, krna untuk mendapatkan air dari mata air dll itu susah terima kasih sebelumnya

    1. Sudah dijawab per email

      Penggunaan air PAM akan menghasilkan air pete berwarna merah susu karena air itu mengandung cukup banyak zat besi dan kapur yang digunakan dalam proses pembersihan.

      Untuk semua peserta, carilah air yang cukup baik selain air PAM.

      Tetapi kalau memang tidak tersedia air yang lain, air pete yang dihasilkan itu masih tetap bisa digunakan.

  13. Yth Pak Bambang,
    Ibu saya terkena gagal ginjal. Setelah saya membaca tentang terapi Pete ini saya ingin mencoba terapi ini untuk Ibu saya. Apakah ada pengalaman peserta terapi pete yang juga memiliki riwayat gagal ginjal? apakah aman untuk penderita gagal ginjal pak? Mohon informasi dan sarannya pak.

    Terimakasih

    1. Bisa …

      Mohon jalankan TERAPI FULL

      Harap, jangan sampai makan PETE MENTAH! Lihat RESEP TERAPI PETE V8
      Lebih baik merebus lebih lama 1 – 2 menit daripada mengkonsunsi pete mentah.

      Untuk dosis air pete, sebaiknya minimal dulu, antara 1/6 – 1/10 dari volume air pete yang dihasilkan.
      Setelah seminggu dan ada reaksi perubahan, dosis boleh naik sampai 1/3 dari volume air pete yang dihasilkan.

      Lihat RESEP TERAPI PETE V8

  14. Yth Pak Bambang,
    Ibu saya terkena gagal ginjal. Setelah saya membaca tentang terapi Pete ini saya ingin mencoba terapi ini untuk Ibu saya. Apakah ada pengalaman peserta terapi pete yang juga memiliki riwayat gagal ginjal? apakah aman untuk penderita gagal ginjal pak? Mohon informasi dan sarannya pak.

    Terimakasih

    1. Maaf baru bisa dijawab …

      Peserta dengan handycap yang sama, sudah ada yang berhasil.

      Tolong download buku RESEP TERAPI PETE V8.
      Hati-hati, harus mengkonsumsi pete rebus yang tepat waktunya, jangan sampai mengkonsumsi pete mentah.
      Minumlah air pete dalam dosis minimal dulu, antara 1/6 sampai 1/10 dari volume air pete yang dihasilkan.

      Setelah ada reaksi perubahan kesehatan, dosis air pete boleh dinaikkan sampai 1/3 dari volume air pete yang dihasilkan.

      Demikianlah

  15. Asalamualaikum pak bambang…..sy akan mencoba terapi pete . Sblmx sy ingin tahu ..apakah setelah makan buahx boleh langsung minum air rebusanx ataukah hrs diberi jeda waktu ?

  16. Pak Bambang Yth saya hudayat pria 63th kata dokter saya menderita gejala jantung coroner kata nya kondisi jantung saya msh bagus tapi ada beberapa pembuluh darah yg sudah kurang kenyal lagi dan darah saya mengental sehinga waktu itu +/- 2012 saya disarankan dirawat utk di suntik pengencer darah selama 6hari disuntik setiap jam 10 pagi dan malam setelah itu saya diberi obat2an cikup banyak tapi saya hanya meminum obat di maksud 2 atu 3 bulan saja kesini nya saya ga minum lagi apakah saya boleh mengikuti terphy pete dimaksud dan mohon petunjuk lebih lanjut atas segala perhatian & kebaikan Bapak saya haturkan terimakasih

  17. Penjelasannya tentang pete sangat bermanfaat pak, ibu daya sudah menjalankan terapi pete dan hasinya ibu saya bisa berjalan normal lagi, sendi2 nya juga tidak sakit lagi. Sekarang bapak saya yang didiaknosa mengidap sakit infeksi tulang belakang bagian bawah.. jadi punggung bagian bawah sampai paha terasa sakit sehingga tidak bisa duduk lama dan tidur pun terasa sangat sakit. Terkadang karena saking sakitnya bapak harus tidur dalam posisi duduk. Bapak juga susah berjalan. Apakah sakit bapak juga bisa disembuhkan dengan terapi pete pak? Dan aturan perebusan pete yg seperti apa yg dianjurkan.
    Trimakasih banyak pak

    1. Sudah dijawab per email

      Untuk semua: kasus seperti ini, bisa dibantu dengan TAP (terapi air pete) … sebaiknya kemudian ikut TERAPI FULL

      Lihat RESEP TERAPI PETE V8

  18. pak Bambang yg terhormat,
    Saya tertarik utk mencoba terapi ini, yg ingin saya tanyakan apakah utk hipertensi boleh menggunakan yg 20 menit utk lebih amannya?
    Semoga pak Bambang semakin sukses

    Dari Dadang di pekanbaru

  19. Luar biasa..smga ini jadi amal dan ilmu yg baik disii Alloh..dan bagi penemu resep ini..juga bagi yg menShare resep ini smg diberi kesehatan oleh Alloh swt..amin…
    Trims atas info dan ilmunya…its so usefull..

  20. Saya Nur Rohmat dari Jepara, umur 45 tahun, punya asam urat, dan kalau buang air kecil terkadang tidak bisa tuntas, apa saya bisa menggunakan terapi pete untuk mengatasi keadaan saya. terima kasih dan mohon maaf semoga bapak senantiasa sehat dan bahagia.

  21. Dh. Pak Bambang,
    Saya ada hypertensi dan sdh minum obat, msi 140/90, terapi apa yang pas dan selama menjalani terapi apakah obat harus disetop dulu? Mohon jawaban detail.
    Mohon ijin apakah bisa dapat no hp / wa untuk memudahkan komunikasi.
    Mohon tidak dipublished.
    Terima kasih sebelumnya.
    Salam.
    William setiawan.

  22. Asalamuslaikum..
    Saya penderita deabet kering
    Berapa lama saya harusmerebus kulit petenya
    Terimakasih

    1. Sudah dijawab langsung per email

      Untuk diabetes kering, gunakan air pete rebusan 20 menit.

      Kalau bisa jalankan TERAPI FULL, lebih tuntas

      Silahkan download buku RESEP TERAPI PETE V8

  23. Yth. Bkp. Bambang

    1.Ibu saya stlh di cek dm nya 327. Dr beri obat dan stl 5 hr akan di cek kembali (skrg blm 5 hari).
    2.Istri saya kena dm waktu berobat dm nya 215. dr beri obat sampai sekarang sudah kl 3 th yl. Dan stlh konsumsi obat tsb dm nya 100 s/125 an. apakah karena obat tsb. Jadi klo beralih ke terapi petai bagaimana baik tuk ibu maupun tuk istri saya terima kasih

    1. Sama saja, jalankan TERAPI FULL kalau bisa …

      Makan buah pete rebus tidak bermasalah dengan obat itu, tetapi kalau minum air pete harus diberi JEDA WAKTU 1 jam sebelum atau sesudah minum obat … minum air pete tetap harus cukup makan. Lihat di RESEP TERAPI PETE v8

    1. Tidak semua penyakit akan bisa diselesaikan oleh pete … ada yang harus dikombinasikan dengan obat/herbal yang lain.

      Saya lupa herbal untuk wasir … tetapi untuk ASMA, boleh coba minum air daun srikaya. Rebus 7 lembar daun srikaya di air mendidih selama 5 menit. Daun itu dirajang dulu. Air direbus sampai mendidih, kemudian masukkan rajangan daun srikaya ke dalam air mendidih, rebus terus selama 5 menit. Air yang dihasilkan untuk 2 kali minum.

      Semoga berhasil …

  24. Selamat malam Pak Bambang

    Saya Hadiyanto. Apakah anak saya berumur 15 th yang divonis dr sudah gagal ginjal. Dan sudah satu bulan menjalani cuci darah seminggu 2 kali. Apakah bisa mengikuti resep terapi pete bapak.
    Sekian dan terima kasih

    1. Rasanya komentar ini sudah dijawab langsung.

      Untuk semua orang tua, jalankan terapi pete, jadikan diri kita percontohan bagi anak-anak kita, karena saat ini usia 7 tahun pun sudah terkena DM. DM tidak datang sendirian, dia datang bersama teman-teman, termasuk gagal ginjal.

      Jalankan terapi full …

  25. Pak Bambang mungkin saya agak ketinggalan info nih..mohon pencerahan…
    Saya Pria usia 57th, cenderung hipertensi utk menjaga stabilitas tekanan darah, sy minum obat dari dokter, saya ingin mengikuti terapi pete ini. mohon saran nya. kebetulan saya juga ada kolestrol dan asam urat yg sdh diatas abang batas, di tambah lagi riwayat keluarga ada diabetes (dua kakak sdh kena). Trima kasih..

    1. Saat ini diabetes sudah menjadi GLOBAL DIABETES EPIDEMIC … jadi punya riwayat keluarga ataupun tidak akan sama saja. Kemungkinan kena DM itu karena organ tubuh mengalami penurunan fungsi.

      Silahkan jalankan terapi pete sesuai RESEP TERAPI PETE V8 …

  26. Assalamu alaikum wr wb. Saya bernama Andi. Pertanyaan saya, apa Tdk ada efec lain kepada tubu kalau saya Makan Pete? Tampa du rebus. Kerna saga Baru mai mencobanya. Dikernakan waktu saya dtg kedokter sy dusuruh ambil air kencing dan hasilnya dia bilang harus control diabète.Mohon selusinya tks wass.

    1. Sudah dijawab per email

      Untuk semua: Jangan makan pete mentah!

      Lihat RESEP TERAPI PETE V8

  27. Assalamualaikum.
    Umur saya 35th. Sudah setahun belakangan tangan kiri dan kaki kiri saya lemas walaupun masih bisa digerakkan. Beberapa bulan lalu sempat ke dokter spesialis saraf dan ikut fisioterapi selama 2bln tapi tidak ada perubahan.
    Jika saya ingin mencoba terapi pete ini, cara terapi yg paling cocok untuk kondisi saya seperti apa? Mohon arahan dari bapak.
    Terimakasih.

    1. Sudah dijawab per email

      Untuk keluhan yang seperti ini … terapi pete, terutama TAP (terapi air pete) bisa membantu menyembuhkan.

      Silahkan lihat RESEP TERAPI PETE V8

  28. Assalamualaikum pak bambang.mau tanya utk petainya yg muda atau yg tua ya pak..krn kalau saya beli banyak kulit petai kan mulai menghitam apa masih boleh di rebus lagi agar air nya bs di minum.mksh pak

    1. Pete yang bagus itu yang gundukan bijinya sudah cukup tinggi (tebal dan padat), itu cukup tua. Yang masih muda gundukan biji masih tipis.
      Kalau dilihat dari warna: yang cukup tua berwarna hijau cenderung gelap, tapi masih mulus, yang muda masih berwarna hijau muda.

      Yang bagus, hijau tua, gundukan biji tebal, belum banyak bintik hitam. Bintik hitam akan muncul bila pete sudah lama turun dari pohon, sudah kena dehidrasi. Bintik hitam juga bisa berarti ada lubang masuk ulat. Kalau hijau gelap cenderung hitam merata, itu pete tua banget. Kalau dibuka, biji pete diselimuti jelly berwarna kuning atau merah, pete ini benar tua di pohon.

      Pete muda atau tua, kulit berbintik maupun belum, atapun hitam tetap bisa digunakan untuk terapi pete … tetapi rasanya akan berbeda, pete dengan kulit mulus berbintik sedikit rasanya sedikit pahit, semakin gelap/banyak bintik rasanya semakin pahit, yang hitam rasanya pahit banget.

      Pilih saja yang sedikit berbintik … itu saja

  29. Sepertinya bagus,cuma harus extra hati2 penggunaan ada 3 cara merebusnya .1. 2 menit, 2.11 menit dan yg ke 3. 20 menit yg tiga in sesuai dgn fungsì yv berbeda, salah satunya Asam urat terimaksih informasinya dan akan kita coba.

  30. selamat siang Pak Bambang, tdi siang sy rebus 1 lanjar pete (3 menit)dgn menggunakan rantang stenlis…air nya air tanah dari sumur pompa…rencana air mau sy minum…tpi koq ada endapanya warna kecoklatan…mohon pencerahanya.terima kasih

  31. Assalamu’alaikum ww,
    Pak Bambang mohon penjelasan lamanya terapi pete untuk menormalkan kadar gula darah, sementara saya berusia 47 tahun, terima kasih,
    Wassalam

  32. Ada pertanyaan yg disampaikan Widyasari melalui twitter … sy tidak bisa kirim jawaban ke email twitter … tolong kirim komentar dengan alamat email biasa (Yahoo atau Gmail). Begitu juga bagi pembaca yg lain, tolong berikan alamat email saja, jangan alamat twitter. Terima kasih

    1. Selamat mlm P.Bambang…istri saya didiagnosa dokter gagal ginjal stadium 5, ginjalnya menyusut jd setengah dr normal, tapi puff & kencing msh bisa. Apakah bisa diterapi pete?…bgmn dosis & caranya?….terima kasih…
      (Eko, sby)

  33. Terimakasih pak atas informasi resepnya Pak. Mohon maaf yang ingin saya tanyakan, terkait air pete. Pada kalimat Bapak menulis ini, “Gambar 16) Rebuslah kulit pete selama 11 atau 20 menit. Tutuplah mug (panci atau kendil) itu. Begitu air mulai mendidih, kecilkan api kompor secukupnya agar air sekedar mendidih, agar penguapan tidak terlalu cepat terjadi.”

    Sedangkan selanjutnya Bapak menulis ini, ”
    B3. Mereka yang tidak suka pete tetapi punya asam urat atau gejala rematik, inilah obatnya, hanya rebusan kulit pete saja, tanpa perlu makan buah petenya.
    Air direbus dulu sampai mendidih, baru masukkan irisan (potongan) kulit pete. Waktu 20 menit itu dihitung sejak irisan dimasukkan ke dalam air mendidih!”

    Yang ingin saya tanyakan, jadi Pak yang benar yang mana ya, apakah 1. air direbus dulu baru kulit dimasukkan dan direbus 20 menit?, atau
    2. kulit pete direbus bersama air dari awal?

    Benarkah sy mengartikan bahwa, poin 1 itu ketika menggunakan rebusan pete sebelumnya dan poin 2 ketika tidak menggunakan rebusan pete sebelumnya?

    1. Sudah dijawab per email TETAPI email itu tidak ada … lewat twitter?

      Kalau memang serius, silahkan kirim komentar menggunakan email yang bisa dihubungi.

  34. Assww..Sy penderita DM dan Darah Tinggi akut..mhn dikirim semua artikel teraphy pete pak, pdf jg gpp…kalo cari bukunya terlalu jauh…trmksh ats kebaikan bpk sblmnya..wassalam

    1. Maaf sudah terlewatkan …

      Silahkan download RESEP TERAPI PETE V8 dari blog ini

  35. Pak Bambang, apakah terapi pete bisa membantu kondisi ginjal yang melemah ? Suami saya berumur 67th, Kreatinin 1,17, 0bat yang dikonsumsi sekarang ini Pletaal 50mg, Digoxin 1/2 tablet, Rytmonorm dan Vascuplax100 setiap hari-nya. Beliau terkena stroke memory sejak Peb 2008.Terimakasih

  36. Pak Bambang, says mau bertanya apakah pete bisa membantu untuk ginjal yang melemah karena Kreatinin sekarang ini sudah 1,17 ?? Sekarang ini obat yang dikonsumsi Pletaal 50mg, Rytmonorm, Digoxin 1/2 tablet dan Vascuprax 100 mg setiap hari..terimakasih

  37. Salut p Bambang dg terapi petenya, hr ini saya mulai coba,…krn saya memang penggemar pete…mudah2an cocok..Tadinya saya mau nanya tentang kulitnya.. ternyata ada di blognya..sukses pak…

  38. Yth Bpk Bambang,

    Dh
    Saya Agus Mulyono (62), dua hari lagi saya menyelesaikan terapi Pete & air Pete sebagaimana arahan Bpk

    12 Maret 2015, saya lakukan Medical Check Up. Terdeteksi tensi 140/ 90; asam urat 8,6; HB 13,1

    Sesudah terapi selesai, saya berencana lakukan MCU (Medical Check Up), tujuan mengetahui kondisi kesehatan dan pengaruh terapi Pete & air Pete

    Demikian mungkin sesudah MCU, dapat diketahui pengaruh terapi Pete & air Pete

    Terima kasih
    Salam,
    Agus Mulyono

  39. Pak Bambang yg baik,
    Saya 35 thn, mengidap asam urat yg baru terasa 3 bln yl, dan selama itu sy tersiksa tapi tdk mengonsumsi obat penurun asam urat kimia apapun. sy hanya mencoba berpantang makan– yg juga gagal krn sakitx msh awet. Nah, saat membaca artikel ini, jujur aja sy agak meragukan. Namun apa salahnya dicoba kebetulan sdg musim pete di skitar rmh sy. saat mencoba di mgg 1, rasanya tidk ada perubahan, kaki msh sakit dan badan masih berat. sempat pingin berhenti terapi, tp sy msh memaksakan menuntaskan durasi terapi ini. ternyata Alhamdulillah menjelang masa terapi berakhir, semua rasa sakit yg sy alami krn asam urat berangsur membaik, tidak sakit dan skrg udah hilang. just info, selama menjalani masa terapi ini, sy tidak berpantang makanan, jd mmg wajar klo sy masih mrsa sakit saat menjalani terapi krn bandel. Perubahan energi ke fisik jg terasa banget pak. sy yg tadinya lesu, telinga menjelang tidur siang or malam sering berdenging, dan mudah capek, skrg tidak lagi sejak 1 mgg menjalani terapi ini. Alhamdulillah terapi ini kini dijalankan oleh ayah -64th, dan saudara saya. ayah sypun asam urat akut, mengidap angina pectoris, dan hipertensi, sejak mengonsumsi pete walo tdk teratur alhamdulillah saat cek lab kemrin smua organ tubuh dan kadar asam urat, jantung, dalam kondisi normal, padahal sebelumnya seabreg obat2an ga pernah absen diresepin dokter. Untuk yg sudah mencoba dan baru mau nyoba, sy sarankan memang harus telaten menjalankan terapi ini dan sabar, insyAllah berhasil. Makasih banyak untuk share pengetahuannya ya Pak, smoga Allah SWT membalas kebaikan bapak. Amin

  40. Slmt siang maap pak saat ini sy mash minum obat flek paru slama 6 bln dan skrg br jalan 3 bln apa sy bsa terapi pete krna obat flek ga bisa d stop mksh

  41. penyakit sy prostat dan pinggang,air rebusan kulit pete sy minum 2x 1hr,sebaiknya brp lama sy mengkomsi air tersebut/terapi pete.
    terima kasih..mohon jawaban dr bp bambang…

  42. pak saya mau tanya kalo orang ada gangguan ginjal atau gagal ginjal apa boleh minum atau makan terapi pete

    1. Ass pak bambang saya novan umur 35 th.. saya mau konfirmasi saya penderita gagal ginjal yg sdh rutin cuci dara bagai mana arahan bapak bambang dgn trapi pete ini. Trimksh

      1. Untuk yang gagal ginjal, sudah cuci darah … harap berhati-hati, rebus pete dengan benar, lihat di RESEP TERAPI PETE v8, jangan sampai penderita gagal ginjal makan pete mentah … lebih baik merebus lebih lama semenit 2 menit dari ketentuan.

        Jalankan terapi full … makan buah pete rebus dan minum air pete. Dosis air pete usahakan minimal dulu, hanya 1/6 sampai 1/10 dari volume air pete yang dihasilkan … setelah seminggu, dan terasa ada perubahan, dosis air pete boleh 1/3 dari volume yang dihasilkan.

  43. Yth Pak Bambang,

    Apakah terapi utama itu, dengan memakan buah pete setelah direbus selama 2-3 menit tidak menambah kadar asam urat saya? Dan apakah yerapi utama dan terapi kulit pete itu otomatis mengobati lemah syahwat? Ataukah harus ada perlakuan/ prosedur tertentu?

    Mohon bimbingannya, terima kasih.

  44. Yth, pak Bambang
    Saya penderita hipertensi stage 2 usia 52 th, masih tetap minum obat dokter, kalau mau terapi bagusnya pakai rebusan 11 menit atau 20 menit, mohon arahannya terimakasih.

  45. As.wr.wb
    Saya. Aan
    Saya baru 1 hari mencoba, saya asam urat dan kolesterol. Saya rebus pete sesuai resep pak bambang. Kemuadian air bekas rebusan utama saya pakai utk merebus kulitnya selama 20 menit..terus saya minum.
    Yg saya tanyakan :
    1. Saya asam urat dan kolesterol, boleh nggak buah petenya sekalian dimakan
    2. Airnya kok berasa agak pahit ya, apa memang rasanya spt itu
    .trim…pencerahannya

  46. Saya sangat tertarik dengan artikel yang Bapak tulis, ada yang mau saya tanyakan, kebetulan saya penderita dibetes sudah cukup lama, bagaimana aturan atau takaran jika saya ingin mencoba resep tersebut . Terima kasih.

    1. Silahkan lihat di buku RESEP TERAPI PETE v8 … maaf sudah terlewatkan sekian lama

  47. Yth pak Bambang,
    Saya ingin menanyakan, apakah minum vit B kompleks setelah mengkonsumsi pete akan menggangu jalannya terapi?
    Karena sebelumnya saya mendapat info bahwa vit B kompleks dapat menghilangkan bau akibat mengkonsumsi pete.
    Sekian, terima kasih

    1. Tidak ada masalah …

      Bau pesing pada pagi hari setelah makan pete itu pertanda proses DETOX … bau itu akan berkurang, hari demi hari menjalankan terapi pete … setelah hari ke-4/-5 biasanya bau pesing itu tidak hadir lagi. Kecuali pada beberapa kasus, dimana peserta itu punya kompilasi penyakit dan telah makan/minum obat segenggam sehari … ada 4 orang baru pada hari ke-7/-8 bau pesing itu hilang, dan 1 orang baru pada hari ke-14/-15 bau itu hilang.

  48. Ass.wr.wb.

    dear pak Bambang, saya tertarik dengan terapi air rebusan pete ini dan saya akan segera mencobanya. saya ada pertanyaan, pete yang digunakan apakah harus menggunakan buah pete yang masih segar (warna hijau), ataukah jika pete sudah layu / mengering dan berwarna agak kecoklatan apakah masih bisa digunakan ?

    terima kasih.
    wassalam.

  49. Tulisannya sangat bermanfaat, bgmn dg pasien gagal jantung, adakah perlakuan khusus, mengingat jumlah cairan yang masuk tubuh harus dibatasi..

  50. Assalamualaikum..

    Ibu saya saat ini sedang menjalankan terapi buah pete yg direbus 3 mnt, dan terapi air kulit pete yg direbus 20mnt. Beliau sebelumnya pernah menderita struk, untuk tangan kiri dan kaki sebelah kiri kondisinya masih belum pulih, bisa digerakkan namun belum normal. Terapi sdh berjalan 1 mggu, namun yg dirasakan saat ini tubuhnya rasanya semakin berat untuk dibuat jalan. Ibu saya setiap hari konsumsi 2 buah lanjar pete, dan minum air rebusan kulit pete sebanyak 5 sendok 2x sehari siang dan malam.
    Yg saya tanyakan:

    1. Apakah terapi yg dilakukan sudah benar..?
    2. Kenapa ibu saya merasakan semakin berat saat berjalan ?

    Mohon pencerahannya, terimakasih.

    Wassalualaikum..

    1. Pertanyaan ibu Kasiani Ani sudah dijawab per email.

      Permasalahan bisa muncul karena memasak 6 lanjar sekaligus dengan waktu yang tidak sesuai, hasilnya pete itu masih cukup mentah. Untuk menjawab permasalahan yang muncul karena berbagai kemungkinan yang dilakukan peserta terapi, saya sudah siapkan buku (artikel, tulisan) PENYESUAIAN RESEP TERAPI PETE.

  51. Assalamualaikum pak Bambang sy menanyakan untuk suami saya umur 64th tgl 17/12/15 hsl gula darah puasa 131 negtv cholestetol 201 ,LDL 160,HDL 37 ,T 170/80 mulai mencoba minum terapi pete tgl 19/12/15,2 lenjer perhari dgn minum rebusan kulit 20 menit cek darah tgl 28/12/15 gula drh puasa 146 negt,cholesterol 225,LDL 114,HDL 44,5 ,Tensi 170/80 terapi msh dilanjutkan tgl 5/1/16 cek kembali gula puasa 243 post ,cholesterol 237,LDL 197,HDL 32,Tensi 170/80 mohon advis untuk selanjutnya apa salah dan sebaik nya pete yg bagus pete tua apa yg muda terima kasih

  52. maaf pak, kombinasi terapi pete dan rebusan air pete penjadwalannya gimana ya? mohon maklum msh pemula…

  53. Pak Bambang yang saya hormati,
    Mohon pejalasannya, ibu saya umur 61th penderita hipertensi dan akan menjalani terapi pete, apabila menjalani terapi pete apakah obat-obatan kimia seperti pengencer darah tetap diminum atau berhenti sama sekali. Terima kasih sebelumnya..

  54. Saya Rachmat

    Ass wrwb, Pak Bambang
    Saya baru mencoba menjalankan Therapy ini, adapun beberapa Hal yg ingin saya info Dan tanyakan adalah :

    – Saya penggemar pete sejak usia dini
    – Saking hobby buah Pete sering saya makan sag cemilan
    – Konsumsi dikurangi karena asam urat 7
    – Saya sudah tidak memiliki kantong empedu
    – Sejak dilakukan operasi saya sering mengalami gangguan pencernaan
    – Perut bagian Uluhati sering mengalami sakit perih
    – Jika duduk kelamaan dibawah tulang rusuk Kanan terasa sakit
    – Saya juga menderita unrated syaraf kejepit
    – Pinggang sering terasa sakit

    Dari keluhan saya diatas
    – Apakah therapi pete ini bisa membantu mengobati keluhan saya
    – Salahkah saya kalo minum air petenya sekaligus yaitu
    – Air Pete hasil Dari rebusan 3 mnt Dan air pete hasil rebusan 20 mnt
    – Siang Dan malam

    Saya baru lakukan Hal ini sejak 28 des 2015, mohon penjelasannya Pak
    Sekian & trimakasih

    Wassalam.

      1. selamat pagi pak, saya baru mau mencoba terapi pete;
        boleh ga masak petenya sekaligus utk sehari dua hari, untuk yg sering bepergian,

      2. Silahkan saja, untuk 2 hari, 4 hari atau lebih boleh saja.

        Yang penting disimpan di wadah bertutup agar tidak terkena dehidrasi, tetap segar tidak kering.
        Bila sampai di hotel, simpan di kulkas.

  55. Pak Bambang Yth.
    Saya seorang pria 44th, mengalami hipertensi (140/90) dan rutin minum obat. Sy tertarik untuk menjalankan terapi pete ini.
    Pertanyaan saya apakah selama menjalankan terapi, obat harus stop dulu?
    Untuk saya yang sering travel (karena pekerjaan) apakah pete & rebusannya bisa disiapkan sekaligus untuk 2-3 hari?
    Mohon pencerahannya Pak. Terimakasih banyak sebelumnya.

  56. Aslmkum pa Bambang, saya dan adik saya mencoba terapi pete(buah dn air kulit pete) sudah 6 hari, hari 1 dan ke 2 mulut, air seni dan puf tidak bau, hari ke tiga sampai sekarang(ke 6) air seni dan puf bau, dan badan pada sakit, kenapa ya Pa? Apakah kopi ada pengaruh? saya suka minum kopi

  57. Beberapa hari ini muncul JOKI BAYARAN yg mencoba mengganggu … entah siapa yg membayar JOKI ini dan untuk apa, sy tidak tahu. Sekali komentar orang ini di-approve, dia bisa terus mengganggu

    Maaf, mulai kemarin … semua komentar terpaksa sy REKAP menjadi satu … setiap pertanyaan atau keinginan konsultasi sy lakukan langsung melalui email ybs.

    Silahkan ajukan pertanyaan di page manapun … nanti akan sy jawab, baik langsung atau melalui komentar sy.

    Terima kasih kepada:
    * bapak Bahtiar Effendi dan ibu Rahmi Rabbani, usia 47 tahun sudah menjalankan terapi selama satu minggu, tanpa tuntunan resep, baru tgl 15/12 membaca blog ini. Sudah merasakan efeknya, keluhan hipertensi menurun, buang air jadi sangat lancar dibanding sebelum terapi. Namun, jadi sering buang angin dengan suara keras… tanggal 25 desember akan beribadah umroh … dst. Saya sudah menjawab pertanyaan bapak dan ibu langsung ke email.

    Yang sudah mendapatkan email sy, silahkan komunikasi langsung melalui email … sebaiknya gunakan yg Gmail, akan langsung muncul di HP, jadi sy bisa segera memberikan jawaban. Lebih cepat kan lebih baik.

  58. Assalamualaikum pak bambang
    Saya seorang wanita usia 40th punya kolesterol tinggi terakhir 286. Begitu jg dg suami sy usia 40th jg ada peningkatan kolesterol dan gejala eritema nodusum kelaina pada imun. Sy dan suami ingin sekali terapi air pete ini. Tapi sy bingung mau memulai. Sy dan suami seorang karyawan di sebuah instansi, hari kerja 7 hari berangkat pagi dan pulang sore. Sy ingin membuat air pete yg bisa sy minum berkali2 tanpa hrs sekali rebus sekali minum. Bagaimana caranya agar sy bs mendapatkan air pete yg agak banyak ya pak? Trima kasih

    1. Ibu Jeje … coba saja memasak sekaligus beberapa lanjar kulit pete … misal 5 lanjar dengan air 1 liter … masak air itu sampai mendidih, lalu masukkan kulit pete yg telah digunting tipis-tipis … rebuslah sampai 20 menit … hasilnya bisa untuk seminggu berdua … dosis sekitar 40 ml, diminum setelah makan cukup … dmasukkan ke botol beling dan ditaruh di kulkas.

      Demikian saja …

  59. Saya sangat tertarik dan ingin mencoba, cuman ganjalannya susah mengunyah, bagaimana kalau dari hasil rebusan buah pete selama 3 menit itu kemudian saya bikin juice (juice pete), apakah hasil dan manfaatnya masih sama, mohon replaynya, terima kasih..

    1. Selamat siang pak H. Abd Latief Dg Malela …

      Boleh pak, setelah direbus seperti di resep itu, buah pete bisa di-juice … memang sedikit berkurang manfaatnya, karena bentuknya sudah agak cair … saat masuk ke pencernaan, pete tidak akan berlama lama di dalam pencernaan tetapi langsung mengalir ke usus halus dan diserap … proses pembersihan sistem pencernaan akan sedikit terpengaruh, tidak persis sama seperti saat makan utuh … kemampuan pete hanya sedikit menurun …

  60. Assalamualaikum pak Bambang, maaf sy mau tanya lagi, antara makan buah pete dengan minum rebusan kulit pete apakah harus ada jedda waktunya atau secara bersamaan ya. Pengalaman sy hr ini ketika makan siang (pkl.13.00) sy pakai pete 1 lenjer, selang 15 mnt kemudian sy minum rebusan kulit pete sebanyak 5 sendok. Pada pkl. 15.00 sy check gula darah sy 255, tadi pkl 18.20 sy minum lagi air rebusan sebanyak 5 sendok, selang 30 menit kemudian badan sy jadi lemes, berjalanpun serasa ngambang. Sy check kadar gula sy turun jadi 124, mhn nasihatnya mengenai pengaturan cara pakai terapi petenya.

    Salam,

    Zackie Putra

  61. Selamat pagi pak bambang,, saya sudah melaksanakan terapi pete selama 4hari, 1hari 1 lanjar. Saya masih belum bisa melaksanakan terapi air pete, Karena ketika direbus air pete jadi agak hitam, dan ada gumpalan hitam ketika air selesai direbus, pertanyaan saya, apakah air rebusanyang berwarna hitam da ada gumpalan hitam kecil bisa diminum dan khasiatnya tidak berubah?

    1. Selamat pagi pak Jimmy Pranata …

      Kulit pete yg bagus direbus dengan air yg baik akan menghasilkan air yg bening agak coklat (coklat bening) … kalau kulit pete itu sudah ke-HITAM-an airnya akan kehitaman, kalau airnya mengandung zat zat kimia (bahan pembersih air) airnya akan berwarna merah, merah susu dll.

      Jadi, kalau kulit pete itu masih hijau mulus dengan air yg baik hasilnya akan bagus …

      Cobalah gunakan air yg lain, barangkali ada perubahan warna

      Sebaiknya jangan diminum, gumpalan itu zat ‘aneh’ yg diikat air pete … kalau mau coba diminum, saring dengan saringan halus …

      Semoga sehat

  62. Aslmkum Pak Bambang, ini sy mau tanya lagi…
    – Begini Pak sy pertama beli pete itu dapat pete yg polongnya besar rasanya getir/tidak enak, trs yg kedua itu polongnya lbh kecil tp rasanya manis/ enak, itu yg lbh bagus/berkhasiat yg mana ya Pak?
    -Yg kedua klu kita simpan pete itu kan kulitnya jd menghitam, apa itu msh bisa digunakan ?trimakasih…

    1. Walaikumsalam ibu Dwi P.
      Kedua pete itu sama saja, tinggal pilihan pribadi mau yg besar atau yg agak kecil itu.

      Kulit pete akan segera menghitam bila ditaruh begitu saja, terjadi dehidrasi, dalam 3 hari kulit mulai berbintik hitam dan akhirnya hitam gelap. Buah pete-nya masih bisa digunakan, tetapi air rebusan kulit itu akan terasa sangat pahit … jangan deh, nggak enak

      Cara menyimpan pete: bungkuslah dengan plastik bening, bungkuslah 2 kali (2 lapisan plastik) kemudian taru di bagian sayur di kulkas. Pete bisa bertahan sampai 3 minggu dengan cara itu.

      Salam saya

  63. Assalamu`alaikum pak Bambang, saya coba terapi pete dan air rebusan kulit pete yg 20 mnt sesuai arahan bapak sdh 7 hr ini, pertanyaan saya :
    1. Apakah terapi air rebusan tadi juga minimal
    hrs 2 minggu ?
    2. Krn tgl 12 s/d 14 ini saya ada acara diluar
    kota apa boleh selama itu terapi saya stop
    dulu baru saya lanjutkan sesudah saya
    kembali ?
    Trm ksh atas perhatian bapak, wassalamu’alaikum, Widjas

    1. Walaikumsalam pak Djauhari Widjas

      Terapi pete ini bisa dijalankan sesuai keadaan, memang paling bagus kalau dilakukan 2 minggu berturut … tetapi kalau berhalangan, tidak masalah … selesai perjalanan lanjutkan lagi.

      Soal lama terapi, 2 minggu itu hanya anjuran minimal, selanjutnya terserah kepada si peserta, bisa berhenti dulu atau dilakukan penurunan dosis dan frekwensi … itu akan dirasakan sendiri oleh peserta … biasanya timbul kesadaran diri terhadap rasa kesehatan di tubuh … bahkan yg terobsesi juga tidak sedikit … malah begitu getol berlanjut terus …

      Begitulah adanya …

  64. Pak Bambang, welcome to Semarang dan enjoy your short travelling..(11.12.15)
    Dari short speaking kita pagi ini dan saya baru saja baca blog bapak ini,
    Kesan saya Fantastic dan semoga wajah saya bisa berseri seri seperti pak Bambang berkat khasiat Pete Made In Indonesia Asli ini, semakin bangga saya sebagai an Indonesian..
    Semoga sharing pengetahuan bapak ini bermanfaat bagi sesama dan ladang ibadah bagi bapak sekeluarga.. termasuk amal jariyah.
    Sukses selalu pak Bambang
    Azhari/Agung & Team…

    1. Terima kasih pak Azhari / pak Agung & Team …

      Rencana mau jalan jalan ke Kendal kemudian ke Tegal tidak bisa dilaksanakan, karena anak nomor 2 ada tugas penelitian dan dia minta bantuan saya, sy cuma beberapa jam di Kendal dan malam langsung pulang naik bis ke Jakarta. Sudah istirahat dan sekarang mulai menjawab beberapa pertanyaan di blog dan di email, soal terapi pete.

      Yah, begitulah adanya … usaha saya untuk orang banyak, sedikit SYIAR CKS (Cinta Kasih Sayang) alias WELAS ASIH yg meluntur selama ini.

      Terima kasih untuk doanya … amin

      Salam saya,
      Bambang Subaktyo

  65. Assalamu`alaikum pak Bambang, saya mencoba terapi buah pete sekaligus dgn rebusan kulitnya yg 20 mnt sesuai arahan bapak sampai dgn hr ini sdh 7 hr, rencana tgl 12 ini saya keluar kota selama 4 hr, bisakah selama diluar kota tsb terapi saya hentikan dulu lalu saya lanjutkan setelah kembali dari luar kota, kemudian apakah terapi air rebusan 20 mnt itu juga hrs dilakukan selama 2 minggu ?, demikian trm ksh pak, wass

  66. Assalamu’alaikum pak Bambang,
    Terima kasih atas penjelasannya, mengingat terlalu riskan utk membawa botol beling ke sana (khawatir pecah, krn tas trolli di banting2 saat turun dari pesawat), maka utk sementara terapi pete saja yg akan sy jalani selama saya umroh, sy rasa tdk apa2 ya pak. Oh iya pak kalau utk penyakit vertigo bisa tdk ya terapi ini.

    Terima kasih atas nasihat bpk.

    Salam
    Zackie Putra

    1. Walaikumsalam pak Zackie Putra …

      Sementara cuma terapi buah pete … itu oke oke saja.

      Vertigo sebenarnya bagian dari penyumbatan pembuluh darah kapiler di kepala yg kebetulan mengarah ke bagian itu, yg menyebabkan vertigo.

      Jalankan terapi buah dan terapi air pete … akan menghilangkan sumbatan itu …

      Demikianlah …

      1. Assalamualaikum pak Bambang, maaf sy mau tanya lagi, antara makan buah pete dengan minum rebusan kulit pete apakah harus ada jedda waktunya atau secara bersamaan ya. Pengalaman sy hr ini ketika makan siang (pkl.13.00) sy pakai pete 1 lenjer, selang 15 mnt kemudian sy minum rebusan kulit pete sebanyak 5 sendok. Pada pkl. 15.00 sy check gula darah sy 255, tadi pkl 18.20 sy minum lagi air rebusan sebanyak 5 sendok, selang 30 menit kemudian badan sy jadi lemes, berjalanpun serasa ngambang. Sy check kadar gula sy turun jadi 124, mhn nasihatnya mengenai pengaturan cara pakai terapi petenya.

        Salam,

        Zackie Putra

  67. Dear Pak Bambang

    Assalamu alaikum Wr.Wb

    Saya mau tanya apakah terapi ini aman bagi yang pernah kena Batu ginjal

    1. Walaikumsalam w.w. pak Tatang …

      Terapi ini aman, terapi ini membantu unjuk kerja ginjal, ikut membantu membersihkan darah, membersihkan pembuluh darah, membersihkan pencernaan dst … pete punya kemampuan ‘CELL REGENERATIVE’ yaitu proses mempercepat munculnya (regenerative) cel-cel baru untuk menggantikan cel-cel lama yg rusak/mati … jadi akan meregenerative organ organ tubuh …

      Demikianlah …

  68. Assalamu’alaikum pak Bambang,
    Terima kasih atas penjelasannya.
    Hari ini sy sdh mencoba terapi petenya 1 lenjer saat makan siang, kemudian kulit petenya saya rebus lagi menggunakan air yg baru sebanyak 200 cc dan saya rebus selama 20 menit. Air rebusan kulit pete tsb sdh sy minum sekaligus sore harinya. Apakah ini menyalahi aturan pak? Lalu kalau sy sekaligus melaksanakan terapi utama dan terapi rebusan kulit pete apakah boleh, dan lebih efektif mana jika dibandingkan dengan yg telah bpk sarankan diatas. Sekali lg sy ucapkan jazakallah, semoga Allah mencurahkan rahmatNya dan pahala yg berlimpah atas upaya bpk menemukan obat yg bagus, Aamiin.

    Salam,

    Zackie Putra

    1. Walaikumsalam pak Zackie Putra … air pete jangan diminum sekaligus, maximal 1/3 dari volume yg dihasilkan … terlalu banyak minum air pete bisa membuat jantung berdebar keras, keringat dingin dan lemas … batasi 1/3 volume saja per sekali minum … kalau masih ingin minum air pete, beri jeda 3 jam … minum 1/3 lagi.

      Kalau menjalankan terapi buah dan terapi kulit pete … malah bagus, pembersihan secara menyeluruh dan tuntas …

      Demikian saja, dan terima kasih atas doa-nya … amin.

      1. Assalamu’alaikum Pak Bambang, terima kasih atas penjelasannya dan Alhamdulillah sy sdh merasakan agak enteng di tangan kiri saya.

        Oh iya pak, sy rencana akan berangkat umroh hari senin besok 14 des selama 9 hari. Bisakah rebusan pete saya buat di sini utk sy bawa ke tanah suci utk stock selama 9 hari tsb, juga air rebusan kulit pete sy buat disini utk konsumsi 9 hari, dimana air rebusan tsb sy kemas dlm botol plastik, jadi disana nanti sy tinggal makan pete rebusnya juga minum air petenya tanpa hrs sy buat di sana, krn susah mendapatkan kompor utk memasak.

        Sekali lagi sy ucapkan terima kasih atas penjelasan bpk, dan mhn maaf kalau sy sdh banyak merepotkan bpk.

        Salam,
        Zackie Putra

      2. Walaikumsalam pak Zackie Putra … buah pete rebus bisa dibawa kesana … itu tidak masalah … tetapi air pete jangan dibawa menggunakan botol plastik, air pete akan segera hitam … gunakan botol beling dengan tutup sumbat dari karet alam, jangan ada unsur plastiknya .

        Jadi bapak perlu mencari botol beling dengan tutup sumbat dari karet atau gabus alami dulu … itu saja.

        Demikianlah … semoga sehat ..

  69. Pak Bambang yth.
    Sy penderita DM dengan kadar gula skrg antara 150 – 250, dimana komplikasi yg sy derita sejak 10 bulan yll adalah tangan dan kaki kiri sy terasa kebas/baal, dan sdh 1 minggu ini tgn kanan sy juga terasa kebas, disamping itu siotong jg sama sekali tdk bangun. Apakah terapi pete ini bisa memulihkan kondisi sy spt semula, dan brp lama terapi ini hrs sy laksanakan. Saat terapi pete ini apakah obat2an kimia utk menstabilkan gula darah yg biasa sy konsumsi tetap hrs sy minum atau hrs sy hentikan.
    Mohon penjelasannya, atas penjelasan bpk sebelumnya sy ucapkan terima kasih.

    Salam,

    Zackie Putra

    1. Pak Zackie Putra … kondisi itu jelas karena DM

      Cobalah dengan air pete lebih dulu, rasakan prosesnya … rebus kulit pete selama 20 menit (sesuai resep), minumlah 5 SDM setelah cukup makan … rasakan reaksi air pete itu baik di tangan di kaki dan si otong (yg ini coba dirasakan pada waktu bangun pagi esok hari).

      Kalau sudah merasakan adanya perubahan … jalankan terapi buah pete dan terapi air pete … pasti akan bersemangat. Soal obat kimia, perlahan dikurangi.

      Jalankan terapi untuk 2 minggu sampai 1 bulan, setelah itu tentukan sendiri, mau dikurangi atau terus lanjut sampai 3 bulan … badan bapak sendiri yg akan menentukan hal ini.

      Demikian saja … semoga sehat

  70. Pak saya sdh menjalankan terapi pete yg rebusan 3 menit 1 lanjar 2 x sehari dan rebusan kulit pete 20 menit @ 5 sdm 2 x sehari, sdh tiga hari. Yg saya rasakan Alhamdulillah badan terasa enteng/ tidak mudah lelah,tapi kok pusing2 ya Pak apakah dosisnya perlu dikurangi?
    Mohon arahannya.Trimakasih…

    1. Ibu Dwi P … kurangi dosis air pete-nya, cukup sekali minum 5 SDM sehari … air pete itu terlalu kuat … atau hanya 3 SDM saja. Sementara makan buah pete itu tidak akan menyebabkan pusing, buah pete malah memberikan tenaga (energi, kalori), 100 gram buah pete = 1 kg apel … maka kita tidak cepat kehabisan tenaga.

      Jalankan selama 2 minggu, setelah itu turunkan dosisnya, atau dijarangkan terapi-nya.

      Oke itu saja bu … semoga sehat …

      1. Trimakasih banyak Pak Bambang atas petunjukknya, Jazakumullah khoiron katsiro Aamiin…

  71. Saya senang dan ingin mencoba, hari tgl.6/12 sy mencoba therapy buah dan jg kulit rebusan.
    Pak Bambang yg ingin sy tanyakan waktu rebusan 2menit buah pete apakah kulit ari+kulitnya bisa direbus 20menit sy telah lakukan itu dan minum 5sendok tapi dlm rebusan itu ada endapan apa tdk masalah diminum?

    1. Terima kasih Ong Kung Hong …

      Air 200 ml dimasak sampai mendidih … setelah air mendidih, masukkan pete (buah masih dengan kulitnya) kedalam air mendidih, rebuslah 2-3 menit … kemudian kulit (luar) digunting tipis tipis dan direbus dengan air tadi selama 20 menit. Air pete boleh diminum 5 sendok (maximal 1/3 dari volume yg dihasilkan) … kalau ada endapan, tidak masalah diminum.

      Selamat menjalankan terapi … semoga sehat adanya

  72. Saya senang dan ingin mencoba, hari tgl.6/12 sy mencoba therapy buah dan jg kulit rebusan

  73. Pak.Bambang yang terhormat, saya penderita dm sudah hampir 3 tahun paling tinggi mencapai 450 . tetapi saya tdk rutin makan obat krn trauma ibu meninggal krn minum obat dm yang luar biasa banyaknya hingga terjadilah gagal ginjal. Saya juga bukan penikmat pete bahkan saya tidak suka sama sekali., kalau saya hanya terapi kulit pete apakah itu cukup efektif untuk penyakit saya. Brrapa lama saya hrs melakukan terapi kulit pete tersebut. Terimakasih

    1. YTH ibu Rini Erwindarti,

      Silahkan bu, jalankan terapi air kulit pete dulu deh … lihat hasilnya, rasakan perubahan yg ada.

      BIASANYA … itu hasil pantauan sy selama ini, setelah merasakan adanya perubahan, peserta ingin lebih tuntas lagi, dan akhirnya tidak takut makan buah pete rebus. Kalau merasa aneh, tidak suka kekenyalan pete … rebus saja pete berikut kulit (sesuai resep), kemudian buah pete itu di-JUS, tambahkan air, tambahkan madu … tinggal diminum glek glek … itu salah satu opsi yg boleh dicoba.

      Soal lamanya terapi, paling tidak 2 minggu berturut, bisa sampai 1 bulan, setelah itu tergantung peserta itu sendiri … yg terobsesi malah jadi ketagihan. Terapi 3 bulan, tidak perlu tiap hari, dgn jeda jeda … hasilnya lumayan.

      Demikianlah

      Salam saya,
      Bambang Subaktyo

  74. Askum, pak Bambang

    Tg 17 Nov saya cek gula darah puasa ternyata 146 ml. Kmdn 2 jam cek lagi 391 ml (gds). Jadi sejak saat itu saya mulai menerima “buku rapor dokter” sbg pasien yg harus kontrol rytin dan berobat rutin. Sebenarnya gak kaget krn saya tmsk potensi terkena DM mengingat ibu saya dulu (mendiang) penderita DM.
    Singkate saya skg lagi terapi obat. Nha saya juga mengkonsumsi rutin semut jepang, bareng dg terapi obat (kimia) gula.
    Saya skg hati2 kalau makan dan minum. Gak spt dulu lg. Yg manis2 saya kurangi, karbohidrat jg.
    Tapi, saya bbrp kali sering “ndredek”/ “ngeleh” e. Apa krna berubahnya pola makan/minum dan terapi obat & semut tadi atau gmn?
    Seminggu setelah saya terapi obat (minum obat teratur dr dokter), saya dcek gds. Cuma 91 ml. Wouw….penurunannya luar biasa. Sampe2 istri saya menyuruh untuk mengurangi dulu konsumsi obatnya.
    Saya sebelumnya cenderung bertensi rendah (dulu paling tinggi 105 sementara rendahnya pernah 60. Tetapi bbrp thn terakhir tensi saya tingginya 120 dan rendahnya 80an. Jadi normal kah?

    Na, ketika ada artikel Pete ini, saya tertarik.
    Mohon komentar cerita saya, tanggapan/ saran, termasuk jika saya terapi pete, bagaimana? Caranya? Thanks

    Salam,
    Ayah Rafsa

    1. Terima kasih ayah Rafsa …

      Silahkan menjalankan terapi pete lengkap: terapi buah pete dan terapi air pete. Buah pete akan membersihkan badan dimulai dari pencernaan dimana TPD (toxin poison dan dirt) itu menumpuk selama ini, kemudian membersihkan darah, pembuluh darah dst … pete punya kemampuan ‘CELL REGENERATIVE’, dengan kemampuan ini, semua organ tubuh akan di regenerative, disehatkan kembali … air pete akan langsung masuk ke darah … membantu membersihkan darah, pembuluh darah dan masuk ke berbagai organ yg dilewati darah dst dst.

      Rutin menjalankan terapi pete akan mengembalikan fungsi berbagai organ … jadi bukan sekedar kontrol gula darah, bukan sekedar kontrol tekanan darah, tetapi membersihkan dan meregenerative …

      Caranya? Download atau baca saja RESEP TERAPI ini langsung dari page ini. Sudah diterangkan semuanya disitu.

      Jangan merebus kulit pete dibawah 15 menit, karena bapak punya tensi cenderung normal ke rendah … rebuslah kulit pete selama 20 menit, ini yg aman buat bapak.

      Itu saja, semoga sehat …

      Salam saya,
      Bambang Subaktyo

  75. Bagaimana klo saya suka dg pete mentah dimasak sbg campuran telur dadar ditambah daun bawang dan cabai utk sarapan pagi.. apakah bermanfaat? Biasanya di hari ke 4 kadang bau pesing sdh tdk keras tercium.

    1. Kalau masih dimasak, masih cukup aman … masih bermanfaat kok.
      Kulitnya jangan dibuang, direbus dengan air 200 ml selama 18 menit, dibagi 3 untuk 3 kali minum, tidak perlu diminum habis dalam sehari cukup sekali sehari, sisanya bisa disimpan di kulkas (di gelas beling ya), atau diberikan kepada orang lain.

      Saya turunkan kekuatan pete berdasarkan RESEP TERAPI PETE: pete direbus bersama kulitnya didalam air mendidih selama 2-3 menit, Berdasarkan pengamatan saya, waktu 3 menit adalah paling optimal. Kalau waktunya pendek, pete itu masih mentah, kekuatannya masih cukup besar, kalau terlalu lama, pete itu ‘lodoh’, kekuatannya jauh berkurang.

      Sementara saat pete digoreng, dibakar, dimasak bersama bahan lainnya, memang proses itu bisa menurunkan kekuatan pete, tetapi berapa batasan waktu, temperatur dan penurunan kekuatan yang optimal tidak dapat diketahui, tidak dapat dipastikan sama. Asalkan dimasak cukup lama, penurunan kekuatan itu masih terjadi, masih cukup aman dibanding dengan makan pete mentah.

      Saya melakukan penelitian/pengamatan berdasarkan ‘rasa’, perasaan saat mengkonsumsi pete pada beberapa kondisi: mentah, 2-3 menit direbus, 10 menit, dan lebih dari 10 menit. Pada kondisi direbus 2-3 menit itulah yang terbaik.

      Saya tidak punya peralatan dan kesempatan untuk melakukan penelitian kenapa pete yang direbus 2-3 menit itulah yang terbaik dibanding mentah, atau 10 menit, atau lebih. Seharusnya hal ini dilakukan didalam laboratorium penelitian yang canggih. Sayangnya, belum ada lembaga penelitian yang bersedia melakukan hal ini.

      1. P.Bambang saya mo konsul, istri saya penderita gagal ginjal diagnosa dokter ginjalnya menyusut jd setengah dr normal…apa bisa diterapi dgn terapi pete dan bgmn caranya dan brp dosis yg aman di konsumsi…..terima kasih….

      2. pak Bambang yg terhormat,
        Saya tertarik utk mencoba terapi ini, yg ingin saya tanyakan apakah utk hipertensi boleh menggunakan yg 20 menit utk lebih amannya?
        Semoga pak Bambang semakin sukses

        Dari Dadang di pekanbaru

Leave a Reply to hermanCancel reply