Buku Terapi Pete versi 7

Buku Terapi Pete versi 7

Untuk memenuhi janji saya, hari ini saya taruh buku “Terapi Pete versi 7” di Google Drive dan link ke file ebook itu saya taruh disini.

Buat teman teman, saudara saudara yang punya koneksi internet cepat boleh langsung mengunduh buku versi lengkap (TerapiPeteV7.pdf, 244 halaman), buat yang hanya punya koneksi internet lamban atau tidak cukup aman (putus putus), bisa mengunduh per bagian: TerapiPeteV7-A.pdf s/d TerapiPeteV7-J.pdf

Ebook lengkap, 6,7 MB 244 hal.:TerapiPeteV7.pdf

Dengan demikian selesailah pembahasan buah pete (terapi pete).

Bilamana ada pertanyaan mengenai terapi pete, silahkan ajukan, saya akan usahakan untuk menjawabnya.

Jakarta, 21 April 2015

Sudah ada buku resep yang lebih aktual

Ini yang terbaru, 2017: RESEP TERAPI PETE v8 [PDF]

Silahkan lihat video Terapi Pete:
Video 1) PRESENTASI TERAPI PETE
Video 2) DETOX-TPD-PESING

BERGANTI TOPIK

BERGANTI TOPIK

Berawal dari rasa penasaran akan herbal yang mudah diperoleh di kota besar (saya lahir & hidup di kota besar), saya membatasi diri ke penggunaan herbal asli yang mudah dan jelas bisa ditemukan di kota besar. Saya mencoba makan pete rebus di tahun 1995 berdasarkan sebuah artikel pendek dari profesor Hembing yang menyatakan “Pete bagus untuk mencuci darah”.

Dari sebuah artikel pendek tanpa keterangan apa, berapa ataupun bagaimana menggunakan pete untuk cuci darah itu, dan dengan rasa penasaran yang cukup besar akhirnya saya masuk ke penelitian pete selama 15 tahun, dari tahun 1995 s/d tahun 2010. Uji coba makan buah pete rebus dan minum air rebusan kulit pete dimulai dengan diri sendiri sebagai kelinci percobaan kemudian berlanjut dengan sejumlah peserta dari lingkungan terbatas. Keberhasilan terapi pete dalam menyembuhkan beberapa penyakit terlihat nyata, hal ini memberikan dorongan bagi saya untuk menyebarkan terapi ini kepada masyarakat luas, kepada setiap orang dimanapun juga, itulah masa sosialisasi terapi pete sekaligus uji coba kepada peserta dalam jumlah yang lebih besar dengan jenis penyakit yang lebih banyak lagi.

Sosialisasi terapi pete berjalan sejak 2010/2011 s/d Oktober 2014, sekitar 4-5 tahun saya memperkenalkan terapi pete, saya tawarkan kepada kalangan luas, saya buatkan presentasi, saya siapkan buku resep dan buku tentang terapi pete. Selama masa sosialisasi itu, saya telah menulis 9 buku, dari versi 1 s/d versi 7 bahasa Indonesia dan 2 buah buku dalam bahasa Inggris.

Buku pete itu hampir semuanya tersedia di blog WordPress dan di Facebook page Pete Therapy 4 Love (PT4L), bebas didownload, boleh dicetak, boleh diberikan kepada orang lain dalam bentuk hardcopy (print out) maupun filenya. Dan bila seseorang punya link-nya, dia bisa langsung mengambil buku buku itu dari Google Drive.

Tinggal satu hutang saya kepada masyarakat yaitu buku “Terapi Pete versi 7”. Buku ini sudah lama selesai ditulis, tetapi belum saya taruh di Google Drive, karena buku itu sejak awal Maret 2015 berada dalam penilaian editor suatu penerbit buku di Yogyakarta. Ada kemungkinan buku ini akan saya taruh di Google Drive dalam beberapa hari ini.

Setelah 20 tahun (1995 – 2015) bermain dengan buah pete (Terapi Pete), saya ingin menyelesaikannya sampai tuntas, sudah saatnya saya berpindah jalur. Misteri buah pete sudah saya ungkap, sudah cukup jelas bahwa buah pete bisa memberikan bantuan bagi banyak orang, saya tidak perlu ber-cuap-cuap lagi untuk meyakinkan orang soal terapi ini, sudah banyak pembuktian soal kemampuan buah pete. Jadi, cukuplah pembahasan masalah pete untuk kesehatan, untuk bisa hidup sehat dan mendapatkan kebahagiaan didalam urusan 4X4, bisa diperoleh melalui buah pete (terapi pete).

Jadi lebih baik buku versi 7 ini saya lepas di internet sesegera mungkin, seperti buku-buku yang lainnya, setiap orang bebas mengunduh buku ini tanpa biaya, karena memang sedari awal saya tidak berniat mencari keuntungan dari masalah ketidak-sehatan orang banyak, saya ingin membantu sebanyak mungkin, sejauh mungkin, secepat mungkin, sebagai usaha ber-AMAL saya sebagai seorang manusia membantu orang lain dengan KASIH dan SAYANG. Seperti tertulis di bagian awal buku-buku itu, inilah CKS + IP, Cinta Kasih Sayang + Ilmu Pengetahuan, inilah sumbangan saya.

Hidup sehat bisa dijaga dengan terapi pete, berbagai penyakit bisa dibantu sembuhkan dengan terapi pete, untuk kebahagiaan rumah tangga juga bisa dibantu dengan terapi pete. Tersisa satu hal yaitu mendapatkan kesejahteraan dari buah pete, yang bisa diperoleh melalui budidaya buah pete, melalui perdagangan buah pete secara internasional. Untuk mencapai hal ini diperlukan kerjasama diantara banyak pihak, para petani, lembaga lembaga negara terkait perdagangan, lembaga terkait pertanian (budidaya), lembaga promosi, dlsb. Sosialisasi buah pete dan terapi pete kepada warga masyarakat secara nasional dan ke mancanegara perlu lebih digalakkan lagi, pembentukan demand dan supply pete secara nasional maupun internasional perlu dibentuk melalui promosi dan pemberitaan lewat berbagai media.

KESEHATAN BADAN (FISIK) & KESEHATAN JIWA

Pembahasan kesehatan badan (fisik) sudah cukup panjang, sudah cukup jelas, tidak perlu mahal, bisa dilakukan dengan mudah, dengan biaya yang relatif rendah, bisa dijalankan dengan peralatan yang sederhana, dan bahan bakunya (buah pete) tersedia di seluruh Indonesia. Saya kira saya bisa berhenti membahas masalah kesehatan badan (fisik), dan berpindah ke topik yang lebih penting yaitu membahas kesehatan pikiran, kesehatan jiwa, kesehatan mental dan moral.

Selanjutnya saya akan berpindah ke ‘Revolusi Mental’ yang pernah digaungkan oleh calon presiden ke 7 Indonesia dalam masa kampanyenya di tahun 2014, dan setelah pasangan itu berhasil naik ke tampuk pimpinan tertinggi negeri ini, maka inilah masanya pembahasan kesehatan jiwa, pikiran, mental dan moral, masa perubahan status kesehatan jiwa, pikiran, mental dan moral, dan perubahan ini harus dilakukan dengan cepat itulah Revolusi Mental. Saya akan membahas ‘Menuju Revolusi Mental’.

Sebetulnya di kwartal 3 tahun 2014 sampai Januari 2015 saya sudah menyiapkan 4 buah buku ‘Menuju Revolusi Mental’:

  1. Yang Di Depan Menjadi Panutan, 173 halaman,
  2. Pendidikan Mental – Moral, 214 halaman,
  3. Mens Sana In Corpore Sano, 174 halaman,
  4. Hukum Kasih Sayang, 92 halaman.

Satu demi satu artikel yang ada di buku-buku itu secara ber-urut-an akan saya pasang di blog WordPress kemudian di-taut-kan ke Facebook page ‘Menuju Revolusi Mental’ (MRM), setelah artikel suatu buku terpasang cukup lengkap kemudian bukunya akan saya taruh di Google Drive dan link-nya saya pasang di blog dan di MRM, mereka yang berminat bisa mendownload buku itu.

AKHIR PEMBAHASAN TERAPI PETE

Sesuai judul tulisan ini: “Berganti Topik”, selesailah pembahasan buah pete (Terapi Pete), saya sudah memberikan ‘CKS + IP’ kepada orang banyak dalam bentuk terapi pete, selanjutnya terserah kepada masyarakat, diterima atau tidaknya terapi ini merupakan pilihan orang per orang, saya sangat bersukur bila ada yang menjalankan terapi ini, juga tidak jadi masalah buat saya kalau ada yang tidak peduli akan terapi pete ini.

Buku-buku terapi pete telah saya kirimkan kepada beberapa lembaga akademis nasional, juga saya kirimkan kepada 3 professor dalam 3 bidang keilmuan, kepada beberapa media mancanegara, kepada beberapa penerbit, terima kasih banyak bila ada yang bersedia melanjutkan penelitian terapi pete ini atau ada yang mau menerbitkannya, kalau tidak ada yang bersedia juga tidak masalah buat saya, saya sudah mendahulukan lembaga/akademisi/media/penerbit dalam negeri, jangan salahkan saya kalau sampai terjadi ada peneliti mancanegara yang melanjutkan penelitian terapi pete ini lebih jauh lagi dan apalagi kalau buku serupa terbit di luar negeri.

Facebook page ‘Pete Therapy 4 Love’ (PT4L) tetap ada, terus berlanjut, akan saya isi dengan informasi terbaru seputar pelaksanaan terapi pete, mungkin ada testimoni dari para peserta, atau ada hal hal yang perlu diperhatikan para peserta terapi, atau informasi tentang herbal yang lain. Atau bila ada pertanyaan seputar terapi pete dan jawaban untuk itu akan saya tampilkan di PT4L

Saya akan berganti topik ke

MENUJU REVOLUSI MENTAL

Dalam beberapa hari ke depan, Facebook page ‘Menuju Revolusi Mental’ akan direlease setelah beberapa artikel terkait MRM terpasang di blog. Artikel demi artikel dari buku-buku MRM akan saya upload ke blog.

Jakarta, 20 April 2015

Prestasi Jumlah Kunjungan

Prestasi Jumlah Kunjungan

Pada 30 Desember 2014, The WordPress.com membuatkan sebuah Annual Report (Laporan Tahunan), untuk blog ini. Dalam laporan itu ditampilkan: 9000 kunjungan ke blog ini dari 31 negara.

Sampai hari Minggu, 15 Februari 2015, hari Valentine, saya baca summary kunjungan pembaca berdasarkan artikel (post ataupun page) yang saya tulis:

1) 6345 Manfaat buah Pete (Parkia speciosa)

2) 3782 3 MONYET BIJAKSANA, TEORI KEBIJAKSANAAN ATAU TEORI KEMONYETAN

3) 975 Home page / Archives

4) 961 PETE, PETAI (Parkia speciosa) untuk kesehatan

5) 537 MENGHENTIKAN KORUPSI

6) 346 BUKU CETAK PELAJARAN SEKOLAH

7) 339 OBAMA – SBY: SEBUAH PERBANDINGAN ATAU ANEKDOT?

8) 330 KEREZIMAN KOMUNIS: PEMERINTAHAN GAYA KOMUNIS

9) 244 BRAINSTORMING: TOPIK-TOPIK

10) 223 Sumber Daya Alam Indonesia

11) 209 PHITECANTROPUS ERECTUS MOTORITUS

12) 185 KTBK: KEHIDUPAN TIDAK BEBAS KORUPSI

13) 161 ISLAM: KARTUN PENGHINAAN: MULTILEVEL PENGHINAAN

Kunjungan berdasarkan negara selama 1 tahun sampai 16 Februari 2015:
6946 Indonesia
923 United States
110 Malaysia
80 Singapore
17 Australia
14 Israel
12 Germany
11 Saudi Arabia
10 Taiwan
9 China, Republic of Korea
6 Timor-Leste, Hong Kong
5 Netherlands
4 Japan, Ukraine
3 Canada, United Kingdom, Norway
2 United Arab Emirates, Switzerland, Brunei Darussalam, Kenya
1 Thailand, Algeria, Russian Federation, Philippines, Papua New Guinea, Chad, South Africa, France

Jakarta, 16 Februari 2015

347.000.000 people in the world got DIABETES MELLITUS

Diabetes Mellitus (DM) in 2030 will be the No. 7 disease that cause death.

Number of patients would be 2-fold in 2030, as well as the number of deaths due to diabetes will double.

Number of citizens of the world who are in status or prediabets likely more than 347 million people.

For more information, please follow link 347 JUTA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) (sorry, just bahasa Indonesia)

Also read this posting Dabetes Mellitus, about the possibility of treating diabetes mellitus with pete therapy.

Download buku >>ResepTerapiPete.pdf<<

Download buku (87 hal) >>TERAPI PETE v5 (PDF)<<

Download the English version >>PETE 4 IMPOTENSI Englih version (PDF)<< Pete for curing impotence.

I’m still translating the book “Pete Therapy” to English.

Jakarta, September 8, 2013

KEHANCURAN BANGSA – NEGARA INDONESIA

Suatu bangsa – negara itu akan hancur, apabila para pemimpin, para pemegang mandat rakyat negara itu sudah bermoral bejad, bermental bobrok, suka korupsi, suka berbohong, culas, hanya mengejar pemenuhan nafsu pribadi. Yg dimaksud dengan pemimpin-2 dan para pemegang mandat itu ya semua orang yg berada di tingkat pemerintahan suatu bangsa-negara, para APARAT, APARATUR suatu bangsa-negara.

Kalau APARATURnya bobrok, rusak, maka semua orang (rakyat) akan terkena virus kebejadan dan kebobrokan, kebohongan, keculasan dan berbagai kejelekan lainnya.

Apa dan bagaimana kita bisa melihat kebobrokan moral-mental aparatur suatu negara!?

Berkali-kali saya coba mempertanyakan apakah para aparat negara sudah hidup bebas korupsi? Adakah yg berani maju menyatakan dirinya hidup bebas korupsi?

Ternyata sampai saat ini, tidak ada satupun yg berani menyatakan dirinya hidup bersih, hidup jujur, tidak curang, tidak culas, tidak korupsi,

Jadi kesimpulannya: tidak ada satu aparat-pun yg hidup bersih!

Maka dari itu, janganlah heran kalau belakangan ini terjadi pemindahan Opera Van J ke operan van MK, opera van DPR, opera van yang lainnya. Kita sedang disuguhkan lakon-lakon sandiwara dagelan yg tidak lucu malah menyebalkan, bagaimana para aparat negara menggambarkan dirinya bersih dari kebejadan, jauh dari kebobrokan. Bukankah seperti SBY sering ucapkan: slogan ‘BERSAMA KITA BISA!’, maka rakyat sudah terbiasa dan bisa menerima dagelan-dagelan tak lucu itu, rakyat sudah terbiasa dan bisa membiarkan adegan-adegan yang memuakkan itu ditampilkan berulang-kali di berbagai media . . . BISA KARENA TERBIASA . . . SBY benar dalam hal ini, bersama kita bisa!

Wahai para pelawak judicativ, executiv, legislativ yg tak lucu! KAPAN KALIAN SADAR!

Kapan kalian berjuang untuk rakyat? Kapan semua Sumber Daya Alam (SDA) yg kalian serahkan kepada pihak ASING itu dikembalikan kepada bangsa dan negara?

Sampai kapan bangsa-negara ini hanya menerima ROYALTI (hanya 4,5%!!!) dari semua SDA itu?

Kapan bangsa ini menikmati SDA-nya secara penuh, bukan hanya sebesar ROYALTI (seperti jualan kaset-lagu aja!!!), seharusnya mendapatkan 95% dan hanya membayar 5% kepada pihak asing.

Kalau aparatur ini hanya ingin dagelan di televisi, kenapa tidak mendaftar saja ke AZIZ GAGAP agar di-ikut-serta-kan di opera van java-nya Kang Parto, mungkin lebih lucu.

Apapun yg kalian lakukan untuk menampilkan diri sebagai orang baik-baik, orang jujur, orang beriman-beragama, tetap saja di hadapan saya kalian bejad-bobrok, karena tak seorang-pun di-antara kalian yg pernah berani menyatakan hidup kalian benar-benar bersih, jujur . . . dengan pembuktian bagaimana kalian membayar semua biaya-biaya hidup kalian, apakah dengan uang gaji kalian atau dari hasil korupsi!

Jangan dibalik agar kami, rakyat yang harus membawa bukti-bukti kalau kalian korupsi, tetapi kalian-lah yang harus membuktikan kalau hidup kalian benar-benar bebas korupsi.

ADAKAH? TAK SEORANG-PUN YANG BERANI!?

JELAS KAN . . . mereka sudah bobrok! Bejad! Culas!