Serangan Jantung dan Stroke Mengancam Penderita Impotensi

Serangan Jantung dan Stroke Mengancam Penderita Impotensi

Lihat juga videonya: Serangan Jantung dan Stroke Mengancam Penderita Impotensi

Bahaya dibalik impotensi, bukan hanya ancaman serangan jantung atau stroke, ada banyak lagi.

Impotensi adalah ketidakmampuan pria untuk ereksi
ED: erectile dysfunction / DE: disfungsi ereksi … alias impotens!

Ada 3 posisi ED:

* ED mild: masih mampu, sesekali tidak mampu
* ED medium: sesekali mampu lebih sering tak mampu
* ED parah: tidak mampu ereksi sama sekali.

Penyebab ED

ED hadir disebabkan berbagai kemungkinan, fisik/psikis/lain:
* diabetes Mellitus (DM, kadar gula tinggi), hipertensi, penyempitan pembuluh darah, penyumbatan pembuluh darah, pengerasan pembuluh darah (atherosclerosis, hardening of the arteries), rendahnya kadar testosterone, kolesterol, dll
* ada yang disebabkan karena sakit jantung, rusaknya ginjal atau liver, dll
* stress, emosi, dll
* ada yang bilang, karena banyak merokok, dll.

Usia Penderita

Dulu, sekitar 40 tahun lalu ED menyerang pria diatas 50 tahun, dasawarsa demi dasawarsa berlalu, pria 40 tahun sudah ED, kemudian pria 30 tahun, kemudian pria 20 tahun dan sekarang pria remaja usia belasan tahun sudah ED.

Waspadalah!

Berhati hatilah dengan ED. kebahagiaan pasangan akan dipertaruhkan, kehidupan rumah tangga tergantung pada ED. Dalam waktu 3-5 tahun setelah ED hadir, serangan jantung atau stroke mengancam kehidupan Anda dan ada banyak ancaman lain.

Suami dengan ED berfikir dia tidak bisa ereksi karena sang istri sudah tidak menarik, dianggap gemuk tak sexy, sudah lecek kurang dandan tak mengurus diri, kurang perhatian dlsb. Maka sang suami bisa saja mencoba mencari kebangkitan di luar rumah dalam berbagai cara, mulai menggoda wanita lain yang lebih sexy lebih muda lebih menarik, mencoba ‘jajan sate’ sampai memelihara ‘kambing muda’, kawin siri, istri piaraan, sampai usaha berpoligami dengan diam-diam tanpa sepengetahuan istrinya.

Mungkin Anda (istri) kecewa dengan prestasi suami (pasangan) Anda dalam hal 4X4. Jangan buru-buru meninggalkan suami Anda dan mencari pria pengganti yang mungkin bisa memberikan kepuasan, karena pria lain belum tentu bebas ED bahkan pria yang jauh lebih muda sekalipun sudah berkemungkinan kena ED. Hal ini sudah diuraikan di bagian ‘Usia Penderita’ dimana pria remaja sudah ada yang terpapar ED! Jangan tergoda rayuan pria lain apalagi suami orang, karena pria tersebut bisa saja sedang mencari kebangkitan di luar rumah, mencoba bangkit melalui angan-angan padahal ED.

Kaum istri perlu waspada, bukan saja karena sang suami bisa mencoba bangkit di luar rumah, tetapi ada bahaya mengancam kesehatan sang suami, dalam 3-5 tahun sejak ED medium apalagi parah dia bisa kena serangan jantung atau stroke. Bila itu terjadi dan harus masuk rumah sakit, ada biaya perawatan yang akan membebani perekonomian keluarga. Dan bisa saja sampai harus operasi perawatan jantung bernilai ratusan juta rupiah. Bukan hanya itu, bahaya kematian juga mengancam.

Hadirnya ED memberikan gambaran adanya penyakit kritis seperti DM, hipertensi, penyempitan & penyumbatan pembuluh darah, pengerasan pembuluh darah, kolesterol, sakit jantung, rusaknya ginjal atau liver, dlsb.

Pria sebagai pencari nafkah keluarga

Kalau sang pencari nafkah sampai terkena penyakit parah, meninggal atau cacad karena amputasi akibat DM tentu akan memberatkan kehidupan keluarganya.

ED bukan sekedar penyakit bagi sang pria, tetapi bisa merusak kehidupan keluarga, mengganggu keharmonisan rumah tangga, menggoyang perekonomian keluarga, dan bisa menyebabkan kematian.

Padahal ED bisa dengan mudah disembuhkan!!!

Rebuslah kulit pete, minumlah air hasil rebusan kulit pete. Lihat videonya:
* Kulit Pete sebagai Obat Impotensi, jangan buang kulit pete, itu obat mujarab

PERLU DIKETAHUI, saat ini diabetes Mellitus (DM) sudah menjadi GLOBAL DIABETES EPIDEMIC … sekitar 70% penderita DM akan kena ED … sekitar 70% dari yang ED akan berpindah alam lebih cepat.

Jadi WASPADALAH!!!

Jakarta, 14 September 2017

REFERENSI:

* WHO: Diabetes

* Global Diabetes Epidemic

* True impact of global diabetes epidemic is vastly underestimated

* Diabetes and Erectile Dysfunction

* Erectile Dysfunction Statistics

* How Many Americans Experience Erectile Dysfunction

* The prevalence and associations of erectile dysfunction in a South African male diabetic urban population

* Erectile Dysfunction and Your Age

* Young Men Lead Surge In VIAGRA Use

* A red flag for heart attack or strokes

* Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Springer – Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Der Penis – Antenne des Gefässsystems, 29. Juni 2011

* Why erectile dysfunction is emotionally painful for men

* Erectile dysfunction ‘linked to risk of early death’

* Men suffering with erectile dysfunction 70 per cent MORE likely to DIE prematurely

Masih banyak lagi referensi untuk masalah ED …

Obat Herbal sudah ada sejak 5000 tahun lalu

Obat Herbal sudah ada sejak 5000 tahun lalu

Lihat juga videonya: Obat Herbal sudah ada sejak 5000 tahun lalu

Herbal digunakan sejak awal kehidupan manusia. Catatan tentang penggunaan herbal itu sudah ada sejak >5000 tahun yang lalu. Setiap bangsa atau masyarakat memiliki herbal yang spezifik sesuai dengan kondisi alam lingkungan dimana mereka berada, di daerah tropis dengan sinar matahari sepanjang tahun dan curah hujan yang tinggi terdapat banyak variasi tanaman berpotensi herbal dan dalam jumlah yang besar, sementara di daerah jauh ke utara (selatan) dari katulistiwa yang punya 4 musim ada tanaman herbal yang hidup di alam itu dalam jumlah dan variasi tertentu tetapi jelas tidak sebanyak di daerah tropis seperti Indonesia.

Zaman dulu belum ada pabrik farmasi, belum ada dokter, belum ada apotik, cuma herbal dan cara pengobatan kuno yang digunakan oleh para ‘dukun’ penyembuh.

Kita perlu belajar dari bangsa lain, China, India atau Brasil.

China sejak 3000 BC (SM, Sebelum Masehi) sudah melakukan pengumpulan, pencatatan (dokumentasi) berbagai herbal. China punya sekitar 13,000 jenis herbal dan >100,000 resep pengobatan yang merupakan kombinasi dari ribuan herbal itu.

Sejak 5,000 tahun lalu, nenek moyang bangsa China telah menggunakan bagian tanaman, bagian hewan, dan mineral untuk meramu obat-obatan. Hal itu terbukti dengan adanya kitab pengobatan kuno Huang Di Nei Jing (Kitab Kaisar Kuning) dan Wai Tai Mi Yao (Resep Rahasia). Pemerintah China melakukan pengumpulan Obat Herbal (OH) dan Cara Pengobatan Kuno (CPK) itu demi menjaga kesehatan rakyatnya dan demi menghargai warisan leluhur.

OH dan CPK itu digunakan dalam kehidupan sehari-hari rakyat China dan memasukkan OH dan CPK kedalam Sistem Kesehatan Nasional mereka, digabungkan dengan Obat & Pengobatan Modern (O&PM)

Punyakah Rasa Kasih?

Ironis memang! Negeri yang di-cap ‘komunis’ itu begitu menjaga warisan leluhur mereka, sementara masyarakat yang begitu bersemangat mengurusi agama, tidak melakukan dokumentasi obat dan pengobatan warisan leluhur, malah mengabaikan dan meninggalkan warisan leluhur.

Bangsa ini dikatakan punya sumber daya herbal yang begitu besar, kita punya hutan tropis yang sangat luas, sekitar 120 juta hektar, dengan potensi sekitar 10 ribu tanaman obat. Padahal dari satu species tanaman bisa diperoleh bermacam kemungkinan obat: daun, kulit, bunga, buah, kulit buah, akar, umbi, dlsb. Bahkan benalu pohon tertentu bisa menjadi herbal!

Leluhur Nusantara sudah berbudaya pada 25 ribu tahun silam (lihat Situs Gunung Padang) sementara diluar sana masih tidak berada. Tidak mungkin kalau leluhur tidak punya catatan OH dan CPK! Pasti ada, mereka sudah lama punya budaya tulis menulis, mereka telah menyiapkan banyak primbon dalam aksara Sansekerta untuk berbagai hal dalam kehidupan.

Tapi kok sulit sekali menemukan catatan (primbon) OH dan CPK itu?

Kemanakah primbon catatan OH dan CPK itu?

Hancur dimakan rayap atau terbakar/dibakar?

TANYA KENAPA!?

Kenapa hilang, kenapa tidak disimpan, kenapa tidak digunakan!?!?!?!?!?

Terlalu ???

  • Kenapa banyak orang lebih suka menggunakan cara pengobatan modern, minum obat buatan pabrik dari negeri barat?
  • Kenapa kita meng-anak-tiri-kan OH & CPK warisan leluhur, dan meng-anak-emas-kan obat dan pengobatan dari luar negeri?

Sistem Kesehatan Nasional

China, India dan Brazil sudah menerapkan penggunaan (OH) + teknologi kesehatan dari warisan leluhur / (CPK) kedalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) mereka, digabungkan dengan Obat dan Pengobatan Modern (O&PM).

OH + CPK + O&PM => SKN

Memang terlalu!!! … entahlah, terlalu goblok atau terlalu malas!?

negara-negara di dunia yang mencoba kembali ke alam alias Back to Nature, kembali ke terapi pengobatan warisan leluhur. Kembali ke OH & CPK yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Karena herbal jelas efektive, lebih aman dan cukup tersedia, sudah disediakan oleh YMK.

TCM & SKN

Negara-negara Eropa, Rusia, Australia dan Amerika juga mempelajari dan menggunakan Traditional Chinese Medicine (TCM) yang merupakan kumpulan berbagai penyembuhan alternatif seperti acupuncture, acupressure (massage, pijat), resonansi (dengung gong), terapi panas-dingin, dan berbagai jenis terapi/cara lainnya.

Banyak negara di dunia mulai menerapkan OH + CPK + O&PM

Banyak universitas di negara maju yang menyiapkan fakultas khusus TCM, Ayurveda, herbal, atau OH / CPK lainnya. Lihatlah sendiri di mbah Google, begitu banyak penawaran pendidikan terkait OH dan CPK.

RESUME:

  1. Penggunaan herbal sebagai obat sudah berlangsung ribuan tahun, sudah teruji secara langsung, tidak perlu ragu atau curiga terutama kepada herbal yang sudah jelas selama ini.
  2. Kita harus kembali ke OH dan CPK warisan leluhur, menggali, mengumpulkan, mendokumentasikan, menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dimasukkan kedalam SKN.
  3. Kita punya potensi besar, kita punya sumber daya herbal yang mungkin terbesar di dunia, akan ada banyak kegiatan terbentuk dalam pengelolaan, dalam pengolahan, dalam managemen OH, dalam pemasaran OH.
  4. Kita bisa menjual OH ke luar negeri, semua warga dunia sedang gandrung OH, pasar sudah terbuka, ini saatnya!
  5. Rubahlah wawasan kita, jangan ‘luar negeri minded’, karena leluhur sudah menyiapkan banyak hal … dan YMK sudah menyediakan berbagai obat bagi berbagai penyakit, itu semua ada di alam raya, di gunung, di desa, di kota, di hutan tropis. Peliharalah alam dengan lebih baik, jangan hancurkan hutan tropis karena disanalah gudang herbal … jadikan sumber devisa, bukan dengan merubah hutan tropis heterogen menjadi hutan homogen industri tanpa keseimbangan alam, tapi jadikan sumber OH!
  6. Para ahli kesehatan perlu belajar OH dan CPK, perlu belajar menulis resep OH seperti yang diajarkan oleh negara-negara maju belakangan ini … jangan bersiteguh bahwa OH itu tidak valid, penuh racun, berbahaya … terbalik deh … yang penuh racun dan berbahaya itu obat yang lain itu!

Referensi:
Chinese Herbology,Obat herbal China
https://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_herbology

Traditional Chinese Medicine Benefits, Herbs & Therapies
https://draxe.com/traditional-chinese-medicine/

TRADITIONAL CHINESE MEDICINE
http://www.ibiblio.org/chineseculture/contents/heal/p-heal-c01s08.html

AN INTRODUCTION TO CHINESE HERBS
http://www.itmonline.org/arts/herbintro.htm

Master of Applied Science (Chinese Herbal Medicine) – RMIT University
https://www.rmit.edu.au/study-with-us/levels-of-study/postgraduate-study/masters-by-coursework/mc138

California School of Herbal Studies

Home

Connecticut Institute for Herbal Studies
http://www.ctherbschool.com/

University of Bridgeport USA, Chinese Herbology (M.S.) Degree
http://www.bridgeport.edu/academics/graduate/masters-science-chinese-herbology/

Northwestern Health Sciences University
http://www.nwhealth.edu/acupuncture-oriental-medicine/

Phoenix Academy of Acupuncture and Herbal Medicine

Home

CHINESE MEDICINE IN ITALY, Integrated into the Modern Medical System
http://www.itmonline.org/arts/italy.htm

Danube University Krems, Traditional Chinese Medicine
http://www.donau-uni.ac.at/en/studium/tcm/index.php

New York College’s Graduate School of Oriental Medicin
http://www.nycollege.edu/academics/school-of-oriental-medicine

University of Maryland Medical Center (UMMC)
http://umm.edu/health/medical/altmed/treatment/herbal-medicine

Toronto School of Traditional Chinese Medicine
http://www.tstcm.com/html/tcm_education.html

Shenzhou Open University of Traditional Chinese Medicine, Leiden, Amsterdam, Netherland

Education in Chinese Medicine

KOMENTAR & SPAM

KOMENTAR & SPAM

Saya mohon maaf, komentar yang muncul di blog terpaksa saya acuhkan, karena ada banyak SPAM yang berusaha masuk ke blog. Sebagian SPAM umum dan sebagian lagi khusus mengarah ke terapi pete.

Sebagian pertanyaan yang muncul di komentar itu telah saya jawab langsung melalui email, tetapi sebagian lagi tidak mendapatkan kesempatan untuk dijawab.

Mohon maaf yang sebesar-besarnya dari mereka yang tidak terjawab selama ini.

PETE dan TERAPI PETE telah mengalami perjalanan panjang selama 22 tahun, pembuktian manfaat pete / terapi pete telah terbukti dalam penelitian secara EMPIRIS selama ini. Begitu banyak keberhasilan telah dicapai oleh banyak peserta selama masa sosialisasi yang berjalan sejak 2010/2011 … blog ini telah mendapatkan kunjungan cukup banyak, 2015: 107.442; 2016: 120.330; 2017: 78.694 … dari 90 negara.

Sudah banyak testimoni yang diberikan para peserta, ada yang tertulis, ada yang ada yang lisan langsung disampaikan kepada saya, ada yang disampaikan lewat perantaraan orang yang menularkan terapi ini kepada ybs.

Kebenaran kemampuan pete (terapi pete) sudah cukup valid. Uji coba tahap pertama selama 15 tahun dengan 20-30 orang peserta memberikan hasil yang memuaskan, kemudian berlanjut pada uji coba tahap kedua mulai 2010/2011 sampai hari ini, telah diikuti oleh begitu banyak orang (peserta).

Uji coba/penelitian telah berlangsung secara EMPIRIS, dimulai dari makan pete rebus dan atau minum air pete kemudian reaksi selama terapi berlangsung dan setelah terapi dijalankan dapat dilihat dan dirasakan oleh para peserta terapi pete.

Ada bermacam penyakit yang bisa dibantu-sembuhkan dengan terapi pete ini, dari asam urat, hipertensi, diabetes Mellitus, jantung, ginjal, ED (erectile dysfunction) atau DE (disfungsi ereksi) atau impotensi, paska stroke, trauma otot, rhematik, osteoporosis, lumpuh paska stroke … dll. Semua hasil itu bisa diperoleh peserta dalam waktu yang relatif cepat. Ada yang hanya butuh 4 hari, ada yang 7 hari, ada yang dalam 2 minggu, ada yang 3 – 4 bulan … tergantung kondisi kesehatan si peserta. Bila masih sehat, seminggu – 2 minggu sudah dapat dirasakan perbedaan di badan, untuk yang punya kompilasi penyakit bisa memerlukan 3 – 4 bulan terapi.

Jadi, kalau ada komentar SPAM untuk membuat citra negatif soal pete atau terapi pete, sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. Kalau para JOKI bayaran para mafia itu masih nekad juga … biarkan saja! Mereka bukan manusia yang beragama, tidak berTuhan, hanya mengejar profit dari permainan kata/kalimat busuk.

Perlu diketahui … jauh sebelum 1995 (awal penelitian) saya sudah mencari kemungkinan pengobatan menggunakan tanaman obat, rasa kasihan kepada orang banyak yang telah mendorong saya untuk mencari obat murah meriah dari bagian tanaman. Dulu, sang pemimpin negara ini dalam perjalanan darat kemana-mana selalu diiringi mobil ambulans khusus bagi dirinya, ambulans yang berisikan dokter ahli spesialis, perawat, obat-obat spesial, peralatan canggih … dan saya anggap kenyataan itu sebagai rasa minder dari orang tsb. Tidak percaya kepada sistem kesehatan yang dia rancang sendiri. Ditambah dengan undang-undang yang mereka persiapkan waktu itu, agar mereka (para pejabat) bisa berwisata kesehatan (pengobatan/perawatan) ke luar negeri dan biayanya ditanggung negara. Sementara rakyatnya tidak dipedulikan!!!

Saya berhasil mendapatkan obat murah meriah NDESOO yang disebut pete (Parkia speciosa) ini … proses persiapan sederhana, khasiatnya top, reaksinya relatif cepat … kurang apa lagi!? Kalau para JOKI bayaran itu tidak suka dengan kebenaran pete/terapi pete … masih ingin mengganggu blog ini … silahkan saja.

  • Kalau sakit jantung harus operasi akan butuh biaya sampai 300 juta rupiah, bandingkan dengan terapi pete 3 bulan, hanya akan menghabiskan dana kurang dari 500 ribu rupiah.
  • Kalau ED terpaksa melakukan ‘penile implant’ akan butuh dana antara 150 juta sampai 500 juta … cukup dengan terapi pete 2 minggu sudah bisa diatasi.
  • Kalau sudah kena DM parah, 70% kemungkinan ED, kemungkinan amputasi kaki bila terkena luka sampai membusuk … itu bisa diatasi/dihindari dengan terapi pete.

Untuk bisa HIDUP SEHAT BERBAHAGIA tidak perlu mahal … untuk bisa SEJAHTERA akan juga bisa dicapai orang banyak … dengan terapi pete.

Sejak postingan ini, komentar yang ada akan saya jawab langsung melalui blog, kecuali yang khusus akan ditindak-lanjuti melalui email.

Kalau ada yang butuh konsultasi terutama yang malu permasalahannya terbuka kepada umum, atau ingin segera dibalas silahkan kirim email ke subaktyo-at-gmail.com. Pertanyaan yang dikirim ke email itu akan muncul di HP saya, sementara komentar/pertanyaan yang lewat blog WordPress perlu extra dibuka melalui komputer.

Sekali lagi … mohon maaf sebesar-besarnya bila komentar/pertanyaan yang diajukan lewat blog telah terlewatkan selama ini.

 

Jakarta, 10 Juli 2017

Bambang Subaktyo

Email: subaktyo-at-gmail.com (gantilah -at- dengan @)

 

RESEP TERAPI PETE V8 (RTPV8)

RESEP TERAPI PETE V8 (RTPV8)

Saat saya menyelesaikan Buku Terapi Pete v7 (BTPV7) dan melepas buku itu kepada umum, saya pikir semua hal telah ter-cover di buku itu. Saya kira saya sudah bisa bebas dari urusan Terapi Pete.

Ternyata, ada begitu banyak permasalahan yang muncul dalam 2 tahun terakhir, ada begitu banyak kegagalan peserta karena improvisasi mereka, karena mereka tidak punya panci kecil, salah resep, penggunaan air yang sedikit, merebus dalam waktu yang salah, cara proses yang salah, ingin merebus sekaligus banyak, dlsb.

Peserta yang menemui kegagalan, mendapatkan hasil yang mengecewakan, merasakan pegal di seluruh tubuh, merasakan reaksi HORROR, dlsb itu kemudian bertanya melalui email, WA, telpon langsung, fasilitas komentar di blog ataupun di FB, dlsb dan ada yang secara tatap muka langsung.

Setelah saya gali, saya temukan permasalahan mereka. Perbaikan cara, perubahan waktu dll itu langsung saya sampaikan kepada mereka. Setelah itu mereka mendapatkan keberhasilan.

Berbagai permasalahan itu menjadi masukan berharga untuk saya, untuk TERAPI PETE, dan untuk semua orang … dan berbagai perubahan, solusi itu telah dimasukkan kedalam buku RESEP TERAPI PETE V8.

Buku RESEP TERAPI PETE V8 (RTPV8) baru sudah saya taruh di GOOGLE Drive.

Silahkan menggunakan RTPV8 … jangan gunakan versi sebelumnya.

Jakarta, 9 Juli 2017

 

Untuk baca dan download bukunya: RESEP TERAPI PETE v8 [PDF]

Silahkan lihat video Terapi Pete:

Video 1) PRESENTASI TERAPI PETE

Video 2) DETOX-TPD-PESING

Video Presentasi Terapi Pete

Video Presentasi Terapi Pete

Sudah biasa, orang lebih suka menonton video daripada membaca buku, jadi saya siapkan video Presentasi Terapi Pete di YouTube.

Untuk melihat VIDEO di YouTube silahkan klik link berikut PRESENTASI TERAPI PETE

Terima kasih untuk LIKE dan SHARE-nya.

Saya akan menyiapkan video untuk berbagai hal yang dibahas dalam blog ini. Tidak mudah memang, tetap akan diusahkan, yang bisa dirubah menjadi visual akan saya rubah menjadi video, yang perlu pembahasan panjang tetap dibahas di blog ini.

Terima kasih.

HERBAL: KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN

HERBAL: KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN

Setelah saya periksa ulang: ternyata obat (produk) herbal telah dilarang di Eropa sejak 2004 dengan masa transisi selama 7 tahun sampai 30 April 2011. Setelah tanggal tersebut, semua bahan obat herbal atau produk herbal tidak boleh lagi ada di rak penjualan toko toko obat di Eropa.

Obat herbal hanya boleh dijual di Eropa bila sudah menjalani masa uji pakai selama 30 tahun dan 15 tahun di antaranya berada di Eropa, obat itu harus didaftarkan dan mendapat lisensi dari badan kesehatan Eropa.

Jelas sulit bagi obat herbal Indonesia yang sedang booming saat ini untuk bisa masuk pasar Eropa. Untuk bisa masuk pasar Eropa suatu herbal harus punya pengalaman uji pakai 30 tahun seperti diuraikan di atas, atau mendaftar untuk uji penelitian kelayakan keamanan kebenaran obat herbal yang nilainya lebih dari £80,000 sampai £120,000.

* New EU regulations on herbal medicines come into force
* EUROPE TO BAN HUNDREDS OF HERBAL REMEDIES

Ada gambaran pelarangan obat herbal itu terjadi karena campur tangan mafia farmasi yang sudah menggurita disana, mereka berhasil melobi petinggi Uni Eropa untuk menerbitkan larangan peredaran obat herbal dengan berbagai alasan, a.l. keamanan masyarakat dari bahaya obat herbal.

Dari gambaran di atas, obat herbal dalam berbagai bentuk seperti pil, kapsul, bubuk, teh sachet, cairan, dll yang merupakan produksi pabrik rumahan Indonesia dengan teknologi sederhana itu akan sulit masuk pasar Eropa.

Memang ada obat herbal anti angin dari SM yang dibuat di pabrik modern, berhasil dijual di negara negara barat, tapi baru satu itu saja.

Obat herbal Indonesia akan sulit menembus pasar negara Eropa atau Amerika, kecuali bisa memenuhi persyaratan yang ada: 1) telah mengalami uji pakai selama 30 tahun dengan 15 tahun diantaranya di Eropa; 2) telah menjalani uji penelitian kelayakan dengan biaya £80,000 sampai £120,000.

Kedua kemungkinan itu sama sama sulit untuk ditempuh oleh perusahaan obat herbal Indonesia berskala usaha kecil menengah kecuali perusahaan sekelas SM itu yang juga baru punya satu produk (anti angin) yang berhasil menembus pasar negara barat.

Meski begitu sulit untuk bisa masuk pasar obat herbal Eropa, masih ada pengecualian yaitu import bahan natura sebagai bumbu dapur rempah yang memang disebut sebagai HERB. Herbal dalam bentuk natura inilah yang bebas dijual di pasar Eropa, Amerika, Australia atau ke negara mana pun di dunia. Seperti merica, paprika, pala, jahe, vanilla, kunyit, kayu manis, cengkeh, dll, yang bisa terus dijual ke mancanegara.

Jadi pete bisa dikirim ke Eropa sebagai buah atau bumbu dapur, bahan makanan yang kemudian bisa mereka rebus sendiri sesuai kebutuhan sebagai sayur (lauk, makanan) atau sebagai obat.

Khusus buah pete kupas yang dikemas dalam plastik, sudah banyak terdapat di toko toko makanan eksotis orientalis di Eropa, Amerika, Australia dll. Selanjutnya, tinggal bagaimana bisa mengirimkan buah pete utuh berikut kulit ke pasar mancanegara karena ada satu permasalahan kecil saat pengiriman buah pete utuh yaitu adanya penyelundup kecil didalam buah pete yaitu ULAT. Sejauh mana kemungkinan pengiriman buah pete yang mengandung ulat itu? Akan dilarang, dimusnahkan, atau sampai harus masuk karantina dulu??? Hal ini yang belum diketahui.

Ada hambatan lain lagi untuk berbagai bahan obat herbal yang berasal dari negara di luar Eropa, apakah dibudidayakan secara organik, bebas dari pestisida, diambil dengan cara yang berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan?

Jelas tidak mudah untuk bisa menjual obat herbal ke Eropa, tapi saya yakin, pete dapat dijual ke pasar Eropa sebagai buah atau bahan makanan, sebagai produk natura yang memenuhi beberapa persyaratan di atas, bebas pestisida (karena ada ulat), tidak merusak lingkungan dan berkelanjutan. Dengan pembungkus yang sesuai, pete bisa dikirim ke Eropa atau Amerika dan akan tetap fresh untuk waktu 3-4 minggu.

Sementara herbal yang lain akan sulit dijual ke pasar internasional. Pete jelas bisa membawakan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia…

Mengungkap Misteri Buah Pete

gaMisteri Buah Pete Main

Mengungkap Misteri Buah Pete

Pembuka: Mengungkap Misteri Buah Pete

Artikel #1 Stinky Evil Smelling Beans

Artikel #2 Makan Pete Tak Bau Pesing

Artikel #3 Herbal, Obat Dari Alam

Artikel #4 Menu Masakan Berbahan Pete

Artikel #5 Obat Bagi Yang Percaya KepadaNYA

Artikel #6A Penelitian Pete Selama 15 Tahun

Artikel #6B Penelitian Pete Selama 15 Tahun

Artikel #7 Sosialisasi Terapi Pete

Artikel #8 Keberhasilan Terapi Pete

Artikel #9 Rahasia Pete – Gaib

Penutup: Mengungkap Misteri Buah Pete

Pembuka: Mengungkap Misteri Buah Pete

Kita sering menjumpai benda-benda yang memiliki sifat yang tidak disukai banyak orang, kita tidak berani menyentuhnya, kita berusaha menjauhi benda itu, dan kepada orang-orang yang kebetulan suka akan benda itu, maka orang itu dinyatakan orang aneh yang perlu di jauhi … seperti buah pete, dikatakan buah kampungan, tidak berkelas, ndeso, stinky (bau pesing!), evil smelling bean, dlsb. Ditambah dengan mitos-mitos pete yang menyesatkan, yang setengah benar juga setengah salah, menyebabkan buah pete dijauhi banyak orang.

Atau kotoran sapi (ternak), benda yang bau dan menjijikkan, ternyata bisa digunakan untuk memasak!? Bukan langsung dicampurkan kedalam makanan! Kotoran sapi itu dimasukkan ke dalam silo, tabung semacam septic-tank, mungkin diberi tambahan bakteri pembusuk, maka dari lubang yang dibuat khusus akan mengeluarkan gas, disalurkan ke kompor gas, dinyalakan dan digunakan untuk memasak.

Saya belum mencari info lebih lanjut, apakah gas yang keluar itu masih berbau kotoran sapi atau tidak, atau dapur itu menjadi berbau kotoran sapi … saya belum punya pengalaman untuk itu.

[Ternyata di majalah “New Internationalist” edisi January/February 2015, halaman 11, Artikel: “‘Poo’ bus leaves no waste”, ada bus (‘Bio-Bus’) antara kota Bristol – Bath (di Inggris) yang menggunakan bahan bakar biomethane berasal dari food … human waste (kotoran manusia).]

Yakinlah, masih ada banyak benda yang biasanya tidak disukai, kurang disukai atau bahkan dibenci orang, padahal benda itu punya suatu manfaat yang berguna bagi kehidupan kita. Kita perlu mencari, mengungkap misteri yang ada dibalik benda-benda itu. Setiap benda, tidak akan hanya menjadi sesuatu yang tak berarti, tidak mungkin YMK menciptakan suatu benda tanpa ada sebab-akibat, aksi-reaksi, ada keterkaitan satu sama lain, secara langsung ataupun tidak langsung, pasti ada suatu manfaat yang dikandung setiap benda.

Nah, berkat keisengan dan keingin-tahu-an (rasa penasaran) saya di tahun 1995, saya berhasil mengungkap manfaat yang ada terkandung didalam buah pete dan kulit pete. Ada banyak hal yang bisa diungkap dari penelitian (atau pengamatan) saya selama 15 tahun itu, ada ber-ragam kemampuan buah pete, air rebusan kulit pete, untuk kesehatan, untuk menyembuhkan impotensi, sebagai ‘SLOW VIXGRX’, untuk menangkal atau membersihkan hal gaib. Saya berhasil mengungkap misteri buah pete, dan mungkin saja apa yang saya temukan itu belum seluruh misteri, ada juga peserta yang dengan iseng ataupun tak sengaja berhasil menemukan resep yang lain. Itulah adanya.

Tulisan ‘Mengungkap Misteri Buah Pete’ ini sudah saya upload ke internet, di Facebook Page ‘Pete Therapy 4 Love’ (PT4L).

‘Pete Therapy 4 Love’ adalah sebuah Facebook Page, sebuah web-site dibawah naungan Facebook. Di Page itu saya tuliskan banyak informasi terkait pete, herbal, kesehatan dll. Silahkan berkunjung ke page itu … mungkin ada manfaat yang bisa diambil dari sana.

Tulisan ‘Mengungkap Misteri Buah Pete’ saya upload ke Page ‘Pete Therapy 4 Love’ sebagian-sebagian, sebagai cerita bersambung agar pembaca tidak bosan. Tidak banyak orang Indonesia yang suka membaca buku serius, meski senang sekali chatting (BBM-an, twitter, FB, dll), jadi saya ikuti saja trend itu. Dengan melepas sepotong demi sepotong, saya tidak perlu menunggu satu buku selesai semuanya, tetapi bisa diselesaikan bagian demi bagian. Bagian yang selesai bisa langsung di-upload, sementara bagian yang lain masih terus direvisi. Tulisan ini merupakan cikal-bakal buku Terapi Pete versi 6

Ebook sudah tersedia, silahkan download:

Buku MEMBUKA MISTERI BUAH PETE PETE

Jakarta, 14 Mei 2014 (tanggal penulisan dan diupload ke PT4L)

Kesehatan: Mensana in korpore sano

Mensana in korpore sano … yang berarti: dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat!

Ideal sekali … !?
Kenyataannya:
Banyak orang terlihat sehat tetapi toh berjiwa maling, Lihat saja para penjahat kelas kakap, koruptor yang terlihat sehat-sehat, kecuali tentu saja saat mereka akan dibawa ke pengadilan … mereka langsung memperlihatkan badan yang tidak sehat, mulai dari stroke sampai lupa ingatan dijadikan alasan, sampai harus di-kursi-roda-kan saat disidangkan. Padahal mereka itu sepatutnya di-kursi-listrik-kan!

Kenyataan lainnya, banyak orang yang tidak berjiwa maling, terpaksa sakit-sakit-an, karena mereka tidak punya uang untuk biaya ber-obat … semua orang sudah tahu itu … kecuali belakangan ini, di Jakarta sudah mulai ada Kartu Sehat a’la Jokowi. Begitu kan!? … Nah, kapan kartu sehat itu bisa menggapai seluruh Nusantara!? Apa nunggu Jokowi jadi presiden dulu!?
Kita harus menerima keadaan yang masih berlaku di seluruh Indonesia (minus Solo, Jakarta, dan beberapa daerah yang sudah menerapkan kartu sehat/berobat gratis) … kenyataan daerah yang lain itu masih ambur-adul, nggak jelas, semua masih coba-coba … coba-coba tapi berkepanjangan … berbagai masalah kesehatan muncul dimana-mana … sampai akhirnya kita bisa lihat masyarakat juga coba-coba mencari kesembuhan/kesehatan kepada Ponari, kepada ‘dukun tiban’ (yang tiba-tiba menjadi dukun pengobatan), melalui batu-batu atau pusaka atau cara-cara ‘klenik’ lainnya.
Buat yang berada di sekitar garis miskin (kemiskinan!) masih bagus, bisa dapat Kartu Sehat, nah buat yang sedikit di atas garis miskin itu … apa harus jadi miskin dulu baru bisa berobat murah?

Kesehatan memang masalah pelik, bahkan Obama-pun dibuat repot oleh hal ini. Tidak mudah buat negara sekelas Amerika, tidak mudah buat seorang Obama … apalagi buat negara seperti Indonesia ini dengan para penyelenggara negara yang malah tidak percaya dengan sistem kesehatan-nya sendiri … mereka lebih suka pergi berobat ke luar negeri … banyak kok berita tentang kepergian mereka ke luar negeri mencari penyembuhan, mulai dari mantan menteri kesehatan yang berobat ke Cina, mantan-mantan pejabat yang mati di luar negeri saat mencari penyembuhan … juga mereka yang berjiwa maling yang kabur ke luar negeri dengan alasan mencari penyembuhan.

Nah … apa Anda juga ingin mencari sehat ke luar negeri?
Punya uang banyak? … nggak! … jangan bermimpi pergi ber-obat ke LN ya!
Miskin!? … nggak juga … hehehe Anda tidak berkesempatan dapat Kartu Sehat … kudu miskin dulu!
Cari Ponari atau pengobatan alternativ? … hiii … apa ada jaminan? … atau ke klinik Tong Seng!? … nggak jelas deh!
Terus gimana!?

Lebih baik mencegah daripada mengobati penyakit. Lebih baik menjalani hidup sehat, pola makan sehat, olahraga cukup dst … dst. Untuk itu, saya siapkan pencegahan sekaligus penyembuhan alternativ, herbal yang murah meriah => TERAPI PETE … lihat di artikel tentang PETE, ada ebook (PDF), silahkan download, boleh dicetak, boleh diberikan kepada teman, kerabat atau siapapun yang membutuhkan. Khusus buat para pria yang masih aktiv 4X4, ada ebook PETE4IMpotensi juga. Untuk yang ini, banyak yang ketagihan … jadi getol makan pete setiap hari … demi, demi, demi … itulah.
*) Buat mereka yang nggak suka makan pete, ada pilihan lain, minum saja air rebusan kulit pete (direbus 20 menit), diminum 3X sehari … kalau pagi sarapan yang cukup sebelum minum air ini ya … efeknya lebih pelan daripada terapi FULL, tetapi bisa berhasil juga.

Kembali ke soal makan-makan … kita harus berhati-hati memilih makanan, kurangi fast food (junk food), kurangi makanan yang digoreng, perbanyak yang hijau atau yang merah, kurangi daging (hahaha … memang lagi mahal!) lebih ke vegetarian … ingat juga, di televisi/media/koran sudah banyak berita/artikel tentang makanan yang diolah dengan berbagai racun seperti bahan pengawet (formalin, borax, dll), zat pewarna, zat penyedap sintetis … dst – dst.
Kalau memang ingin makan enak tapi penuh racun itu … setelah makan enak itu, segera makan pete (rebus 2 menit) untuk mengeluarkan racun/toxin itu, dijamin OUTPUT esok pagi akan berbau harum …

Silahkan mencoba terapi pete itu … semoga tetap sehat … dan semoga dalam badan yang sehat tetap ada jiwa yang sehat … Mensana in korpore sano