EV (electric vehicle) dan RE (renewable energy)

 

Baca juga tulisan terkait: Mau beli mobil?

Apa efek / dampak dari kehadiran EV (electric vehicle) dan RE (renewable energy) untuk kita di Indonesia?

Ada banyak efek / dampak yang muncul akibat EV dan RE … bukan hanya sektor transportasi darat yg terkena, banyak sekali rentetan domino efeknya.

Tahukah kita?
Siapa yg terkena?
Siap kah?
Langkah apa yang harus diambil?
Kapan mau disosialisasikan?

Atau, kita biarkan saja hal ini berlangsung, seperti yang biasa terjadi di negeri ini … harus / sampai ada yg mati menabrak tembok … baru diambil langkah pengamanan sekedarnya juga … seperti pemasangan beton pemisah jalur busway … tiba-tiba ada di tengah-tengah jalan yg kalau malam hari tidak terlihat, tidak terduga kalau ada tembok berdiri tegar di tengah jalan. Setelah kejadian demi kejadian, satu demi satu motor juga mobil menabrak tembok kekar pemisah jalan, diambil inisiatif oleh warga setempat, mereka menaruh barang (karton, ranting / cabang pohon, kain / bendera) … sekedar tanda adanya bahaya … yg tidak juga mengurangi kejadian ciuman antara motor dengan tembok … lalu lembaga terkait mengambil inisiatif, memasang poster diatas tembok tersebut … “Awas hati-hati, berbahaya, sudah banyak yang jadi korban karena menabrak tembok ini!” …. ujung tembok dicat warna terang … tetap saja ciuman terjadi dan terjadi … dipasang ban bekas … sama saja!

Itulah contoh ketiadaan KASIH dalam kegiatan sehari hari, lembaga terkait sekedar memasang tembok, memasang pemberitahuan yg bisa dibaca setelah ciuman terjadi … benar juga sih … yg mencium tembok tidak bisa menuntut lembaga terkait! Kan sudah diberi pemberitahuan! … management daerah juga nggak peduli … mau ciuman mobilnya rusak, motornya rusak, pengemudi luka-luka, penumpang terpental bahkan mati … siapa suruh mencium tembok!!!???

Karena ke-terbiasa-an menjadikan orang abai akan bahaya … dan bila hal ini dipermasalahkan, maka ybs malah dicibirkan, dibilang ALAY, PEKOK, GILA … kayak gitu aja diributkan.

Jakarta 4 September 2018

**************

Silahkan dipertimbangkan apa, siapa saja yang terkena dampak dari EV & RE.

Banyak negara mulai tahun 2025 melarang mobil bermesin bahan bakar minyak  (combustion engine) dilarang masuk kota, tahun 2030 atau tahun 2040 tidak ada lagi penjualan mobil combustion engine. Minyak bumi dikatakan akan habis dalam 53 tahun yang akan datang. Banyak negara berlomba-lomba menggunakan RE. Research & Development ke arah RE terus digalakkan.

Tahun 2019, banyak pabrikan mulai melepas EV mereka,  warga negara maju mulai berpindah ke EV.

Bagaimana dengan kita di Indonesia? Apakah kita hanya berdiam diri? Apa yang perlu kita persiapkan? Apakah tenaga kerja untuk perawatan EV sudah ada, bagaimana dengan masalah pendidikan tinggi terkait bidang itu, bagaimana dengan sekolah ketrampilan untuk perawatan EV, sudahkah kita memikirkan hal ini?
Bagaimana dengan kendaraan lama dengan mesin konvensional (combustion engine) apakah dibesi-tua-kan atau boleh diconversi? Bagaimana dengan perijinannya, karena nantinya tidak ada lagi nomor mesin (combustion engine) tetapi sekedar mesin listrik (dinamo) penggerak?
Bagaimana dengan kendaraan traktor pertanian?
Dan banyak pertanyaan lain terkait EV, RE dan ketersediaan bahan bakar minyak di negeri ini … mari kita pikirkan bersama …

Kasih Sayang dan Terapi Pete

Kasih Sayang dan Terapi Pete

Cover Pete - Terapi Pete Kasih Sayang

Lihat videonya: Terapi Pete dan Kasih Sayang (Welas Asih)

Tuhan YMK menciptakan segala sesuatu dalam keseimbangan, menciptakan alam semesta, menciptakan berbagai mahluk, berbagai binatang, tanaman, mineral, bakteri, virus dan penyakit … TENTU SAJA penawar untuk berbagai penyakit itu sudah disediakan.

Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang mempersiapkan segala sesuatu demi kebaikan bagi semua ciptaanNYA. Berbagai mata rantai kehidupan telah disiapkan sedemikian rupa untuk menjaga keseimbangan kehidupan semua ciptaanNYA.

Adanya Kasih Sayang dalam diri manusia akan mendorong manusia untuk saling bantu membantu satu sama lainnya. Manusia dengan Kasih Sayang tidak egois hanya memikirkan dirinya sendiri, tidak hanya memikirkan dirinya dan keluarganya saja, tidak juga hanya memikirkan dirinya dan kelompoknya saja, tetapi akan peduli kepada setiap orang tanpa membedakan keluarga, kelompok, partai, golongan, etnis, suku, bangsa, agama ataupun tingkat ekonomi orang lain. Apalagi bila orang itu menjadi pemimpin suatu kelompok, suatu lembaga, suatu bangsa (negara), maka orang itu akan peduli kepada setiap anggota, setiap warga dari kelompok/lembaga/negara yang dia pimpin.

Jangan sampai sang pemimpin hanya memikirkan dirinya sendiri, takut akan ancaman kesehatan dirinya pribadi tapi tak peduli akan kesulitan yang dihadapi warganya, seperti pemimpin yang lalu, yang pernah ada, dia kemana-mana membawa mobil ambulance dalam konvoi kendaraannya. Membawa mobil khusus yang berisi dokter pribadi, suster-perawat, peraLatan canggih penopang kehidupan, obat-obatan khusus pribadi … tapi … warganya dibiarkan menderita dalam kesusahan, dalam kehidupan yang tak ada kepastian, dalam menghadapi biaya perawatan kesehatan yang lumayan besar dan memberatkan bagi rakyat kebanyakan.

Pemimpin yang demikian itu … tidak kenal Kasih Sayang!

Kasih Sayang yang ada, telah mendorong munculnya pengobatan dengan terapi pete, menggunakan pete yang mudah diperoleh dimanapun juga di Indonesia, tersedia sepanjang waktu, hanya perlu direbus, dikonsumsi selama beberapa hari (minggu) maka bermacam penyakit pun GOOD BYE!

Selanjutnya, setiap orang yang telah mendapatkan keberhasilan dalam pelaksanaan terapi pete, terdorong untuk meyebarkan terapi ini kepada warga di lingkungannya. Terapi pete disebar-luaskan sebagai tampilan dari rasa Kasih Sayang orang-orang itu.

Kasih Sayang memunculkan Terapi Pete, Terapi Pete memunculkan Kasih Sayang

Pete hanya satu dari sekian ribu obat herbal yang ada di Indonesia. Indonesia punya potensi sebagai penyedia obat dari tanaman untuk dunia, kita bisa menjual obat herbal ke mancanegara. Potensi yang terbesar di dunia itu bisa disiapkan menjadi program padat karya bagi rakyat Indonesia.

Keberadaan Kasih-Sayang yang akan membuka kotak pandora rahasia obat/pengobatan leluhur itu. Ketiadaan Kasih-Sayang tidak akan pernah membawa kita ke kotak itu.

Hanya pemimpin dan orang-orang yang punya Kasih-Sayang yang akan bersedia melakukan penggalian rahasia obat/pengobatan leluhur itu … bukan demi popularitas pribadi, bukan demi keuntungan ekonomi, tetapi demi Kesehatan, Kehidupan, Kebahagiaan dan Kesejahteraan orang banyak, rakyat Indonesia.

Jakarta, 1 Oktober 2017

TEXT & NARASI versi lengkap Terapi Pete dan Kasih Sayang (Welas Asih)

 

SIAPA BILANG TERAPI PETE HOAX!?

SIAPA BILANG TERAPI PETE HOAX!?

Baca text lengkap di Ada Yang Bilang: Terapi Pete HOAX
Lihat videonya Siapa Bilang Terapi Pete Hoax

Cover Terapi Pete Hoax #8

Ada beberapa tulisan di MEDSOS yang menyatakan TERAPI PETE HOAX! MANFAAT PETE HOAX! KHASIAT PETE HOAX!

Ada yang berusaha mempengaruhi orang banyak:

  • agar tidak percaya kalau pete bermanfaat
  • bahwa pete tidak ada khasiatnya
  • agar warga tidak percaya herbal terutama pete
  • agar tidak menggunakan terapi pete
  • agar orang menggunakan obat lain selain pete.

Kemungkinan besar tulisan itu hasil kerja JOKI bayaran yang tidak ingin dagangan mereka merosot karena hadirnya herbal terutama terapi pete.

Omzet dagangan mereka setahun sekitar 50-60 triliun, sekitar 40% dari nilai itu dijadikan bancakan oleh orang/lembaga terkait. ASIIIK kan!? Siapa yang mau kenikmatan itu berhenti karena hadirnya herbal termasuk hadirnya terapi pete. Jadi, segala cara akan dilakukan agar warga tidak percaya kepada herbal terutama pete!

Padahal negara-negara di dunia sudah kembali ke obat herbal (OH) dan cara pengobatan kuno (CPK), bermacam OH dan CPK dari India (Ayurveda), China (TCM), Brasil, dan bermacam OH dari setiap negara kembali dihidupkan … sementara kita di Indonesia dengan potensi OH yang mungkin terbesar di dunia malah ingin menjauhkan diri dari OH, banyak yang ingin menghancurkan reputasi OH, ada yang melepaskan berita-berita HOAX tentang pete, dan lembaga berwajib terus membiarkan berita-berita ketidak-benaran OH!

Muncullah HOAX tentang pete. Terapi Pete Hoax, Manfaat Pete Hoax, Khasiat Pete Hoax!

Tidak sulit untuk menerka siapa yang ingin meng-HOAX-kan OH, menjelek-jelekkan OH dan terutama menegativekan PETE, TERAPI PETE!

Ada 2 orang ahli kesehatan yang mengatakan OH itu tidak baik, tidak benar, berbahaya, dst. Kegelisahan mereka sangat jelas, ketakutan mereka juga jelas, bancakan mereka terancam dengan hadirnya OH, dengan adanya Terapi Pete!

Kalau ada yang masih ragu dengan herbal, tidak percaya dengan terapi pete, masih ingin bertahan dengan obat konvensional, silahkan saja … itu pilihan setiap orang … tidak ada paksaan, tidak ada keharusan untuk menggunakan herbal apalagi menggunakan terapi pete … setiap orang bebas menentukan obat yang mana untuk kesehatan mereka, untuk kehidupan mereka.

Indonesia dengan potensi OH terbesar di dunia sebenarnya punya kesempatan besar mengelola OH yang masih merupakan harta karun tersembunyi, kita bisa menjadi penyedia OH bagi warga dunia, kesempatan besar tersedia di depan mata, peluang padat karya bagi rakyat Indonesia juga ada, peluang besar mendatangkan devisa juga ada … peluang untuk membangun kesejahteraan melalui OH jelas ada.

OH jelas bisa membantu rakyat Indonesia dalah hal KESEHATAN, KEHIDUPAN, KEBAHAGIAAN dan KESEJAHTERAAN. Jadi … apa lagi yang ditunggu, kenapa takut dengan OH!? Siapa sih yang takut dengan Obat Herbal!?!?!?!?

Jakarta, 23 September 2017

Serangan Jantung dan Stroke Mengancam Penderita Impotensi

Serangan Jantung dan Stroke Mengancam Penderita Impotensi

Lihat juga videonya: Serangan Jantung dan Stroke Mengancam Penderita Impotensi

Bahaya dibalik impotensi, bukan hanya ancaman serangan jantung atau stroke, ada banyak lagi.

Impotensi adalah ketidakmampuan pria untuk ereksi
ED: erectile dysfunction / DE: disfungsi ereksi … alias impotens!

Ada 3 posisi ED:

* ED mild: masih mampu, sesekali tidak mampu
* ED medium: sesekali mampu lebih sering tak mampu
* ED parah: tidak mampu ereksi sama sekali.

Penyebab ED

ED hadir disebabkan berbagai kemungkinan, fisik/psikis/lain:
* diabetes Mellitus (DM, kadar gula tinggi), hipertensi, penyempitan pembuluh darah, penyumbatan pembuluh darah, pengerasan pembuluh darah (atherosclerosis, hardening of the arteries), rendahnya kadar testosterone, kolesterol, dll
* ada yang disebabkan karena sakit jantung, rusaknya ginjal atau liver, dll
* stress, emosi, dll
* ada yang bilang, karena banyak merokok, dll.

Usia Penderita

Dulu, sekitar 40 tahun lalu ED menyerang pria diatas 50 tahun, dasawarsa demi dasawarsa berlalu, pria 40 tahun sudah ED, kemudian pria 30 tahun, kemudian pria 20 tahun dan sekarang pria remaja usia belasan tahun sudah ED.

Waspadalah!

Berhati hatilah dengan ED. kebahagiaan pasangan akan dipertaruhkan, kehidupan rumah tangga tergantung pada ED. Dalam waktu 3-5 tahun setelah ED hadir, serangan jantung atau stroke mengancam kehidupan Anda dan ada banyak ancaman lain.

Suami dengan ED berfikir dia tidak bisa ereksi karena sang istri sudah tidak menarik, dianggap gemuk tak sexy, sudah lecek kurang dandan tak mengurus diri, kurang perhatian dlsb. Maka sang suami bisa saja mencoba mencari kebangkitan di luar rumah dalam berbagai cara, mulai menggoda wanita lain yang lebih sexy lebih muda lebih menarik, mencoba ‘jajan sate’ sampai memelihara ‘kambing muda’, kawin siri, istri piaraan, sampai usaha berpoligami dengan diam-diam tanpa sepengetahuan istrinya.

Mungkin Anda (istri) kecewa dengan prestasi suami (pasangan) Anda dalam hal 4X4. Jangan buru-buru meninggalkan suami Anda dan mencari pria pengganti yang mungkin bisa memberikan kepuasan, karena pria lain belum tentu bebas ED bahkan pria yang jauh lebih muda sekalipun sudah berkemungkinan kena ED. Hal ini sudah diuraikan di bagian ‘Usia Penderita’ dimana pria remaja sudah ada yang terpapar ED! Jangan tergoda rayuan pria lain apalagi suami orang, karena pria tersebut bisa saja sedang mencari kebangkitan di luar rumah, mencoba bangkit melalui angan-angan padahal ED.

Kaum istri perlu waspada, bukan saja karena sang suami bisa mencoba bangkit di luar rumah, tetapi ada bahaya mengancam kesehatan sang suami, dalam 3-5 tahun sejak ED medium apalagi parah dia bisa kena serangan jantung atau stroke. Bila itu terjadi dan harus masuk rumah sakit, ada biaya perawatan yang akan membebani perekonomian keluarga. Dan bisa saja sampai harus operasi perawatan jantung bernilai ratusan juta rupiah. Bukan hanya itu, bahaya kematian juga mengancam.

Hadirnya ED memberikan gambaran adanya penyakit kritis seperti DM, hipertensi, penyempitan & penyumbatan pembuluh darah, pengerasan pembuluh darah, kolesterol, sakit jantung, rusaknya ginjal atau liver, dlsb.

Pria sebagai pencari nafkah keluarga

Kalau sang pencari nafkah sampai terkena penyakit parah, meninggal atau cacad karena amputasi akibat DM tentu akan memberatkan kehidupan keluarganya.

ED bukan sekedar penyakit bagi sang pria, tetapi bisa merusak kehidupan keluarga, mengganggu keharmonisan rumah tangga, menggoyang perekonomian keluarga, dan bisa menyebabkan kematian.

Padahal ED bisa dengan mudah disembuhkan!!!

Rebuslah kulit pete, minumlah air hasil rebusan kulit pete. Lihat videonya:
* Kulit Pete sebagai Obat Impotensi, jangan buang kulit pete, itu obat mujarab

PERLU DIKETAHUI, saat ini diabetes Mellitus (DM) sudah menjadi GLOBAL DIABETES EPIDEMIC … sekitar 70% penderita DM akan kena ED … sekitar 70% dari yang ED akan berpindah alam lebih cepat.

Jadi WASPADALAH!!!

Jakarta, 14 September 2017

REFERENSI:

* WHO: Diabetes

* Global Diabetes Epidemic

* True impact of global diabetes epidemic is vastly underestimated

* Diabetes and Erectile Dysfunction

* Erectile Dysfunction Statistics

* How Many Americans Experience Erectile Dysfunction

* The prevalence and associations of erectile dysfunction in a South African male diabetic urban population

* Erectile Dysfunction and Your Age

* Young Men Lead Surge In VIAGRA Use

* A red flag for heart attack or strokes

* Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Springer – Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Der Penis ist die Antenne des Herzens

* Der Penis – Antenne des Gefässsystems, 29. Juni 2011

* Why erectile dysfunction is emotionally painful for men

* Erectile dysfunction ‘linked to risk of early death’

* Men suffering with erectile dysfunction 70 per cent MORE likely to DIE prematurely

Masih banyak lagi referensi untuk masalah ED …

Kulit Pete sebagai Obat Impotensi, jangan buang kulit pete, itu obat mujarab

Kulit Pete sebagai Obat Impotensi, jangan buang kulit pete, itu obat mujarab

Lihat juga videonya: Kulit Pete sebagai Obat Impotensi

Mulai sekarang, bila memasak menu makanan berbahan pete, jangan buang kulit pete, rebuslah kulit pete. Air pete merupakan obat mujarab untuk mengobati impotensi, untuk menjaga kesehatan, dan tentu menjauhkan impotensi.

Informasi selanjutnya silahkan lihat di video tersebut.

Cara membuat AIR PETE:

Lihat di video tersebut atau di video ‘TERAPI PETE #1 Resep merebus pete dan kulit pete, obat jantung, ginjal, asam urat, dll‘. klik link dibawah.

Ambil kulit pete 1 lanjar
Gunting kulit pete selebar 5 – 10 mm
Rebuslah air sebanyak 400 ml sampai mendidih
Setelah air mendidih, masukkan guntingan kulit pete kedalam air mendidih
Rebuslah kulit pete selama 20 menit

Proses kebangkitan kembali bisa terjadi di keesokan pagi hari, pada banyak peserta kebangkitan itu bisa terjadi 6 – 10 jam setelah minum air pete.

Air pete diminum siang atau malam setelah cukup makan. Jangan minum air pete di pagi hari!

Inilah TAP atau Terapi Air Pete!

Demikianlah
Jakarta 9-9-2017

Lihat juga:
* TERAPI PETE #1 Resep merebus pete dan kulit pete, obat jantung, ginjal, asam urat, dll

* TERAPI PETE #2 Manfaat pete membersihkan tubuh dari toxin poison dirt

* Pete Berbahaya Jangan Makan Pete Mentah, dampak negative pete

* Buku Resep Terapi Pete v8

Buku versi English, sudah OLD, belum sempat diedit lagi … maaf
* Buku PeteTherapyEnglish

* Buku PETE4ImPOTENSIEnglish

Obat Herbal sudah ada sejak 5000 tahun lalu

Obat Herbal sudah ada sejak 5000 tahun lalu

Lihat juga videonya: Obat Herbal sudah ada sejak 5000 tahun lalu

Herbal digunakan sejak awal kehidupan manusia. Catatan tentang penggunaan herbal itu sudah ada sejak >5000 tahun yang lalu. Setiap bangsa atau masyarakat memiliki herbal yang spezifik sesuai dengan kondisi alam lingkungan dimana mereka berada, di daerah tropis dengan sinar matahari sepanjang tahun dan curah hujan yang tinggi terdapat banyak variasi tanaman berpotensi herbal dan dalam jumlah yang besar, sementara di daerah jauh ke utara (selatan) dari katulistiwa yang punya 4 musim ada tanaman herbal yang hidup di alam itu dalam jumlah dan variasi tertentu tetapi jelas tidak sebanyak di daerah tropis seperti Indonesia.

Zaman dulu belum ada pabrik farmasi, belum ada dokter, belum ada apotik, cuma herbal dan cara pengobatan kuno yang digunakan oleh para ‘dukun’ penyembuh.

Kita perlu belajar dari bangsa lain, China, India atau Brasil.

China sejak 3000 BC (SM, Sebelum Masehi) sudah melakukan pengumpulan, pencatatan (dokumentasi) berbagai herbal. China punya sekitar 13,000 jenis herbal dan >100,000 resep pengobatan yang merupakan kombinasi dari ribuan herbal itu.

Sejak 5,000 tahun lalu, nenek moyang bangsa China telah menggunakan bagian tanaman, bagian hewan, dan mineral untuk meramu obat-obatan. Hal itu terbukti dengan adanya kitab pengobatan kuno Huang Di Nei Jing (Kitab Kaisar Kuning) dan Wai Tai Mi Yao (Resep Rahasia). Pemerintah China melakukan pengumpulan Obat Herbal (OH) dan Cara Pengobatan Kuno (CPK) itu demi menjaga kesehatan rakyatnya dan demi menghargai warisan leluhur.

OH dan CPK itu digunakan dalam kehidupan sehari-hari rakyat China dan memasukkan OH dan CPK kedalam Sistem Kesehatan Nasional mereka, digabungkan dengan Obat & Pengobatan Modern (O&PM)

Punyakah Rasa Kasih?

Ironis memang! Negeri yang di-cap ‘komunis’ itu begitu menjaga warisan leluhur mereka, sementara masyarakat yang begitu bersemangat mengurusi agama, tidak melakukan dokumentasi obat dan pengobatan warisan leluhur, malah mengabaikan dan meninggalkan warisan leluhur.

Bangsa ini dikatakan punya sumber daya herbal yang begitu besar, kita punya hutan tropis yang sangat luas, sekitar 120 juta hektar, dengan potensi sekitar 10 ribu tanaman obat. Padahal dari satu species tanaman bisa diperoleh bermacam kemungkinan obat: daun, kulit, bunga, buah, kulit buah, akar, umbi, dlsb. Bahkan benalu pohon tertentu bisa menjadi herbal!

Leluhur Nusantara sudah berbudaya pada 25 ribu tahun silam (lihat Situs Gunung Padang) sementara diluar sana masih tidak berada. Tidak mungkin kalau leluhur tidak punya catatan OH dan CPK! Pasti ada, mereka sudah lama punya budaya tulis menulis, mereka telah menyiapkan banyak primbon dalam aksara Sansekerta untuk berbagai hal dalam kehidupan.

Tapi kok sulit sekali menemukan catatan (primbon) OH dan CPK itu?

Kemanakah primbon catatan OH dan CPK itu?

Hancur dimakan rayap atau terbakar/dibakar?

TANYA KENAPA!?

Kenapa hilang, kenapa tidak disimpan, kenapa tidak digunakan!?!?!?!?!?

Terlalu ???

  • Kenapa banyak orang lebih suka menggunakan cara pengobatan modern, minum obat buatan pabrik dari negeri barat?
  • Kenapa kita meng-anak-tiri-kan OH & CPK warisan leluhur, dan meng-anak-emas-kan obat dan pengobatan dari luar negeri?

Sistem Kesehatan Nasional

China, India dan Brazil sudah menerapkan penggunaan (OH) + teknologi kesehatan dari warisan leluhur / (CPK) kedalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) mereka, digabungkan dengan Obat dan Pengobatan Modern (O&PM).

OH + CPK + O&PM => SKN

Memang terlalu!!! … entahlah, terlalu goblok atau terlalu malas!?

negara-negara di dunia yang mencoba kembali ke alam alias Back to Nature, kembali ke terapi pengobatan warisan leluhur. Kembali ke OH & CPK yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Karena herbal jelas efektive, lebih aman dan cukup tersedia, sudah disediakan oleh YMK.

TCM & SKN

Negara-negara Eropa, Rusia, Australia dan Amerika juga mempelajari dan menggunakan Traditional Chinese Medicine (TCM) yang merupakan kumpulan berbagai penyembuhan alternatif seperti acupuncture, acupressure (massage, pijat), resonansi (dengung gong), terapi panas-dingin, dan berbagai jenis terapi/cara lainnya.

Banyak negara di dunia mulai menerapkan OH + CPK + O&PM

Banyak universitas di negara maju yang menyiapkan fakultas khusus TCM, Ayurveda, herbal, atau OH / CPK lainnya. Lihatlah sendiri di mbah Google, begitu banyak penawaran pendidikan terkait OH dan CPK.

RESUME:

  1. Penggunaan herbal sebagai obat sudah berlangsung ribuan tahun, sudah teruji secara langsung, tidak perlu ragu atau curiga terutama kepada herbal yang sudah jelas selama ini.
  2. Kita harus kembali ke OH dan CPK warisan leluhur, menggali, mengumpulkan, mendokumentasikan, menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dimasukkan kedalam SKN.
  3. Kita punya potensi besar, kita punya sumber daya herbal yang mungkin terbesar di dunia, akan ada banyak kegiatan terbentuk dalam pengelolaan, dalam pengolahan, dalam managemen OH, dalam pemasaran OH.
  4. Kita bisa menjual OH ke luar negeri, semua warga dunia sedang gandrung OH, pasar sudah terbuka, ini saatnya!
  5. Rubahlah wawasan kita, jangan ‘luar negeri minded’, karena leluhur sudah menyiapkan banyak hal … dan YMK sudah menyediakan berbagai obat bagi berbagai penyakit, itu semua ada di alam raya, di gunung, di desa, di kota, di hutan tropis. Peliharalah alam dengan lebih baik, jangan hancurkan hutan tropis karena disanalah gudang herbal … jadikan sumber devisa, bukan dengan merubah hutan tropis heterogen menjadi hutan homogen industri tanpa keseimbangan alam, tapi jadikan sumber OH!
  6. Para ahli kesehatan perlu belajar OH dan CPK, perlu belajar menulis resep OH seperti yang diajarkan oleh negara-negara maju belakangan ini … jangan bersiteguh bahwa OH itu tidak valid, penuh racun, berbahaya … terbalik deh … yang penuh racun dan berbahaya itu obat yang lain itu!

Referensi:
Chinese Herbology,Obat herbal China
https://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_herbology

Traditional Chinese Medicine Benefits, Herbs & Therapies
https://draxe.com/traditional-chinese-medicine/

TRADITIONAL CHINESE MEDICINE
http://www.ibiblio.org/chineseculture/contents/heal/p-heal-c01s08.html

AN INTRODUCTION TO CHINESE HERBS
http://www.itmonline.org/arts/herbintro.htm

Master of Applied Science (Chinese Herbal Medicine) – RMIT University
https://www.rmit.edu.au/study-with-us/levels-of-study/postgraduate-study/masters-by-coursework/mc138

California School of Herbal Studies

Home

Connecticut Institute for Herbal Studies
http://www.ctherbschool.com/

University of Bridgeport USA, Chinese Herbology (M.S.) Degree
http://www.bridgeport.edu/academics/graduate/masters-science-chinese-herbology/

Northwestern Health Sciences University
http://www.nwhealth.edu/acupuncture-oriental-medicine/

Phoenix Academy of Acupuncture and Herbal Medicine

Home

CHINESE MEDICINE IN ITALY, Integrated into the Modern Medical System
http://www.itmonline.org/arts/italy.htm

Danube University Krems, Traditional Chinese Medicine
http://www.donau-uni.ac.at/en/studium/tcm/index.php

New York College’s Graduate School of Oriental Medicin
http://www.nycollege.edu/academics/school-of-oriental-medicine

University of Maryland Medical Center (UMMC)
http://umm.edu/health/medical/altmed/treatment/herbal-medicine

Toronto School of Traditional Chinese Medicine
http://www.tstcm.com/html/tcm_education.html

Shenzhou Open University of Traditional Chinese Medicine, Leiden, Amsterdam, Netherland

Education in Chinese Medicine

Benarkah pete bermanfaat bagi kesehatan kita?

Setelah sekian lama surfing di internet, di tahun 2017 saya mendapatkan informasi dari beberapa web-page para peneliti barat, mereka berhasil menggali informasi dari berbagai kelompok masyarakat di Asia Tenggara, yang menyatakan pete sudah dikenal sejak ratusan tahun lampau sebagai bagian dari folk medicine yang berarti sudah dikenal atau biasa digunakan oleh berbagai masyarakat itu untuk pengobatan, untuk kesehatan.

Kemampuan pete yang sudah dikenal sebagai folk medicine oleh para pendahulu kita sejak ratusan tahun lampau itu seharusnya disosialisasikan oleh lembaga terkait yang berwenang kepada masyarakat banyak, agar bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk membantu memberikan kesehatan, kehidupan, kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat banyak. Seharusnya!

Jadi penelitian saya selama 22 tahun itu menjadi pembuktian atas pernyataan bahwa pete sebenarnya adalah obat herbal yang sudah dikenal sejak ratusan tahun lampau, atau bahwa penelitian pete yang saya lakukan itu benar bermanfaat dan sudah digunakan sejak ratusan tahun lalu, seperti yang ditulis para peneliti mancanegara itu. Pernyataan para peneliti mancanegara bahwa pete sudah dikenal sebagai folk medicine sejak ratusan tahun lalu menjadi pendukung kebenaran penelitian saya.

Benar! Pete bermanfaat bagi kesehatan!

Dari penelusuran di internet, pete yang dinyatakan sebagai ‘folk medicine’ sudah dikenal sejak ratusan tahun lampau oleh berbagai kelompok masyarakat di Asia Tenggara, lebih lanjut dikatakan oleh para peneliti bahwa pete punya potensi menjadi Phytomedicine alias herbal dari tanaman untuk preventive ataupun untuk pengobatan.

Phytomedicine itu adalah satu jenis tanaman atau kombinasi dari berbagai tanaman yang bisa digunakan untuk preventive ataupun untuk pengobatan penyakit tertentu.

Referensi:
* www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23956777
Parkia speciosa Hassk., or stink bean, is a plant indigenous to Southeast Asia. It is consumed either raw or cooked. It has been used in folk medicine to treat diabetes, hypertension, and kidney problems.

* www.stuartxchange.org/Upang
Folkloric
– No reported medicinal use in the Philippines.
– In folk medicine, used for diabetes, hypertension, and kidney problems
– Seeds used to treat diabetes, kidney pain, and cholera.
– In Malaysia, aboriginal tribes use raw bean pod and seeds orally for diabetes; root decoction used for hypertension and diabetes.

* www.unboundmedicine.com/medline/citation
It has been used in folk medicine to treat diabetes, hypertension, and kidney problems. … With ongoing research conducted on the plant extracts, Parkia speciosa has a potential to be developed as a phytomedicine.

KOMENTAR & SPAM

KOMENTAR & SPAM

Saya mohon maaf, komentar yang muncul di blog terpaksa saya acuhkan, karena ada banyak SPAM yang berusaha masuk ke blog. Sebagian SPAM umum dan sebagian lagi khusus mengarah ke terapi pete.

Sebagian pertanyaan yang muncul di komentar itu telah saya jawab langsung melalui email, tetapi sebagian lagi tidak mendapatkan kesempatan untuk dijawab.

Mohon maaf yang sebesar-besarnya dari mereka yang tidak terjawab selama ini.

PETE dan TERAPI PETE telah mengalami perjalanan panjang selama 22 tahun, pembuktian manfaat pete / terapi pete telah terbukti dalam penelitian secara EMPIRIS selama ini. Begitu banyak keberhasilan telah dicapai oleh banyak peserta selama masa sosialisasi yang berjalan sejak 2010/2011 … blog ini telah mendapatkan kunjungan cukup banyak, 2015: 107.442; 2016: 120.330; 2017: 78.694 … dari 90 negara.

Sudah banyak testimoni yang diberikan para peserta, ada yang tertulis, ada yang ada yang lisan langsung disampaikan kepada saya, ada yang disampaikan lewat perantaraan orang yang menularkan terapi ini kepada ybs.

Kebenaran kemampuan pete (terapi pete) sudah cukup valid. Uji coba tahap pertama selama 15 tahun dengan 20-30 orang peserta memberikan hasil yang memuaskan, kemudian berlanjut pada uji coba tahap kedua mulai 2010/2011 sampai hari ini, telah diikuti oleh begitu banyak orang (peserta).

Uji coba/penelitian telah berlangsung secara EMPIRIS, dimulai dari makan pete rebus dan atau minum air pete kemudian reaksi selama terapi berlangsung dan setelah terapi dijalankan dapat dilihat dan dirasakan oleh para peserta terapi pete.

Ada bermacam penyakit yang bisa dibantu-sembuhkan dengan terapi pete ini, dari asam urat, hipertensi, diabetes Mellitus, jantung, ginjal, ED (erectile dysfunction) atau DE (disfungsi ereksi) atau impotensi, paska stroke, trauma otot, rhematik, osteoporosis, lumpuh paska stroke … dll. Semua hasil itu bisa diperoleh peserta dalam waktu yang relatif cepat. Ada yang hanya butuh 4 hari, ada yang 7 hari, ada yang dalam 2 minggu, ada yang 3 – 4 bulan … tergantung kondisi kesehatan si peserta. Bila masih sehat, seminggu – 2 minggu sudah dapat dirasakan perbedaan di badan, untuk yang punya kompilasi penyakit bisa memerlukan 3 – 4 bulan terapi.

Jadi, kalau ada komentar SPAM untuk membuat citra negatif soal pete atau terapi pete, sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. Kalau para JOKI bayaran para mafia itu masih nekad juga … biarkan saja! Mereka bukan manusia yang beragama, tidak berTuhan, hanya mengejar profit dari permainan kata/kalimat busuk.

Perlu diketahui … jauh sebelum 1995 (awal penelitian) saya sudah mencari kemungkinan pengobatan menggunakan tanaman obat, rasa kasihan kepada orang banyak yang telah mendorong saya untuk mencari obat murah meriah dari bagian tanaman. Dulu, sang pemimpin negara ini dalam perjalanan darat kemana-mana selalu diiringi mobil ambulans khusus bagi dirinya, ambulans yang berisikan dokter ahli spesialis, perawat, obat-obat spesial, peralatan canggih … dan saya anggap kenyataan itu sebagai rasa minder dari orang tsb. Tidak percaya kepada sistem kesehatan yang dia rancang sendiri. Ditambah dengan undang-undang yang mereka persiapkan waktu itu, agar mereka (para pejabat) bisa berwisata kesehatan (pengobatan/perawatan) ke luar negeri dan biayanya ditanggung negara. Sementara rakyatnya tidak dipedulikan!!!

Saya berhasil mendapatkan obat murah meriah NDESOO yang disebut pete (Parkia speciosa) ini … proses persiapan sederhana, khasiatnya top, reaksinya relatif cepat … kurang apa lagi!? Kalau para JOKI bayaran itu tidak suka dengan kebenaran pete/terapi pete … masih ingin mengganggu blog ini … silahkan saja.

  • Kalau sakit jantung harus operasi akan butuh biaya sampai 300 juta rupiah, bandingkan dengan terapi pete 3 bulan, hanya akan menghabiskan dana kurang dari 500 ribu rupiah.
  • Kalau ED terpaksa melakukan ‘penile implant’ akan butuh dana antara 150 juta sampai 500 juta … cukup dengan terapi pete 2 minggu sudah bisa diatasi.
  • Kalau sudah kena DM parah, 70% kemungkinan ED, kemungkinan amputasi kaki bila terkena luka sampai membusuk … itu bisa diatasi/dihindari dengan terapi pete.

Untuk bisa HIDUP SEHAT BERBAHAGIA tidak perlu mahal … untuk bisa SEJAHTERA akan juga bisa dicapai orang banyak … dengan terapi pete.

Sejak postingan ini, komentar yang ada akan saya jawab langsung melalui blog, kecuali yang khusus akan ditindak-lanjuti melalui email.

Kalau ada yang butuh konsultasi terutama yang malu permasalahannya terbuka kepada umum, atau ingin segera dibalas silahkan kirim email ke subaktyo-at-gmail.com. Pertanyaan yang dikirim ke email itu akan muncul di HP saya, sementara komentar/pertanyaan yang lewat blog WordPress perlu extra dibuka melalui komputer.

Sekali lagi … mohon maaf sebesar-besarnya bila komentar/pertanyaan yang diajukan lewat blog telah terlewatkan selama ini.

 

Jakarta, 10 Juli 2017

Bambang Subaktyo

Email: subaktyo-at-gmail.com (gantilah -at- dengan @)

 

RESEP TERAPI PETE V8 (RTPV8)

RESEP TERAPI PETE V8 (RTPV8)

Saat saya menyelesaikan Buku Terapi Pete v7 (BTPV7) dan melepas buku itu kepada umum, saya pikir semua hal telah ter-cover di buku itu. Saya kira saya sudah bisa bebas dari urusan Terapi Pete.

Ternyata, ada begitu banyak permasalahan yang muncul dalam 2 tahun terakhir, ada begitu banyak kegagalan peserta karena improvisasi mereka, karena mereka tidak punya panci kecil, salah resep, penggunaan air yang sedikit, merebus dalam waktu yang salah, cara proses yang salah, ingin merebus sekaligus banyak, dlsb.

Peserta yang menemui kegagalan, mendapatkan hasil yang mengecewakan, merasakan pegal di seluruh tubuh, merasakan reaksi HORROR, dlsb itu kemudian bertanya melalui email, WA, telpon langsung, fasilitas komentar di blog ataupun di FB, dlsb dan ada yang secara tatap muka langsung.

Setelah saya gali, saya temukan permasalahan mereka. Perbaikan cara, perubahan waktu dll itu langsung saya sampaikan kepada mereka. Setelah itu mereka mendapatkan keberhasilan.

Berbagai permasalahan itu menjadi masukan berharga untuk saya, untuk TERAPI PETE, dan untuk semua orang … dan berbagai perubahan, solusi itu telah dimasukkan kedalam buku RESEP TERAPI PETE V8.

Buku RESEP TERAPI PETE V8 (RTPV8) baru sudah saya taruh di GOOGLE Drive.

Silahkan menggunakan RTPV8 … jangan gunakan versi sebelumnya.

Jakarta, 9 Juli 2017

 

Untuk baca dan download bukunya: RESEP TERAPI PETE v8 [PDF]

Silahkan lihat video Terapi Pete:

Video 1) PRESENTASI TERAPI PETE

Video 2) DETOX-TPD-PESING

SATRIA PININGIT SANG PENYELAMAT

SATRIA PININGIT SANG PENYELAMAT

Cerita/Mitos Sang Penyelamat (SP)
Ada keyakinan/kepercayaan/agama pada masyarakat (bangsa) di berbagai penjuru dunia akan munculnya seseorang yang disebut sebagai sang penyelamat (SP). Setiap kelompok masyarakat memiliki sebutan yang berbeda untuk sang penyelamat itu, ada yang menyebutnya dengan Satria Piningit (juga SP), Ratu Adil, Herutjokro, Juru Penyelamat, Yesus, Imam Mahdi, dan banyak sebutan lainnya sesuai keyakinan/kepercayaan/agama yang berlaku di daerah/kawasan/negara tertentu.

Kelompok Yahudi punya kepercayaan itu, Islam dan Kristen punya tokoh yang sama (Yesus/Nabi Isa) sekaligus berbeda (Yesus dan Imam Mahdi), Hindu punya tokoh sendiri, Budha juga berbeda, Zoroaster punya tokoh/cerita tentang SP, berbagai suku/bangsa: Indian Hopi, Lakota, Maya, Yunani, Ethiopia (Rastafari dengan Haile Selassie), dlsb. Banyak mitos atau legenda tentang SP di berbagai penjuru dunia yang akan datang pada saat mereka menghadapi begitu banyak kesulitan dalam kehidupan mereka.

Sosok SP banyak dimonopoli oleh kelompok agama-agama yang memiliki banyak pengikut, dikatakan bahwa SP adalah keturunan junjungan kelompok mereka, dengan ciri-ciri yang sesuai dengan ajaran mereka. Terjadilah pertentangan akan sosok SP yang disetujui oleh kelompok yang berbeda … padahal gambaran utamanya: SP akan muncul saat umat manusia sedang mengalami begitu banyaknya kesulitan hidup. Setiap kelompok mengatakan kalau SP tertentu hanya akan melindungi kelompok mereka saja, sementara yang diluar kelompok tidak akan dilindungi.

Kehidupan manusia di dunia semakin sulit, bencana alam muncul dimana-mana karena manusia tidak peduli akan alam-lingkungan, hutan dibakar, digunduli, ditanami hanya tanaman mono-kultur, kerusakan alam-lingkungan jelas merusak siklus kehidupan alami, siklus terputus atau terhenti, hama merajalela, gagal panen karena gangguan alam, gangguan cuaca, banjir bandang sekonyong konyong karena lahan di hulu telah gundul, teleh berubah fungsi, kehilangan daya serap atau daya penahan air hujan, pemanasan global terjadi, kekeringan, kehilangan tanaman bahan pangan membawa dampak kekurangan bahan pangan sampai kelaparan melanda dunia, saat ini ada sekitar 1 milliar orang pergi tidur dalam keadaan perut kosong alias kelaparan!, penyakit aneh muncul, penyakit langka muncul kembali, ada banyak penyakit yang belum ada obatnya … dst. Peperangan, pertikaian antar kelompok antar negara karena beda ideology, karena yang satu ingin menguasai sumber daya/energi yang ada di negara lain, teror kekerasan muncul di berbagai penjuru dunia, pembunuhan, penganiayaan terus terjadi karena ketiadaan keadilan dalam kehidupan berbangsa-bangsa, karena fanatisme buta … dst. Kematian karena perang di abad 20 saja >200 juta orang, kematian karena penyakit dll juga sama banyak atau malah lebih banyak … dan dengan munculnya penyakit aneh tanpa obat, kecenderungan kematian akan meningkat terus, terjadinya penghentian kehamilan karena orang takut akan Zikka yang merusak janin dan bayi manusia, yang sudah terlanjur hamil akan menghadapi risiko kelahiran bayi dengan cacat di kepala (otak) menjadikan bayi yang lahir akan cacat seumur hidup …, air bersih menjadi sulit diperoleh, air danau dan laut telah terkena polusi, ikan laut juga tercemar berbagai racun/polutan, es di kutub utara dan selatan terus tergerus mencair karena pemanasan global, permukaan air laut terus meningkat, pulau-pulau kecil mulai tenggelam, negara pulau sudah ada yang dievakuasi ke negara lain karena pulau itu sudah tergenang air laut … dst, dlsb.

Ketidakadilan terjadi di berbagai penjuru dunia, kejahatan terus meningkat dan semakin canggih, kecurangan terjadi di berbagai bidang, korupsi juga terjadi di negara maju apalagi di negara yang sedang berkembang … dst, dlsb.

Agama tidak berhasil menjadi fasilisator keadilan, kedamaian, kesejahteraan karena ada begitu banyak oknum yang memakai agama sebagai topeng untuk melakukan pemenuhan hasrat pribadi belaka … peperangan karena alasan agama terus terjadi, pembunuhan dengan membawa nama Tuhan terus dilakukan, seakan akan Tuhan mengijinkan hal itu … seakan akan Tuhan menginginkan hal itu dilakukan oleh kelompok tertentu. Kelompok yang satu menghalangi kelompok yang lain untuk melakukan ritual agamanya, kelompok yang satu memaksakan kehendak kepada kelompok yang lain … pembenaran ketidakadilan atas nama agama, kekerasan dilakukan dengan topeng agama … dst, dlsb.

Setiap kelompok masyarakat menggantungkan harapan perubahan kepada sosok SP, seakan akan SP akan menyelesaikan semua kerusakan yang telah terjadi, memperbaiki segala keruwetan akibat ulah manusia … menyelesaikan berbagai masalah yang ada. SP digadang gadang agar segera hadir, tetapi orang tak mau melakukan pembenahan dari berbagai kerusakan yang telah mereka perbuat … tidak mau juga manusia melakukan perubahan gaya hidup, melakukan perbaikan mental moral … setiap orang mengejar hawa nafsunya masing masing, mencapai satu posisi jabatan dan kekayaan untuk dirinya, untuk kelompoknya sendiri … tak peduli akan orang lain apalagi berbeda suku/bangsa, agama dan ideologi.

Semua tahu, semua kerusakan itu ulah manusia yang tak kenal Cinta Kasih Sayang … semua tak peduli, hanya mengikuti hawa nafsu masing masing … dan di ujung akhir mereka berharap SP akan membereskan itu semua.

Sungguh manusiawi … ?

Jakarta, 24 Januari 2017

Versi lengkap artikel ini: SATRIA PININGIT SANG PENYELAMAT

Untuk download artikel ini: SATRIA PININGIT.pdf

Link:
https://id.wikipedia.org/wiki/Akhir_zaman
https://id.wikipedia.org/wiki/Haile_Selassie